<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Buahnya Ribut dengan Ofisial Timnas Indonesia U-22 di Final SEA Games 2023, Bos PSSI-nya Thailand Ngamuk</title><description>Bos FAT Ikut Kesal Lihat Kelakuan Staf Pelatih dan Pemain Timnas Thailand U-22 yang Ribut dengan Ofisial Timnas Indonesia U-22.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/05/17/51/2815849/anak-buahnya-ribut-dengan-ofisial-timnas-indonesia-u-22-di-final-sea-games-2023-bos-pssi-nya-thailand-ngamuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/05/17/51/2815849/anak-buahnya-ribut-dengan-ofisial-timnas-indonesia-u-22-di-final-sea-games-2023-bos-pssi-nya-thailand-ngamuk"/><item><title>Anak Buahnya Ribut dengan Ofisial Timnas Indonesia U-22 di Final SEA Games 2023, Bos PSSI-nya Thailand Ngamuk</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/05/17/51/2815849/anak-buahnya-ribut-dengan-ofisial-timnas-indonesia-u-22-di-final-sea-games-2023-bos-pssi-nya-thailand-ngamuk</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/05/17/51/2815849/anak-buahnya-ribut-dengan-ofisial-timnas-indonesia-u-22-di-final-sea-games-2023-bos-pssi-nya-thailand-ngamuk</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 22:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/17/51/2815849/anak-buahnya-ribut-dengan-ofisial-timnas-indonesia-u-22-di-final-sea-games-2023-bos-pssi-nya-thailand-ngamuk-b0Jlju565c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen kericuhan di laga Timnas Indonesia U-22 vs Thailand U-22 di final SEA Games 2023. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/17/51/2815849/anak-buahnya-ribut-dengan-ofisial-timnas-indonesia-u-22-di-final-sea-games-2023-bos-pssi-nya-thailand-ngamuk-b0Jlju565c.jpg</image><title>Momen kericuhan di laga Timnas Indonesia U-22 vs Thailand U-22 di final SEA Games 2023. (Foto: Reuters)</title></images><description>WAKIL Presiden Federasi Sepakbola Thailand (FAT), Yuttana Yimkarun ikut kesal dengan keributan yang terjadi di final sepakbola SEA Games 2023 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 vs Thailand. Pasalnya keributan itu diakibatkan oleh anak buahnya sendiri, yakni para staf kepelatihan Timnas Thailand U-22.
Bos besar dari PSSI-nya Thailand itu pun mengakui semua keributan itu berasal dari pihaknya. Yimkarun menilai pasukan Timnas Thailand U-22 patut disalahkan, karena gagal dalam hal mengontrol emosi saat pertandingan.

BACA JUGA:
Tampil Gemilang di Final SEA Games 2023, Marselino Ferdinan Ternyata Menahan Sakit saat Bela Timnas Indonesia U-22

Yimkarun juga merasa seharusnya pasukan Thailand U-22 tak boleh marah ketika kalah dari Timnas Indonesia U-22. Jika tak mau marah, ia menilai seharusnya setiap pemain tak melakukan kesalahan dan bermain baik agar bisa mengalahkan skuad Garuda Muda di pertandingan secara fair.
&amp;ldquo;Tim Thailand U-22 harus menerima kekalahan dari Indonesia, kami memang melakukan kesalahan. Sesuai dengan tujuan awal, seharusnya kami tidak kalah,&amp;rdquo; ujar Yimkarun, mengutip dari media Vietnam, The Thao 247, Rabu (17/5/2023).

&amp;ldquo;Tapi kami membuat kesalahan mudah dan harus mengejar lawan, saat skor 2-2, tim kami sangat percaya diri. Setelah itu, Thailand harus menerima kartu merah lagi. Saya pikir kita perlu memikirkan kembali kesalahan-kesalahan ini,&amp;rdquo; lanjut wakil Presiden FAT.
&amp;ldquo;Ini adalah ujian pengendalian emosi. Saya selalu menekankan bahwa ketika dilanggar, pemain perlu mengendalikan emosinya dengan baik,&amp;rdquo; tambahnya.Ya, memang terjadi keributan di final sepakbola SEA Games 2023 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja pada Selasa 16 Mei 2023 malam WIB. Kericuhan bermula dari selebrasi staf pelatih Thailand di depan bench Timnas Indonesia U-22 saat pasukan Gajah Perang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di akhir babak kedua.

