<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerjemah Shin Tae-yong Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia U-22 saat Hajar Filipina 3-0 di SEA Games 2023</title><description>Timnas Indonesia U-22 Hajar Filipina 3-0 di SEA Games 2023</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/05/01/51/2806316/penerjemah-shin-tae-yong-bongkar-kelemahan-timnas-indonesia-u-22-saat-hajar-filipina-3-0-di-sea-games-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/05/01/51/2806316/penerjemah-shin-tae-yong-bongkar-kelemahan-timnas-indonesia-u-22-saat-hajar-filipina-3-0-di-sea-games-2023"/><item><title>Penerjemah Shin Tae-yong Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia U-22 saat Hajar Filipina 3-0 di SEA Games 2023</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/05/01/51/2806316/penerjemah-shin-tae-yong-bongkar-kelemahan-timnas-indonesia-u-22-saat-hajar-filipina-3-0-di-sea-games-2023</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/05/01/51/2806316/penerjemah-shin-tae-yong-bongkar-kelemahan-timnas-indonesia-u-22-saat-hajar-filipina-3-0-di-sea-games-2023</guid><pubDate>Senin 01 Mei 2023 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Maulana Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/01/51/2806316/penerjemah-shin-tae-yong-bongkar-kelemahan-timnas-indonesia-u-22-saat-hajar-filipina-3-0-di-sea-games-2023-l2WdnvTXnC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-22 kala berlaga di SEA Games 2023. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/01/51/2806316/penerjemah-shin-tae-yong-bongkar-kelemahan-timnas-indonesia-u-22-saat-hajar-filipina-3-0-di-sea-games-2023-l2WdnvTXnC.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-22 kala berlaga di SEA Games 2023. (Foto: PSSI)</title></images><description>PENERJEMAH Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo, bongkar kelemahan Timnas Indonesia U-22 saat hajar Filipina 3-0 di SEA Games 2023. Jeong Seok-seo atau yang kerap disapa Jeje itu membedah beberapa kelemahan tim besutan Indra Sjafri tersebut meski menang telak atas Filipina.
Seperti diketahui, Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-22- sukses mengalahkan Filipina U-22 dengan skor 3-0 dalam laga Grup A SEA Games 2023. Pertandingan tersebut digelar di Olympic Stadium, Phnom Penh, Sabtu 29 April 2023 sore WIB.

Gol-gol kemenangan Timnas Indonesia U-22 atas Filipina masing-masing dicetak oleh Marselino Ferdinan (45+1'), Irfan Jauhari (89&amp;rsquo;), dan Muhammad Fajar Fathur Rachman (90+1&amp;rsquo;). Meski menang telak, tim besutan Indra Sjafri itu mendapatkan kritikan dari penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo alias Jeje.
Dalam unggahan TikTok pribadinya, Jeje mengungkapkan sejumlah kelemahan Timnas Indonesia U-22 saat menghajar Filipina U-22 3-0. Salah satunya, para pemain bertahan Garuda Muda dalam hal ini Rizky Ridho cs tampaknya leha-leha alias tidak cepat-cepat mendekati kiper ketika dipressing lawan.

BACA JUGA:
Bantai Timor Leste 4-0, Kamboja Langsung Kirim Psywar ke Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023!

&quot;Menit ke-17, waktu itu bek melakukan passing ke kiper, setelah itu tak ada pemain lain yang bergerak (mendekati kiper),&quot; ungkap Jeje, dikutip dari akun TikTok pribadinya, Senin (1/5/2023).
&quot;Tapi setelah passing, pemain bertahan seperti mengalihkan tanggung jawab kepada kiper. Habis itu, kiper mendapatkan pressure dari lawan sehingga bola ditentang menjadi out,&quot; tambah penerjemah Shin Tae-yong itu.
Lebih lanjut, Jeje juga menyemprot kiper Timnas Indonesia U-22, Ernando Ari yang seharusnya bisa menguasai bola lebih tenang dengan kakinya, bukan hanya bisa menangkap bola saja. Selain itu, Jeje juga menyoroti kelemahan Timnas Indonesia U-22 yang kerap membiarkan lawan melakukan crossing.
&quot;(Di sisi lain) kiper juga merupakan pemain field yang bisa bergerak  menggunakan kakinya. Untuk itu perlu ada pergerakan yang lebih baik, bukan hanya menangkap bola saja,&quot; cetus Jeje.&quot;Pada menit ke-37, memang bukan momen ini saja, ada beberapa lawan yang dibiarkan melakukan crossing. harusnya datang (mendekati) biar gak bisa melakukan crossing,&quot; jelas Jeje.
&quot;Karena, kalau dikasih crossing sama saja membahayakan kita sendiri. Itu bisa menjadi gol. Jadi jangan sampai lawan dibiarkan melakukan crossing,&quot; lanjut penerjemah Shin Tae-yong itu.

Terakhir, Jeje juga menyoroti kesalahan pemain sayap Timnas Indonesia U-22, Muhammad Fajar Fathur Rachman, yang mendelay waktu.  Menurutnya, hal itu tidak perlu dilakukan karena bisa merugikan tim besutan Indra Sjafri itu dengan mendapat kartu kuning.
&quot;Ada pemain sayap, Fathur, dia waktu itu foul dan bolanya itu milik Filipina. Tapi, Fathur ngambil bola dan lama-lamain, ngulur waktu. Itu harusnya tidak perlu. Karena bisa mendapatkan kartu kuning dan gak baik akan kena akumulasi. Tapi beruntung, Indonesia tidak mendapat kartu kuning,&quot; tutup penerjemah Shin Tae-yong itu.

