<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja Prancis Ditembak Mati Polisi hingga Sebabkan Kerusuhan, Kylian Mbappe Buka Suara</title><description>Remaja Prancis Ditembak Mati Polisi hingga Sebabkan Kerusuhan, Kylian Mbappe Buka Suara.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/07/02/51/2839858/remaja-prancis-ditembak-mati-polisi-hingga-sebabkan-kerusuhan-kylian-mbappe-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/07/02/51/2839858/remaja-prancis-ditembak-mati-polisi-hingga-sebabkan-kerusuhan-kylian-mbappe-buka-suara"/><item><title>Remaja Prancis Ditembak Mati Polisi hingga Sebabkan Kerusuhan, Kylian Mbappe Buka Suara</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/07/02/51/2839858/remaja-prancis-ditembak-mati-polisi-hingga-sebabkan-kerusuhan-kylian-mbappe-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/07/02/51/2839858/remaja-prancis-ditembak-mati-polisi-hingga-sebabkan-kerusuhan-kylian-mbappe-buka-suara</guid><pubDate>Minggu 02 Juli 2023 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/02/51/2839858/remaja-prancis-ditembak-mati-polisi-hingga-sebabkan-kerusuhan-kylian-mbappe-buka-suara-vQtnM0m1k7.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kerusuhan pecah di Prancis setelah polisi tembak mati seorang remaja (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/02/51/2839858/remaja-prancis-ditembak-mati-polisi-hingga-sebabkan-kerusuhan-kylian-mbappe-buka-suara-vQtnM0m1k7.JPG</image><title>Kerusuhan pecah di Prancis setelah polisi tembak mati seorang remaja (Foto: REUTERS)</title></images><description>REMAJA Prancis ditembak mati polisi hingga sebabkan kerusuhan, Kylian Mbappe buka suara. Sang pesepakbola bintang Paris Saint-Germain (PSG) dan Timnas Prancis itu menyerukan kedamaian kepada para demonstran.
Remaja laki-laki berusia 17 tahun bernama Nahel M baru-baru ini ditembak mati oleh polisi di halten Nanterre, Prancis. Kematian Nahel kemudian berimbas kepada aksi protes keras dan demonstrasi besar-besaran di seantero Prancis.

Bahkan, beberapa aksi protes tersebut berujung kepada bentrokan antara demonstran dengan polisi, dan penjarahan. Pelaku penembakan diklaim sudah ditahan dengan dakwaan pembunuhan, namun demonstrasi tetap berlanjut.
Aksi protes masyarakat Prancis yang berujung kerusuhan ini membuat pesepakbola bintang Kylian Mbappe buka suara. Sang pemain berusia 24 tahun itu turut berduka cita, namun berharap para demonstran bisa menyuarakan aspirasinya secara damai.
&quot;Seperti semua orang Prancis, kami dikejutkan dan dikejutkan oleh kematian brutal Nahel muda. Pertama, pikiran kami tertuju padanya dan keluarganya yang kami sampaikan belasungkawa tulus kami,&amp;rdquo; kata Mbappe dilansir dari Goal Internasional, Sabtu (1/7/2023).

BACA JUGA:
Kerusuhan Pecah di Paris Imbas Remaja Ditembak Mati Polisi, Tak Ada WNI Terlibat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jelas, kita tidak bisa tetap tidak peka terhadap keadaan di mana kematian yang tidak dapat diterima ini terjadi. Sejak peristiwa tragis ini, kami telah menyaksikan ekspresi kemarahan rakyat yang esensinya kami pahami, namun bentuknya tidak dapat kami dukung,&amp;rdquo; sambungnya.&quot;Kekerasan tidak menyelesaikan apa-apa, apalagi ketika kekerasan itu tak terhindarkan dan tanpa lelah berbalik melawan mereka yang mengungkapkannya, keluarga mereka, orang yang mereka cintai dan tetangga,&amp;rdquo; tambah Mbappe.

Mbappe yang berasal dari pinggiran Paris, Prancis tentu ikut sedih atas situasi yang terjadi. Namun, eks pemain AS Monaco itu menegaskan kekerasan bukanlah jalan keluar dari sebuah masalah. Mbappe menyerukan rekonstruksi dan dialog sebagai jalan damai protes terhadap kematian Nahel.

BACA JUGA:
Kerusuhan Pecah di Kota-Kota Prancis Pasca Penembakan Remaja 17 Tahun oleh Polisi

&amp;ldquo;Masa kekerasan harus diakhiri untuk membuka jalan bagi masa berkabung, dialog, dan rekonstruksi,&amp;rdquo; tandasnya.
</description><content:encoded>REMAJA Prancis ditembak mati polisi hingga sebabkan kerusuhan, Kylian Mbappe buka suara. Sang pesepakbola bintang Paris Saint-Germain (PSG) dan Timnas Prancis itu menyerukan kedamaian kepada para demonstran.
Remaja laki-laki berusia 17 tahun bernama Nahel M baru-baru ini ditembak mati oleh polisi di halten Nanterre, Prancis. Kematian Nahel kemudian berimbas kepada aksi protes keras dan demonstrasi besar-besaran di seantero Prancis.

Bahkan, beberapa aksi protes tersebut berujung kepada bentrokan antara demonstran dengan polisi, dan penjarahan. Pelaku penembakan diklaim sudah ditahan dengan dakwaan pembunuhan, namun demonstrasi tetap berlanjut.
Aksi protes masyarakat Prancis yang berujung kerusuhan ini membuat pesepakbola bintang Kylian Mbappe buka suara. Sang pemain berusia 24 tahun itu turut berduka cita, namun berharap para demonstran bisa menyuarakan aspirasinya secara damai.
&quot;Seperti semua orang Prancis, kami dikejutkan dan dikejutkan oleh kematian brutal Nahel muda. Pertama, pikiran kami tertuju padanya dan keluarganya yang kami sampaikan belasungkawa tulus kami,&amp;rdquo; kata Mbappe dilansir dari Goal Internasional, Sabtu (1/7/2023).

BACA JUGA:
Kerusuhan Pecah di Paris Imbas Remaja Ditembak Mati Polisi, Tak Ada WNI Terlibat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jelas, kita tidak bisa tetap tidak peka terhadap keadaan di mana kematian yang tidak dapat diterima ini terjadi. Sejak peristiwa tragis ini, kami telah menyaksikan ekspresi kemarahan rakyat yang esensinya kami pahami, namun bentuknya tidak dapat kami dukung,&amp;rdquo; sambungnya.&quot;Kekerasan tidak menyelesaikan apa-apa, apalagi ketika kekerasan itu tak terhindarkan dan tanpa lelah berbalik melawan mereka yang mengungkapkannya, keluarga mereka, orang yang mereka cintai dan tetangga,&amp;rdquo; tambah Mbappe.

Mbappe yang berasal dari pinggiran Paris, Prancis tentu ikut sedih atas situasi yang terjadi. Namun, eks pemain AS Monaco itu menegaskan kekerasan bukanlah jalan keluar dari sebuah masalah. Mbappe menyerukan rekonstruksi dan dialog sebagai jalan damai protes terhadap kematian Nahel.

BACA JUGA:
Kerusuhan Pecah di Kota-Kota Prancis Pasca Penembakan Remaja 17 Tahun oleh Polisi

&amp;ldquo;Masa kekerasan harus diakhiri untuk membuka jalan bagi masa berkabung, dialog, dan rekonstruksi,&amp;rdquo; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
