<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Awal Mula Lemparan Maut ke Dalam Pratama Arhan yang Disebut Kelebihan oleh Shin Tae-yong</title><description>Berikut Kisah Awal Mula Lemparan Maut ke Dalam Pratama Arhan yang Disebut Kelebihan oleh Shin Tae-yong</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/06/24/51/2836569/kisah-awal-mula-lemparan-maut-ke-dalam-pratama-arhan-yang-disebut-kelebihan-oleh-shin-tae-yong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/06/24/51/2836569/kisah-awal-mula-lemparan-maut-ke-dalam-pratama-arhan-yang-disebut-kelebihan-oleh-shin-tae-yong"/><item><title>Kisah Awal Mula Lemparan Maut ke Dalam Pratama Arhan yang Disebut Kelebihan oleh Shin Tae-yong</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/06/24/51/2836569/kisah-awal-mula-lemparan-maut-ke-dalam-pratama-arhan-yang-disebut-kelebihan-oleh-shin-tae-yong</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/06/24/51/2836569/kisah-awal-mula-lemparan-maut-ke-dalam-pratama-arhan-yang-disebut-kelebihan-oleh-shin-tae-yong</guid><pubDate>Sabtu 24 Juni 2023 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/24/51/2836569/kisah-awal-mula-lemparan-maut-ke-dalam-pratama-arhan-yang-disebut-kelebihan-oleh-shin-tae-yong-1k5sQQfcJQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong dan Pratama Arhan. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/24/51/2836569/kisah-awal-mula-lemparan-maut-ke-dalam-pratama-arhan-yang-disebut-kelebihan-oleh-shin-tae-yong-1k5sQQfcJQ.jpg</image><title>Shin Tae-yong dan Pratama Arhan. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</title></images><description>KISAH awal mula lemparan maut ke dalam Pratama Arhan yang disebut kelebihan oleh Shin Tae-yong menarik untuk dibahas. Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, pun sempat menyoroti jurus maut Pratama Arhan saat laga Timnas Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday 2023.
Menurut pelatih Timnas Argentina tersebut, lemparan ke dalam Pratama Arhan tidak ada yang spesial. Berbeda dengan Scaloni, Shin Tae-yong justru melihat kemampuan Arhan tersebut sebagai sebuah kelebihan.

Begini kisah awal mula lemparan maut ke dalam Pratama Arhan yang disebut kelebihan oleh Shin Tae-yong.
Dilansir dari kanal Youtube Kuy Entertainment, Pratama Arhan rupanya menemukan jurus mematikannya secara tidak sengaja. Pemain yang kini membela klub Jepang, Tokyo Verdy tersebut mengaku awalnya hanya mencoba melakukan lemparan ke dalam dengan keras saat bermain di sekolah sepakbola (SSB).

BACA JUGA:
Lionel Scaloni Jilat Ludah Sendiri, Sebut Pemain Timnas Indonesia Tak Spesial tapi Amati Cara Pratama Arhan Lakukan Lemparan ke Dalam!


Diakui oleh pemain berusia 21 tahun tersebut, lemparan ke dalamnya menuju kotak penalti kala itu hanyalah sebuah keisengan. Namun, rupanya keisengan tersebut berbuah gol manis.
&amp;ldquo;Saya enggak tahu lemparan (ke dalam) saya bisa jauh,&amp;rdquo; ujar Pratama Arhan.
&amp;ldquo;Waktu itu pertama kali saya nyoba di turnamen waktu akademi di Purwokerto atau di mana gitu. Waktu itu langsung gol, ya saya coba terus,&amp;rdquo; lanjutnya.Hingga saat ini, lemparan ke dalam andalan Pratama Arhan terus dipakai. Dengan kemampuannya tersebut, Pratama Arhan menjadi sosok yang cukup ditakuti oleh kiper lawan.
Saat membela Tokyo Verdy kontra Thespakusatsu Gunma di Piala Kaisar 2023, lemparan ke dalamnya berhasil membuat pemain lawan blunder hingga akhrinya tercipta gol bunuh diri. Hal itu menguntungkan Tokyo Verdy.

