<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Adu Jotos, Ini Potensi Hukuman yang Diterima Indonesia dan Thailand jika AFC Layangkan Dakwaan</title><description>Ini Potensi Hukuman yang Diterima Indonesia dan Thailand jika AFC Layangkan Dakwaan</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/05/19/51/2816296/imbas-adu-jotos-ini-potensi-hukuman-yang-diterima-indonesia-dan-thailand-jika-afc-layangkan-dakwaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/05/19/51/2816296/imbas-adu-jotos-ini-potensi-hukuman-yang-diterima-indonesia-dan-thailand-jika-afc-layangkan-dakwaan"/><item><title>Imbas Adu Jotos, Ini Potensi Hukuman yang Diterima Indonesia dan Thailand jika AFC Layangkan Dakwaan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/05/19/51/2816296/imbas-adu-jotos-ini-potensi-hukuman-yang-diterima-indonesia-dan-thailand-jika-afc-layangkan-dakwaan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/05/19/51/2816296/imbas-adu-jotos-ini-potensi-hukuman-yang-diterima-indonesia-dan-thailand-jika-afc-layangkan-dakwaan</guid><pubDate>Jum'at 19 Mei 2023 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Khaidar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/19/51/2816296/imbas-adu-jotos-ini-potensi-hukuman-yang-diterima-indonesia-dan-thailand-jika-afc-layangkan-dakwaan-6Yx4BpaF1l.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Berikut potensi hukuman yang diterima Indonesia dan Thailand imbas adu jotos di final sepakbola SEA Games 2023 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/19/51/2816296/imbas-adu-jotos-ini-potensi-hukuman-yang-diterima-indonesia-dan-thailand-jika-afc-layangkan-dakwaan-6Yx4BpaF1l.JPG</image><title>Berikut potensi hukuman yang diterima Indonesia dan Thailand imbas adu jotos di final sepakbola SEA Games 2023 (Foto: Reuters)</title></images><description>IMBAS adu jotos, ini potensi hukuman yang diterima Indonesia dan Thailand jika AFC layangkan dakwaan akan dibahas di sini. AFC saat ini dikabarkan tengah mempertimbangkan hukuman untuk Indonesia dan Thailand imbas kericuhan di final sepakbola SEA Games 2023.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih medali emas setelah menaklukkan Thailand 5-2 di partai final. Laga final tersebut dilangsungkan di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, pada Selasa (16/5/2023) malam WIB.

Dalam laga tersebut, wasit asal Oman yakni Qasim Matar Ali Al Hatmi yang memimpin jalannya pertandingan harus mengeluarkan sejumlah kartu merah untuk kedua tim. Hal tersebut tak lepas dari kericuhan yang terjadi pada partai puncak tersebut.
Sebanyak dua kartu merah pertama diberikan kepada dua pemain yakni bek Timnas Indonesia U-22, Komang Teguh dan kiper Thailand, Soponwit Rakyart. Kedua pemain tersebut terlibat adu jotos pada saat kericuhan di pinggir lapangan terjadi.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-22 Sabet Medali Emas SEA Games 2023, Kegigihan Rizky Ridho Cs Bikin Terkagum-kagum

Selain itu, wasit turut memberikan kartu merah kepada dua staf pelatih Thailand dan satu untuk manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji. Adapun kericuhan tersebut terjadi usai Irfan Jauhari mencetak gol pada awal perpanjangan waktu yang Timnas Indonesia U-22 unggul 3-2 atas Thailand.
Kericuhan tersebut pun menjadi sorotan publik termasuk AFC. Salah satu perwakilan AFC pun menyampaikan melalui Reuters kalau mereka kecewa dengan kericuhan yang terjadi di final sepakbola SEA Games 2023.&amp;ldquo;AFC kecewa dengan kekacauan di final sepakbola SEA Games. AFC menekankan pentingnya saling menghormati, menjunjung sportivitas, fair play, serta tidak akan mentolerir tindakan-tindakan keras semacam itu,&amp;rdquo; tulis pernyataan AFC melansir lewat Reuters, Jumat (19/5/2023).

