<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Gara-Gara Thailand, Shin Tae-yong Pilih Tangani Timnas Indonesia</title><description>Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/08/01/51/2855373/terungkap-gara-gara-thailand-shin-tae-yong-pilih-tangani-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/08/01/51/2855373/terungkap-gara-gara-thailand-shin-tae-yong-pilih-tangani-timnas-indonesia"/><item><title>Terungkap! Gara-Gara Thailand, Shin Tae-yong Pilih Tangani Timnas Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/08/01/51/2855373/terungkap-gara-gara-thailand-shin-tae-yong-pilih-tangani-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/08/01/51/2855373/terungkap-gara-gara-thailand-shin-tae-yong-pilih-tangani-timnas-indonesia</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/51/2855373/terungkap-gara-gara-thailand-shin-tae-yong-pilih-tangani-timnas-indonesia-HkREx59KFU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong (kiri) bersama pelatih Timnas Thailand saat ini, Alexandre Polking. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/51/2855373/terungkap-gara-gara-thailand-shin-tae-yong-pilih-tangani-timnas-indonesia-HkREx59KFU.jpg</image><title>Shin Tae-yong (kiri) bersama pelatih Timnas Thailand saat ini, Alexandre Polking. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</title></images><description>GARA-gara Thailand, Shin Tae-yong memilih menangani Timnas Indonesia. Kok bisa gara-gara Thailand, pelatih 53 tahun itu memilih melanjutkan karier bersama Timnas Indonesia?
Setelah meninggalkan jabatan pelatih Timnas Korea Selatan pada Juli 2018, Shin Tae-yong sempat menganggur. Satu tahun setelah menganggur, Shin Tae-yong didekati Federasi Sepakbola Thailand (FAT).

(Shin Tae-yong hampir membesut Timnas Thailand pada 2019)
FAT mendekati Shin Tae-yong karena jabatan pelatih Timnas Thailand tengah lowong setelah mereka memecat pelatih asal Serbia, Milovan Rajevac. Hanya saja, setelah negosiasi dilakukan, FAT dan Shin Tae-yong tidak menemui titik temu.
FAT akhirnya menunjuk pelatih Timnas Jepang di Piala Dunia 2018, Akira Nishino, sebagai pemimpin Chanathip Songkrasin dan kawan-kawan. Setelah gagal menemui titik temu dengan FAT, Shin Tae-yong mengaku langsung memantau perkembangan sepakbola Asia Tenggara.
&amp;ldquo;Awalnya saya minat menjadi pelatih Thailand dan hampir menandatangani kontrak, namun batal. Tapi, sejak itu saya mulai memantau perkembangan sepakbola Asia Tenggara,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong, mengutip dari News1.

BACA JUGA:
Respons Asisten Shin Tae-yong saat Ditanya Kapan TC Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2023 Dimulai


Di saat Shin Tae-yong memantau sepakbola Asia Tenggara, tawaran datang dari PSSI kepadanya. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI pada 2019, Ratu Tisha, melakukan pendekatan kepada Shin Tae-yong.Ratu Tisha mendekati Shin Tae-yong melalui Sekjen Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA). Usaha PSSI mendekati Shin Tae-yong pun direcoki klub asal China, Shenzhen FC.

(Shin Tae-yong (kiri) bersama Ratu Tisha pada 2019)
Saat itu, Shenzhen FC berhasrat mengontrak Shin Tae-yong satu tahun dengan kontrak USD3 juta atau setara Rp45 miliar. Namun, Shin Tae-yong lebih menerima pinangan PSSI yang menyiapkan kontrak empat tahun dengan bayaran USD 1 juta per tahun (Rp15 miliar).
Empat tahun berlalu, Shin Tae-yong masih membesut Timnas Indonesia. Ia sukses mendongkrak ranking FIFA dan meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023.

BACA JUGA:
Jadwal Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023: H-18 Jelang Turnamen, Shin Tae-yong Belum Umumkan Daftar Pemain!


Sekarang, Shin Tae-yong memiliki target lain dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia ditargetkan membawa Timnas Indonesia melaju jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan lolos ke Olimpiade Paris 2024.</description><content:encoded>GARA-gara Thailand, Shin Tae-yong memilih menangani Timnas Indonesia. Kok bisa gara-gara Thailand, pelatih 53 tahun itu memilih melanjutkan karier bersama Timnas Indonesia?
Setelah meninggalkan jabatan pelatih Timnas Korea Selatan pada Juli 2018, Shin Tae-yong sempat menganggur. Satu tahun setelah menganggur, Shin Tae-yong didekati Federasi Sepakbola Thailand (FAT).

(Shin Tae-yong hampir membesut Timnas Thailand pada 2019)
FAT mendekati Shin Tae-yong karena jabatan pelatih Timnas Thailand tengah lowong setelah mereka memecat pelatih asal Serbia, Milovan Rajevac. Hanya saja, setelah negosiasi dilakukan, FAT dan Shin Tae-yong tidak menemui titik temu.
FAT akhirnya menunjuk pelatih Timnas Jepang di Piala Dunia 2018, Akira Nishino, sebagai pemimpin Chanathip Songkrasin dan kawan-kawan. Setelah gagal menemui titik temu dengan FAT, Shin Tae-yong mengaku langsung memantau perkembangan sepakbola Asia Tenggara.
&amp;ldquo;Awalnya saya minat menjadi pelatih Thailand dan hampir menandatangani kontrak, namun batal. Tapi, sejak itu saya mulai memantau perkembangan sepakbola Asia Tenggara,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong, mengutip dari News1.

BACA JUGA:
Respons Asisten Shin Tae-yong saat Ditanya Kapan TC Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2023 Dimulai


Di saat Shin Tae-yong memantau sepakbola Asia Tenggara, tawaran datang dari PSSI kepadanya. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI pada 2019, Ratu Tisha, melakukan pendekatan kepada Shin Tae-yong.Ratu Tisha mendekati Shin Tae-yong melalui Sekjen Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA). Usaha PSSI mendekati Shin Tae-yong pun direcoki klub asal China, Shenzhen FC.

(Shin Tae-yong (kiri) bersama Ratu Tisha pada 2019)
Saat itu, Shenzhen FC berhasrat mengontrak Shin Tae-yong satu tahun dengan kontrak USD3 juta atau setara Rp45 miliar. Namun, Shin Tae-yong lebih menerima pinangan PSSI yang menyiapkan kontrak empat tahun dengan bayaran USD 1 juta per tahun (Rp15 miliar).
Empat tahun berlalu, Shin Tae-yong masih membesut Timnas Indonesia. Ia sukses mendongkrak ranking FIFA dan meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023.

BACA JUGA:
Jadwal Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023: H-18 Jelang Turnamen, Shin Tae-yong Belum Umumkan Daftar Pemain!


Sekarang, Shin Tae-yong memiliki target lain dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia ditargetkan membawa Timnas Indonesia melaju jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan lolos ke Olimpiade Paris 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
