<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Eks Pemain Timnas Prancis yang Putuskan Jadi Mualaf Setelah Sholat Jumat</title><description>Berikut kisah eks pemain Timnas Prancis yang putuskan jadi mualaf setelah sholat Jumat.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/14/51/2798359/kisah-eks-pemain-timnas-prancis-yang-putuskan-jadi-mualaf-setelah-sholat-jumat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/04/14/51/2798359/kisah-eks-pemain-timnas-prancis-yang-putuskan-jadi-mualaf-setelah-sholat-jumat"/><item><title>Kisah Eks Pemain Timnas Prancis yang Putuskan Jadi Mualaf Setelah Sholat Jumat</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/14/51/2798359/kisah-eks-pemain-timnas-prancis-yang-putuskan-jadi-mualaf-setelah-sholat-jumat</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/04/14/51/2798359/kisah-eks-pemain-timnas-prancis-yang-putuskan-jadi-mualaf-setelah-sholat-jumat</guid><pubDate>Jum'at 14 April 2023 02:05 WIB</pubDate><dc:creator>Hakiki Tertiari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/14/51/2798359/kisah-eks-pemain-timnas-prancis-yang-putuskan-jadi-mualaf-setelah-sholat-jumat-IIJ9aLK3jy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Prancis ketika berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 (Foto: FIFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/14/51/2798359/kisah-eks-pemain-timnas-prancis-yang-putuskan-jadi-mualaf-setelah-sholat-jumat-IIJ9aLK3jy.jpg</image><title>Timnas Prancis ketika berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 (Foto: FIFA)</title></images><description>KISAH eks pemain Timnas Prancis yang putuskan jadi mualaf setelah sholat Jumat menarik untuk diulas. Mantan pemain Prancis yang dimaksud adalah Francois Bracci.
Francois Bracci merupakan mantan pemain Prancis, yang masuk dalam skuad Les Bleus (julukan Timnas Prancis) di Piala Dunia 1978. Ia satu tim dengan legenda Prancis, Michel Platini saat itu.

(Francois Bracci ketika masih aktif sebagai pemain)
Ia merupakan mantan pemain Prancis kelahiran Beinheim, daerah kecil di Prancis, 13 November 1951. Selama berkarier sebagai pesepakbola, ia banyak membela tim asal Prancis.
Ia memulai kariernya di Olympique Marseille pada 1971. Delapan tahun di Marseille, ia pun memutuskan hengkang RC Strasbourg Alsace.
Setahun kemudian pada 1980, ia membuat Girondins Bordeaux terpicut. Lantas, Bracci pun membela Bordeaux tiga musim, sebelum akhirnya kembali ke Marseille pada 1985.

BACA JUGA:
Kisah Mualaf Franck Ribery yang Mengaku Jadi Lebih Kuat Setelah Masuk Islam

Bracci sendiri memutuskan pensiun pada 1987 bersama Girondins Bordeaux. Setelah pensiun, ia beralih profesi untuk menjadi pelatih tim sepakbola.
Dalam perjalanan kariernya, Bracci banyak menukangi tim di luar Prancis. Pada suatu ketika, ia memutuskan untuk jadi seorang mualaf ketika dirinya menangani IRB Laghouat salah satu tim asal Aljazair.Ia datang ke IRB Laghouat pada 2013. Setahun setelahnya, ia diketahui memutuskan pindah keyakinan memeluk agama Islam tepat pada 25 April 2014.

(Francois Bracci ketika menjadi pelatih sepakbola)
Menariknya momen itu terjadi setelah umat muslim melaksanakan ibadah sholat Jumat. Keputusannya menjadi mualaf, diketahui setelah Bracci banyak mempelajari agama Islam di Aljazair.

BACA JUGA:
Kisah Mualaf Paul Pogba yang Mengaku Temukan Jati Diri Setelah Masuk Islam hingga Jadikan Al-Quran Tuntunan Hidup

Seiring perjalanan, ia sempat hengkang daari IRB Laghouat ke beberapa tim di Aljazair. Terakhir ia menangani DRB Tadjenanet, tim asal Aljazair pada Agustus 2017. Kini dirinya pun diketahui sudah tak lagi menjadi pelatih di sana alias berstatus tanpa klub.
Selama aktif jadi pemain, Bracci pernah mempersembahkan trofi Liga Prancis 1971-1972 dan Piala Prancis 1975-1976 untuk Olympique Marseille. Sedangkan saat jadi pelatih ia pernah membawa MC Algiers juara Liga Alzajair 2009-2010 dan meraih trofi Piala Alzajair 2005-2006.</description><content:encoded>KISAH eks pemain Timnas Prancis yang putuskan jadi mualaf setelah sholat Jumat menarik untuk diulas. Mantan pemain Prancis yang dimaksud adalah Francois Bracci.
Francois Bracci merupakan mantan pemain Prancis, yang masuk dalam skuad Les Bleus (julukan Timnas Prancis) di Piala Dunia 1978. Ia satu tim dengan legenda Prancis, Michel Platini saat itu.

(Francois Bracci ketika masih aktif sebagai pemain)
Ia merupakan mantan pemain Prancis kelahiran Beinheim, daerah kecil di Prancis, 13 November 1951. Selama berkarier sebagai pesepakbola, ia banyak membela tim asal Prancis.
Ia memulai kariernya di Olympique Marseille pada 1971. Delapan tahun di Marseille, ia pun memutuskan hengkang RC Strasbourg Alsace.
Setahun kemudian pada 1980, ia membuat Girondins Bordeaux terpicut. Lantas, Bracci pun membela Bordeaux tiga musim, sebelum akhirnya kembali ke Marseille pada 1985.

BACA JUGA:
Kisah Mualaf Franck Ribery yang Mengaku Jadi Lebih Kuat Setelah Masuk Islam

Bracci sendiri memutuskan pensiun pada 1987 bersama Girondins Bordeaux. Setelah pensiun, ia beralih profesi untuk menjadi pelatih tim sepakbola.
Dalam perjalanan kariernya, Bracci banyak menukangi tim di luar Prancis. Pada suatu ketika, ia memutuskan untuk jadi seorang mualaf ketika dirinya menangani IRB Laghouat salah satu tim asal Aljazair.Ia datang ke IRB Laghouat pada 2013. Setahun setelahnya, ia diketahui memutuskan pindah keyakinan memeluk agama Islam tepat pada 25 April 2014.

(Francois Bracci ketika menjadi pelatih sepakbola)
Menariknya momen itu terjadi setelah umat muslim melaksanakan ibadah sholat Jumat. Keputusannya menjadi mualaf, diketahui setelah Bracci banyak mempelajari agama Islam di Aljazair.

BACA JUGA:
Kisah Mualaf Paul Pogba yang Mengaku Temukan Jati Diri Setelah Masuk Islam hingga Jadikan Al-Quran Tuntunan Hidup

Seiring perjalanan, ia sempat hengkang daari IRB Laghouat ke beberapa tim di Aljazair. Terakhir ia menangani DRB Tadjenanet, tim asal Aljazair pada Agustus 2017. Kini dirinya pun diketahui sudah tak lagi menjadi pelatih di sana alias berstatus tanpa klub.
Selama aktif jadi pemain, Bracci pernah mempersembahkan trofi Liga Prancis 1971-1972 dan Piala Prancis 1975-1976 untuk Olympique Marseille. Sedangkan saat jadi pelatih ia pernah membawa MC Algiers juara Liga Alzajair 2009-2010 dan meraih trofi Piala Alzajair 2005-2006.</content:encoded></item></channel></rss>