Di sisi lain, menurut media Vietnam, VN Express, AFC diyakini akan memberikan sanksi kepada pemain dan staf pelatih dari kedua kubu yang terlibat dalam kericuhan di partai final sepakbola SEA Games 2023. Mereka menyebutkan, pihak-pihak yang terlibat keributan itu akan diskors dalam sebuah pertandingan.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-22 Hentikan Puasa Juara 32 Tahun di Sepakbola SEA Games, Legenda Persib Bandung Robby Darwis: Ini Tim Terbaik!

&amp;ldquo;Meski medali SEA Games tidak akan dicabut (dari Indonesia). Namun, pemain dan staf pelatih yang terlibat keributan akan mendapatkan sanksi dan pasti akan diskors dalam sebuah pertandingan,&amp;rdquo; tulis VN Express, mengutip pada Jumat (19/5/2023).</description><content:encoded>IMBAS adu jotos, ini potensi hukuman yang diterima Indonesia dan Thailand jika AFC layangkan dakwaan akan dibahas di sini. AFC saat ini dikabarkan tengah mempertimbangkan hukuman untuk Indonesia dan Thailand imbas kericuhan di final sepakbola SEA Games 2023.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih medali emas setelah menaklukkan Thailand 5-2 di partai final. Laga final tersebut dilangsungkan di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, pada Selasa (16/5/2023) malam WIB.

Dalam laga tersebut, wasit asal Oman yakni Qasim Matar Ali Al Hatmi yang memimpin jalannya pertandingan harus mengeluarkan sejumlah kartu merah untuk kedua tim. Hal tersebut tak lepas dari kericuhan yang terjadi pada partai puncak tersebut.
Sebanyak dua kartu merah pertama diberikan kepada dua pemain yakni bek Timnas Indonesia U-22, Komang Teguh dan kiper Thailand, Soponwit Rakyart. Kedua pemain tersebut terlibat adu jotos pada saat kericuhan di pinggir lapangan terjadi.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-22 Sabet Medali Emas SEA Games 2023, Kegigihan Rizky Ridho Cs Bikin Terkagum-kagum

Selain itu, wasit turut memberikan kartu merah kepada dua staf pelatih Thailand dan satu untuk manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji. Adapun kericuhan tersebut terjadi usai Irfan Jauhari mencetak gol pada awal perpanjangan waktu yang Timnas Indonesia U-22 unggul 3-2 atas Thailand.
Kericuhan tersebut pun menjadi sorotan publik termasuk AFC. Salah satu perwakilan AFC pun menyampaikan melalui Reuters kalau mereka kecewa dengan kericuhan yang terjadi di final sepakbola SEA Games 2023.&amp;ldquo;AFC kecewa dengan kekacauan di final sepakbola SEA Games. AFC menekankan pentingnya saling menghormati, menjunjung sportivitas, fair play, serta tidak akan mentolerir tindakan-tindakan keras semacam itu,&amp;rdquo; tulis pernyataan AFC melansir lewat Reuters, Jumat (19/5/2023).

Di sisi lain, menurut media Vietnam, VN Express, AFC diyakini akan memberikan sanksi kepada pemain dan staf pelatih dari kedua kubu yang terlibat dalam kericuhan di partai final sepakbola SEA Games 2023. Mereka menyebutkan, pihak-pihak yang terlibat keributan itu akan diskors dalam sebuah pertandingan.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-22 Hentikan Puasa Juara 32 Tahun di Sepakbola SEA Games, Legenda Persib Bandung Robby Darwis: Ini Tim Terbaik!

&amp;ldquo;Meski medali SEA Games tidak akan dicabut (dari Indonesia). Namun, pemain dan staf pelatih yang terlibat keributan akan mendapatkan sanksi dan pasti akan diskors dalam sebuah pertandingan,&amp;rdquo; tulis VN Express, mengutip pada Jumat (19/5/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
