<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbedaan Gaya Permainan Shin Tae-yong dan Thomas Doll Dibongkar Pemain Persija Jakarta</title><description>Perbedaan Gaya Permainan Shin Tae-yong dan Thomas Doll Dibongkar Pemain Persija Jakarta.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/07/07/51/2842750/perbedaan-gaya-permainan-shin-tae-yong-dan-thomas-doll-dibongkar-pemain-persija-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/07/07/51/2842750/perbedaan-gaya-permainan-shin-tae-yong-dan-thomas-doll-dibongkar-pemain-persija-jakarta"/><item><title>Perbedaan Gaya Permainan Shin Tae-yong dan Thomas Doll Dibongkar Pemain Persija Jakarta</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/07/07/51/2842750/perbedaan-gaya-permainan-shin-tae-yong-dan-thomas-doll-dibongkar-pemain-persija-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/07/07/51/2842750/perbedaan-gaya-permainan-shin-tae-yong-dan-thomas-doll-dibongkar-pemain-persija-jakarta</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Reinaldy Darius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/51/2842750/perbedaan-gaya-permainan-shin-tae-yong-dan-thomas-doll-dibongkar-pemain-persija-jakarta-d0NvngL5tS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong punya pendekatan yang berbeda dengan Thomas Doll soal penguasaan bola (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/51/2842750/perbedaan-gaya-permainan-shin-tae-yong-dan-thomas-doll-dibongkar-pemain-persija-jakarta-d0NvngL5tS.jpg</image><title>Shin Tae-yong punya pendekatan yang berbeda dengan Thomas Doll soal penguasaan bola (Foto: PSSI)</title></images><description>PERBEDAAN gaya permainan Shin Tae-yong dan Thomas Doll dibongkar pemain Persija Jakarta, Syahrian Abimanyu. Menurut Abimanyu, Thomas Doll adalah pelatih yang lebih suka menguasai bola sedangkan Shin Tae-yong tidak perlu lama, yang penting efektif.
Shin Tae-yong dan Thomas Doll bisa jadi disebut sebagai dua pelatih terbaik yang dimiliki sepakbola Indonesia pada saat ini. Meski keduanya melatih di dua kancah yang berbeda, mereka kerap kali dibandingkan karena kebolehannya.

Thomas Doll melatih Persija Jakarta, yang mana adalah level klub. Di sisi lain, Shin Tae-yong menangani Timnas Indonesia. Jadi, di atas kertas, kedua pelatih ini tidak bersaing.
Syahrian Abimanyu dilatih oleh keduanya di Persija dan Timnas Indonesia. Sang gelandang berusia 24 tahun pun mengetahui dengan jelas mengenai perbedaan Thomas Doll dan Shin Tae-yong.

BACA JUGA:
Kisah Miris Barnabas Sobor, Pemain Persija Jakarta yang Pernah Dicoret Shin Tae-yong hingga Gagal Main di Eropa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Abimanyu mengatakan bahwa keduanya sebenarnya adalah pelatih yang sama-sama menyukai sepakbola yang menguasai bola alias ball possession. Namun, Thomas Doll lebih suka bermain dengan menguasai bola secara nyaman, sedangkan Shin Tae-yong tak perlu lama, asalkan cepat ke depan.&amp;ldquo;Thomas Doll bercorak ball possession, tujuannya untuk mengontrol bola lebih lama,&amp;rdquo; kata Syahrian Abimanyu dalam wawancaranya dengan Astro Arena.

&amp;ldquo;Coach Shin Tae-yong juga [suka] ball possession, tetapi para pemain harus cepat mengalirkannya ke depan,&amp;rdquo; tambah Abimanyu.

BACA JUGA:
Media Vietnam Ketakutan Shin Tae-yong Pimpin Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023?

&amp;ldquo;Shin Tae-yong lebih senang bola vertikal, lebih senang umpan-umpan langsung ke depan. Tetapi, mungkin dia punya gaya main yang sama. Keduanya sama-sama disiplin,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>PERBEDAAN gaya permainan Shin Tae-yong dan Thomas Doll dibongkar pemain Persija Jakarta, Syahrian Abimanyu. Menurut Abimanyu, Thomas Doll adalah pelatih yang lebih suka menguasai bola sedangkan Shin Tae-yong tidak perlu lama, yang penting efektif.
Shin Tae-yong dan Thomas Doll bisa jadi disebut sebagai dua pelatih terbaik yang dimiliki sepakbola Indonesia pada saat ini. Meski keduanya melatih di dua kancah yang berbeda, mereka kerap kali dibandingkan karena kebolehannya.

Thomas Doll melatih Persija Jakarta, yang mana adalah level klub. Di sisi lain, Shin Tae-yong menangani Timnas Indonesia. Jadi, di atas kertas, kedua pelatih ini tidak bersaing.
Syahrian Abimanyu dilatih oleh keduanya di Persija dan Timnas Indonesia. Sang gelandang berusia 24 tahun pun mengetahui dengan jelas mengenai perbedaan Thomas Doll dan Shin Tae-yong.

BACA JUGA:
Kisah Miris Barnabas Sobor, Pemain Persija Jakarta yang Pernah Dicoret Shin Tae-yong hingga Gagal Main di Eropa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Abimanyu mengatakan bahwa keduanya sebenarnya adalah pelatih yang sama-sama menyukai sepakbola yang menguasai bola alias ball possession. Namun, Thomas Doll lebih suka bermain dengan menguasai bola secara nyaman, sedangkan Shin Tae-yong tak perlu lama, asalkan cepat ke depan.&amp;ldquo;Thomas Doll bercorak ball possession, tujuannya untuk mengontrol bola lebih lama,&amp;rdquo; kata Syahrian Abimanyu dalam wawancaranya dengan Astro Arena.

&amp;ldquo;Coach Shin Tae-yong juga [suka] ball possession, tetapi para pemain harus cepat mengalirkannya ke depan,&amp;rdquo; tambah Abimanyu.

BACA JUGA:
Media Vietnam Ketakutan Shin Tae-yong Pimpin Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023?

&amp;ldquo;Shin Tae-yong lebih senang bola vertikal, lebih senang umpan-umpan langsung ke depan. Tetapi, mungkin dia punya gaya main yang sama. Keduanya sama-sama disiplin,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
