<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Tanggapan Manajemen Arema FC Usai Didenda Rp25 Juta karena Ulah Oknum Aremania</title><description>Reaksi Manajemen Arema FC Usai Didenda Rp 25 Juta Akibat Ulah Oknum Aremania di Kediri.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/07/21/49/2850254/ini-tanggapan-manajemen-arema-fc-usai-didenda-rp25-juta-karena-ulah-oknum-aremania</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/07/21/49/2850254/ini-tanggapan-manajemen-arema-fc-usai-didenda-rp25-juta-karena-ulah-oknum-aremania"/><item><title>Ini Tanggapan Manajemen Arema FC Usai Didenda Rp25 Juta karena Ulah Oknum Aremania</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/07/21/49/2850254/ini-tanggapan-manajemen-arema-fc-usai-didenda-rp25-juta-karena-ulah-oknum-aremania</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/07/21/49/2850254/ini-tanggapan-manajemen-arema-fc-usai-didenda-rp25-juta-karena-ulah-oknum-aremania</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2023 21:55 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/21/49/2850254/ini-tanggapan-manajemen-arema-fc-usai-didenda-rp25-juta-karena-ulah-oknum-aremania-FeCtnMpckq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi. (Foto: Avirista Midaada/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/21/49/2850254/ini-tanggapan-manajemen-arema-fc-usai-didenda-rp25-juta-karena-ulah-oknum-aremania-FeCtnMpckq.jpg</image><title>General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi. (Foto: Avirista Midaada/MPI)</title></images><description>MALANG - Arema FC didenda Rp25 juta oleh Komisi Displin (Komdis) PSSI akibat ulah yang dilakukan oknum Aremania di Stadion Brawijaya, Kediri pada laga lanjutan Liga 1 2023-2024. Menanggapi permasalahan itu, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi, hanya mengatakan semua kejadian itu menjadi sebuah pelajaran untuk semua pihak.
Ya, Arema menerima dengan lapang dada denda yang dilayangkan oleh Komdis PSSI. Semua itu karena oknum Aremania yang melanggar aturan dan kesepakatan kedua belah pihak terkait larangan hadir di markas Persik Kediri.

BACA JUGA:
Hasil Arema FC vs Bali United di Liga 1 2023-2024: Serdadu Tridatu Permalukan Singo Edan 3-1

&amp;ldquo;Tentu dalam fase transformasi sepak bola ini semua hal menjadi pelajaran berharga, denda dari Komdis itu menjadi bahan instrospeksi bagi kita semua agar kejadian serupa tidak terulang,&amp;rdquo; ungkap Muhammad Yusrinal Fitriandi dikonfirmasi pada Jumat petang (21/7/2023).
Menurut Yusrinal, kejadian di Kediri langsung direspon Arema FC dengan memperkuat sistem tiket online yakni dengan meluncurkan AremAxcess beberapa waktu lalu. Sebelum melakukan pembelian tiket dilakukan verifikasi dengan tujuan identifikasi siapa saja yang membeli tiket pertandingan.

&amp;ldquo;Segala hal berkaitan dengan regulasi terus kita cermati, dari internal Arema FC sendiri terus berbenah terutama sistem tiket online yang berhubungan dengan pengamanan di lapangan, setiap yang masuk jadi bisa teridentifikasi,&amp;rdquo; kata Inal, sapaan akrabnya.
Sebagai informasi, Arema FC mendapatkan denda sebesar Rp25 juta dengan pelanggaran yang tertuang dalam keputusan Komdis yakni kehadiran suporter Arema FC sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.Sesuai dengan regulasi Liga 1 2023-2024 dalam pasal 51 ayat 6 menyebutkan bahwa dalam hal masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan sepak bola nasional termasuk kompetisi tidak dapat dihadiri oleh suporter klub tamu.

BACA JUGA:
Gabung Arema FC di Menit Akhir Bursa Transfer Liga 1 2023-2024, Greg Nwokolo Siap Dongkrak Posisi Singo Edan

Sebagai pengingat, laga Persik Kediri vs Arema FC sempat diwarnai kericuhan. Penyebabnya adanya dugaan kehadiran suporter Aremania di Stadion Brawijaya, Kediri. Bahkan pihak keamanan dan panitia pelaksana pertandingan mengamankan 25 oknum suporter Aremania yang datang ke stadion.

Mereka terpaksa dibawa ke Mapolres Kediri Kota untuk diamankan sebelum akhirnya dikawal ke perbatasan Kediri. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Laga tersebut sendiri berakhir dengan kemenangan tuan rumah Persik Kediri 5-2.</description><content:encoded>MALANG - Arema FC didenda Rp25 juta oleh Komisi Displin (Komdis) PSSI akibat ulah yang dilakukan oknum Aremania di Stadion Brawijaya, Kediri pada laga lanjutan Liga 1 2023-2024. Menanggapi permasalahan itu, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi, hanya mengatakan semua kejadian itu menjadi sebuah pelajaran untuk semua pihak.
Ya, Arema menerima dengan lapang dada denda yang dilayangkan oleh Komdis PSSI. Semua itu karena oknum Aremania yang melanggar aturan dan kesepakatan kedua belah pihak terkait larangan hadir di markas Persik Kediri.

BACA JUGA:
Hasil Arema FC vs Bali United di Liga 1 2023-2024: Serdadu Tridatu Permalukan Singo Edan 3-1

&amp;ldquo;Tentu dalam fase transformasi sepak bola ini semua hal menjadi pelajaran berharga, denda dari Komdis itu menjadi bahan instrospeksi bagi kita semua agar kejadian serupa tidak terulang,&amp;rdquo; ungkap Muhammad Yusrinal Fitriandi dikonfirmasi pada Jumat petang (21/7/2023).
Menurut Yusrinal, kejadian di Kediri langsung direspon Arema FC dengan memperkuat sistem tiket online yakni dengan meluncurkan AremAxcess beberapa waktu lalu. Sebelum melakukan pembelian tiket dilakukan verifikasi dengan tujuan identifikasi siapa saja yang membeli tiket pertandingan.

&amp;ldquo;Segala hal berkaitan dengan regulasi terus kita cermati, dari internal Arema FC sendiri terus berbenah terutama sistem tiket online yang berhubungan dengan pengamanan di lapangan, setiap yang masuk jadi bisa teridentifikasi,&amp;rdquo; kata Inal, sapaan akrabnya.
Sebagai informasi, Arema FC mendapatkan denda sebesar Rp25 juta dengan pelanggaran yang tertuang dalam keputusan Komdis yakni kehadiran suporter Arema FC sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.Sesuai dengan regulasi Liga 1 2023-2024 dalam pasal 51 ayat 6 menyebutkan bahwa dalam hal masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan sepak bola nasional termasuk kompetisi tidak dapat dihadiri oleh suporter klub tamu.

BACA JUGA:
Gabung Arema FC di Menit Akhir Bursa Transfer Liga 1 2023-2024, Greg Nwokolo Siap Dongkrak Posisi Singo Edan

Sebagai pengingat, laga Persik Kediri vs Arema FC sempat diwarnai kericuhan. Penyebabnya adanya dugaan kehadiran suporter Aremania di Stadion Brawijaya, Kediri. Bahkan pihak keamanan dan panitia pelaksana pertandingan mengamankan 25 oknum suporter Aremania yang datang ke stadion.

Mereka terpaksa dibawa ke Mapolres Kediri Kota untuk diamankan sebelum akhirnya dikawal ke perbatasan Kediri. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Laga tersebut sendiri berakhir dengan kemenangan tuan rumah Persik Kediri 5-2.</content:encoded></item></channel></rss>
