<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Christophe Galtier Tak Terlalu Puas PSG Menang 2-1 atas Angers, Ini Penyebabnya</title><description>Christophe Galtier Tak Terlalu Puas PSG Menang 2-1 atas Angers, Ini Penyebabnya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/23/51/2802522/christophe-galtier-tak-terlalu-puas-psg-menang-2-1-atas-angers-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/04/23/51/2802522/christophe-galtier-tak-terlalu-puas-psg-menang-2-1-atas-angers-ini-penyebabnya"/><item><title>Christophe Galtier Tak Terlalu Puas PSG Menang 2-1 atas Angers, Ini Penyebabnya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/23/51/2802522/christophe-galtier-tak-terlalu-puas-psg-menang-2-1-atas-angers-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/04/23/51/2802522/christophe-galtier-tak-terlalu-puas-psg-menang-2-1-atas-angers-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Minggu 23 April 2023 00:02 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/22/51/2802522/christophe-galtier-tak-terlalu-puas-psg-menang-2-1-atas-angers-ini-penyebabnya-2aOJ3gXJpV.JPG" expression="full" type="image/jpeg">PSG mengalahkan Angers dengan skor 2-1 (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/22/51/2802522/christophe-galtier-tak-terlalu-puas-psg-menang-2-1-atas-angers-ini-penyebabnya-2aOJ3gXJpV.JPG</image><title>PSG mengalahkan Angers dengan skor 2-1 (Foto: REUTERS)</title></images><description>CHRISTOPHE Galtier tak terlalu puas Paris Saint-Germain (PSG) menang 2-1 atas Angers. Sang pelatih Les Parisiens &amp;ndash; julukan PSG &amp;ndash; mengaku tak puas dengan performa anak-anak asuhnya di babak kedua.
PSG sukses merengkuh tiga poin penuh dari lawatan ke markas Angers pada Sabtu (22/4/2023) dini hari WIB. Tim ibu kota Prancis sukses menang berkat dwigol Kylian Mbappe (9&amp;rsquo; dan 26&amp;rsquo;), selagi tuan rumah membalas melalui gol Sada Thloub (87&amp;rsquo;).

Setelah pertandingan, Galtier mengomentari hasil akhir yang memang memuaskan untuknya. Namun demikian, dia mengaku hanya bisa puas dengan performa PSG di babak pertama, tetapi tidak dengan babak kedua.
&amp;ldquo;Saya puas dengan hasilnya dan dengan babak pertama. Saya sama sekali tidak puas dengan babak kedua. Kami bermain baik sejak awal permainan dan di babak pertama, di babak kedua, kami sangat lamban. Kami nyaris tidak menguasai bola dan permainan,&amp;rdquo; ucap Galtier, dikutip dari laman resmi PSG, Sabtu (22/4/2023).

BACA JUGA:
3 Alasan Terbesar Barcelona yang Kukuh Ingin Pulangkan Lionel Messi dari PSG, Nomor 1 Faktor Keuangan

PSG tentunya unggul di atas kertas. Namun demikian, mereka kesulitan untuk mendominasi permainan dan menguasai bola. Hal inilah yang membuat Galtier tak puas melihat performa Kylian Mbappe dan kolega.&amp;ldquo;Ketika Anda menjadi manajer Paris Saint-Germain, Anda ingin melihat tim anda bermain sepanjang pertandingan. Itu dua kali sekarang di mana kami benar-benar kurang konsisten,&amp;rdquo; ungkapnya.

Sementara itu, dengan kemenangan ini, maka PSG telah mengoleksi 75 poin. Mereka memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan 11 poin dari pesaing terdekatnya. Meski begitu, Galtier belum mau berbicara soal gelar juara dulu.

BACA JUGA:
Dilirik PSG dan Manchester United, Tottenham Hotspur Pasang Harga Rp1,6 Triliun untuk Harry Kane!

&amp;ldquo;Tentu saja, dengan setiap kemenangan, kami semakin dekat dengan gelar, tetapi belum ada yang pasti. Kami akan melihat hasil pesaing langsung kami, tetapi jelas, setiap kali kami menang, mengingat bahwa kami berada di depan dengan sejumlah poin tertentu, kami semakin dekat dengan gelar.&amp;rdquo; pungkas pelatih 56 tahun tersebut.</description><content:encoded>CHRISTOPHE Galtier tak terlalu puas Paris Saint-Germain (PSG) menang 2-1 atas Angers. Sang pelatih Les Parisiens &amp;ndash; julukan PSG &amp;ndash; mengaku tak puas dengan performa anak-anak asuhnya di babak kedua.
PSG sukses merengkuh tiga poin penuh dari lawatan ke markas Angers pada Sabtu (22/4/2023) dini hari WIB. Tim ibu kota Prancis sukses menang berkat dwigol Kylian Mbappe (9&amp;rsquo; dan 26&amp;rsquo;), selagi tuan rumah membalas melalui gol Sada Thloub (87&amp;rsquo;).

Setelah pertandingan, Galtier mengomentari hasil akhir yang memang memuaskan untuknya. Namun demikian, dia mengaku hanya bisa puas dengan performa PSG di babak pertama, tetapi tidak dengan babak kedua.
&amp;ldquo;Saya puas dengan hasilnya dan dengan babak pertama. Saya sama sekali tidak puas dengan babak kedua. Kami bermain baik sejak awal permainan dan di babak pertama, di babak kedua, kami sangat lamban. Kami nyaris tidak menguasai bola dan permainan,&amp;rdquo; ucap Galtier, dikutip dari laman resmi PSG, Sabtu (22/4/2023).

BACA JUGA:
3 Alasan Terbesar Barcelona yang Kukuh Ingin Pulangkan Lionel Messi dari PSG, Nomor 1 Faktor Keuangan

PSG tentunya unggul di atas kertas. Namun demikian, mereka kesulitan untuk mendominasi permainan dan menguasai bola. Hal inilah yang membuat Galtier tak puas melihat performa Kylian Mbappe dan kolega.&amp;ldquo;Ketika Anda menjadi manajer Paris Saint-Germain, Anda ingin melihat tim anda bermain sepanjang pertandingan. Itu dua kali sekarang di mana kami benar-benar kurang konsisten,&amp;rdquo; ungkapnya.

Sementara itu, dengan kemenangan ini, maka PSG telah mengoleksi 75 poin. Mereka memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan 11 poin dari pesaing terdekatnya. Meski begitu, Galtier belum mau berbicara soal gelar juara dulu.

BACA JUGA:
Dilirik PSG dan Manchester United, Tottenham Hotspur Pasang Harga Rp1,6 Triliun untuk Harry Kane!

&amp;ldquo;Tentu saja, dengan setiap kemenangan, kami semakin dekat dengan gelar, tetapi belum ada yang pasti. Kami akan melihat hasil pesaing langsung kami, tetapi jelas, setiap kali kami menang, mengingat bahwa kami berada di depan dengan sejumlah poin tertentu, kami semakin dekat dengan gelar.&amp;rdquo; pungkas pelatih 56 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