Bahkan saat menggantikan Shayne Pattynama pada babak kedua FIFA Matchday 2023 lawan Timnas Argentina, lemparan ke dalam Pratama Arhan sempat membuat Emiliano Martinez kocar kacir.  Meski kali ini lemparan maut Pratama Arhan tidak berbuah gol, aksinya sempat menjadi sorotan media Argentina, TNT Sports.

BACA JUGA:
Media Argentina Tergila-gila dengan Pratama Arhan, Fullback Kiri Timnas Indonesia Diboyong Klub Top Argentina?


&amp;ldquo;Fullback luar biasa dari Pratama Arhan, bek kiri Indonesia,&amp;rdquo; tulis TNT Sports dalam cuitannya di akun Twitter @TNTSportsAR, dikutip Sabtu (24/6/2023).
Demikian kisah awal mula lemparan maut ke dalam Pratama Arhan yang disebut kelebihan oleh Shin Tae-yong.</description><content:encoded>KISAH awal mula lemparan maut ke dalam Pratama Arhan yang disebut kelebihan oleh Shin Tae-yong menarik untuk dibahas. Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, pun sempat menyoroti jurus maut Pratama Arhan saat laga Timnas Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday 2023.
Menurut pelatih Timnas Argentina tersebut, lemparan ke dalam Pratama Arhan tidak ada yang spesial. Berbeda dengan Scaloni, Shin Tae-yong justru melihat kemampuan Arhan tersebut sebagai sebuah kelebihan.

Begini kisah awal mula lemparan maut ke dalam Pratama Arhan yang disebut kelebihan oleh Shin Tae-yong.
Dilansir dari kanal Youtube Kuy Entertainment, Pratama Arhan rupanya menemukan jurus mematikannya secara tidak sengaja. Pemain yang kini membela klub Jepang, Tokyo Verdy tersebut mengaku awalnya hanya mencoba melakukan lemparan ke dalam dengan keras saat bermain di sekolah sepakbola (SSB).

BACA JUGA:
Lionel Scaloni Jilat Ludah Sendiri, Sebut Pemain Timnas Indonesia Tak Spesial tapi Amati Cara Pratama Arhan Lakukan Lemparan ke Dalam!


Diakui oleh pemain berusia 21 tahun tersebut, lemparan ke dalamnya menuju kotak penalti kala itu hanyalah sebuah keisengan. Namun, rupanya keisengan tersebut berbuah gol manis.
&amp;ldquo;Saya enggak tahu lemparan (ke dalam) saya bisa jauh,&amp;rdquo; ujar Pratama Arhan.
&amp;ldquo;Waktu itu pertama kali saya nyoba di turnamen waktu akademi di Purwokerto atau di mana gitu. Waktu itu langsung gol, ya saya coba terus,&amp;rdquo; lanjutnya.Hingga saat ini, lemparan ke dalam andalan Pratama Arhan terus dipakai. Dengan kemampuannya tersebut, Pratama Arhan menjadi sosok yang cukup ditakuti oleh kiper lawan.
Saat membela Tokyo Verdy kontra Thespakusatsu Gunma di Piala Kaisar 2023, lemparan ke dalamnya berhasil membuat pemain lawan blunder hingga akhrinya tercipta gol bunuh diri. Hal itu menguntungkan Tokyo Verdy.

Bahkan saat menggantikan Shayne Pattynama pada babak kedua FIFA Matchday 2023 lawan Timnas Argentina, lemparan ke dalam Pratama Arhan sempat membuat Emiliano Martinez kocar kacir.  Meski kali ini lemparan maut Pratama Arhan tidak berbuah gol, aksinya sempat menjadi sorotan media Argentina, TNT Sports.

BACA JUGA:
Media Argentina Tergila-gila dengan Pratama Arhan, Fullback Kiri Timnas Indonesia Diboyong Klub Top Argentina?


&amp;ldquo;Fullback luar biasa dari Pratama Arhan, bek kiri Indonesia,&amp;rdquo; tulis TNT Sports dalam cuitannya di akun Twitter @TNTSportsAR, dikutip Sabtu (24/6/2023).
Demikian kisah awal mula lemparan maut ke dalam Pratama Arhan yang disebut kelebihan oleh Shin Tae-yong.</content:encoded></item></channel></rss>