BACA JUGA:
Jurnalis ESPN Takjub Lihat Aksi Marselino Ferdinan di Laga Timnas Indonesia U-22 vs Filipina, Diprediksi Jadi Bintang SEA Games 2023!

Selain kelemahan, Jeje juga mengakui Timnas Indonesia U-22 banyak kelebihannya. Namun, penerjemah Shin Tae-yong itu enggan mengungkapkan kelebihan Marselino Ferdinan cs agar tidak jemawa untuk laga selanjutnya.</description><content:encoded>PENERJEMAH Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo, bongkar kelemahan Timnas Indonesia U-22 saat hajar Filipina 3-0 di SEA Games 2023. Jeong Seok-seo atau yang kerap disapa Jeje itu membedah beberapa kelemahan tim besutan Indra Sjafri tersebut meski menang telak atas Filipina.
Seperti diketahui, Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-22- sukses mengalahkan Filipina U-22 dengan skor 3-0 dalam laga Grup A SEA Games 2023. Pertandingan tersebut digelar di Olympic Stadium, Phnom Penh, Sabtu 29 April 2023 sore WIB.

Gol-gol kemenangan Timnas Indonesia U-22 atas Filipina masing-masing dicetak oleh Marselino Ferdinan (45+1'), Irfan Jauhari (89&amp;rsquo;), dan Muhammad Fajar Fathur Rachman (90+1&amp;rsquo;). Meski menang telak, tim besutan Indra Sjafri itu mendapatkan kritikan dari penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo alias Jeje.
Dalam unggahan TikTok pribadinya, Jeje mengungkapkan sejumlah kelemahan Timnas Indonesia U-22 saat menghajar Filipina U-22 3-0. Salah satunya, para pemain bertahan Garuda Muda dalam hal ini Rizky Ridho cs tampaknya leha-leha alias tidak cepat-cepat mendekati kiper ketika dipressing lawan.

BACA JUGA:
Bantai Timor Leste 4-0, Kamboja Langsung Kirim Psywar ke Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023!

&quot;Menit ke-17, waktu itu bek melakukan passing ke kiper, setelah itu tak ada pemain lain yang bergerak (mendekati kiper),&quot; ungkap Jeje, dikutip dari akun TikTok pribadinya, Senin (1/5/2023).
&quot;Tapi setelah passing, pemain bertahan seperti mengalihkan tanggung jawab kepada kiper. Habis itu, kiper mendapatkan pressure dari lawan sehingga bola ditentang menjadi out,&quot; tambah penerjemah Shin Tae-yong itu.
Lebih lanjut, Jeje juga menyemprot kiper Timnas Indonesia U-22, Ernando Ari yang seharusnya bisa menguasai bola lebih tenang dengan kakinya, bukan hanya bisa menangkap bola saja. Selain itu, Jeje juga menyoroti kelemahan Timnas Indonesia U-22 yang kerap membiarkan lawan melakukan crossing.
&quot;(Di sisi lain) kiper juga merupakan pemain field yang bisa bergerak  menggunakan kakinya. Untuk itu perlu ada pergerakan yang lebih baik, bukan hanya menangkap bola saja,&quot; cetus Jeje.&quot;Pada menit ke-37, memang bukan momen ini saja, ada beberapa lawan yang dibiarkan melakukan crossing. harusnya datang (mendekati) biar gak bisa melakukan crossing,&quot; jelas Jeje.
&quot;Karena, kalau dikasih crossing sama saja membahayakan kita sendiri. Itu bisa menjadi gol. Jadi jangan sampai lawan dibiarkan melakukan crossing,&quot; lanjut penerjemah Shin Tae-yong itu.

Terakhir, Jeje juga menyoroti kesalahan pemain sayap Timnas Indonesia U-22, Muhammad Fajar Fathur Rachman, yang mendelay waktu.  Menurutnya, hal itu tidak perlu dilakukan karena bisa merugikan tim besutan Indra Sjafri itu dengan mendapat kartu kuning.
&quot;Ada pemain sayap, Fathur, dia waktu itu foul dan bolanya itu milik Filipina. Tapi, Fathur ngambil bola dan lama-lamain, ngulur waktu. Itu harusnya tidak perlu. Karena bisa mendapatkan kartu kuning dan gak baik akan kena akumulasi. Tapi beruntung, Indonesia tidak mendapat kartu kuning,&quot; tutup penerjemah Shin Tae-yong itu.

BACA JUGA:
Jurnalis ESPN Takjub Lihat Aksi Marselino Ferdinan di Laga Timnas Indonesia U-22 vs Filipina, Diprediksi Jadi Bintang SEA Games 2023!

Selain kelemahan, Jeje juga mengakui Timnas Indonesia U-22 banyak kelebihannya. Namun, penerjemah Shin Tae-yong itu enggan mengungkapkan kelebihan Marselino Ferdinan cs agar tidak jemawa untuk laga selanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