BACA JUGA:
Media Vietnam Soroti Permintaan Maaf Ofisial Thailand kepada Manajer Timnas Indonesia U-22

Awalnya keributan itu masih bisa dikondisikan. Namun, keributan pecah kembali kala Irfan Jauhari mencetak gol yang membawa Timnas Indonesia U-22 unggul 3-2 di awal babak tambahan.
Keributan itu sampai terjadi adu jotos. Bahkan manajer Timnas Indonesia U-22, Kombes Pol Sumardji sampai terluka bibirnya karena terkena pukulan dari ofisial Thailand.

Laga pun pada akhirnya berhasil dimenangkan oleh Timnas Indonesia U-22 dengan skor 5-2. Setelahnya ofisial Thailand yang melakukan kekerasan sudah meminta maaf langsung kepada pihak Timnas Indonesia U-22, termasuk kepada Sumardji.


</description><content:encoded>WAKIL Presiden Federasi Sepakbola Thailand (FAT), Yuttana Yimkarun ikut kesal dengan keributan yang terjadi di final sepakbola SEA Games 2023 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 vs Thailand. Pasalnya keributan itu diakibatkan oleh anak buahnya sendiri, yakni para staf kepelatihan Timnas Thailand U-22.
Bos besar dari PSSI-nya Thailand itu pun mengakui semua keributan itu berasal dari pihaknya. Yimkarun menilai pasukan Timnas Thailand U-22 patut disalahkan, karena gagal dalam hal mengontrol emosi saat pertandingan.

BACA JUGA:
Tampil Gemilang di Final SEA Games 2023, Marselino Ferdinan Ternyata Menahan Sakit saat Bela Timnas Indonesia U-22

Yimkarun juga merasa seharusnya pasukan Thailand U-22 tak boleh marah ketika kalah dari Timnas Indonesia U-22. Jika tak mau marah, ia menilai seharusnya setiap pemain tak melakukan kesalahan dan bermain baik agar bisa mengalahkan skuad Garuda Muda di pertandingan secara fair.
&amp;ldquo;Tim Thailand U-22 harus menerima kekalahan dari Indonesia, kami memang melakukan kesalahan. Sesuai dengan tujuan awal, seharusnya kami tidak kalah,&amp;rdquo; ujar Yimkarun, mengutip dari media Vietnam, The Thao 247, Rabu (17/5/2023).

&amp;ldquo;Tapi kami membuat kesalahan mudah dan harus mengejar lawan, saat skor 2-2, tim kami sangat percaya diri. Setelah itu, Thailand harus menerima kartu merah lagi. Saya pikir kita perlu memikirkan kembali kesalahan-kesalahan ini,&amp;rdquo; lanjut wakil Presiden FAT.
&amp;ldquo;Ini adalah ujian pengendalian emosi. Saya selalu menekankan bahwa ketika dilanggar, pemain perlu mengendalikan emosinya dengan baik,&amp;rdquo; tambahnya.Ya, memang terjadi keributan di final sepakbola SEA Games 2023 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja pada Selasa 16 Mei 2023 malam WIB. Kericuhan bermula dari selebrasi staf pelatih Thailand di depan bench Timnas Indonesia U-22 saat pasukan Gajah Perang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di akhir babak kedua.

BACA JUGA:
Media Vietnam Soroti Permintaan Maaf Ofisial Thailand kepada Manajer Timnas Indonesia U-22

Awalnya keributan itu masih bisa dikondisikan. Namun, keributan pecah kembali kala Irfan Jauhari mencetak gol yang membawa Timnas Indonesia U-22 unggul 3-2 di awal babak tambahan.
Keributan itu sampai terjadi adu jotos. Bahkan manajer Timnas Indonesia U-22, Kombes Pol Sumardji sampai terluka bibirnya karena terkena pukulan dari ofisial Thailand.

Laga pun pada akhirnya berhasil dimenangkan oleh Timnas Indonesia U-22 dengan skor 5-2. Setelahnya ofisial Thailand yang melakukan kekerasan sudah meminta maaf langsung kepada pihak Timnas Indonesia U-22, termasuk kepada Sumardji.


</content:encoded></item></channel></rss>
