<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terbebas dari Sanksi Berat FIFA, Pengamat Sebut Indonesia Buka Peluang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023</title><description>Indonesia Terbebas dari Sanksi Berat FIFA Usai Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/07/51/2794871/terbebas-dari-sanksi-berat-fifa-pengamat-sebut-indonesia-buka-peluang-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/04/07/51/2794871/terbebas-dari-sanksi-berat-fifa-pengamat-sebut-indonesia-buka-peluang-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023"/><item><title>Terbebas dari Sanksi Berat FIFA, Pengamat Sebut Indonesia Buka Peluang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/07/51/2794871/terbebas-dari-sanksi-berat-fifa-pengamat-sebut-indonesia-buka-peluang-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/04/07/51/2794871/terbebas-dari-sanksi-berat-fifa-pengamat-sebut-indonesia-buka-peluang-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023</guid><pubDate>Jum'at 07 April 2023 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/07/51/2794871/terbebas-dari-sanksi-berat-fifa-pengamat-sebut-indonesia-buka-peluang-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023-LflyHO5lVL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">FIFA masih mencari tuan rumah baru Piala Dunia U-17 2023. (Foto: FIFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/07/51/2794871/terbebas-dari-sanksi-berat-fifa-pengamat-sebut-indonesia-buka-peluang-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023-LflyHO5lVL.jpg</image><title>FIFA masih mencari tuan rumah baru Piala Dunia U-17 2023. (Foto: FIFA)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat sepakbola Indonesia, Mohamad Kusnaeni, mengomentari sanksi yang diberikan FIFA kepada Indonesia usai gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Mendapati Indonesia terbebas dari sanksi berat FIFA, pria yang akrab disapa Bung Kus itu menilai Indonesia kini membuka peluang menjadi tuan rumah baru Piala Dunia U-17 2023.
Ya, FIFA akhirnya menentukan sanksi untuk Indonesia. Sanksi yang diberikan adalah pembekuan administrasi, lebih tepatnya pembekuan dana FIFA Forward.

FIFA Forward sendiri merupakan program pengembangan sepakbola di seluruh dunia. Program tersebut terbagi menjadi tiga bagian, yang terdiri dari dana operasional, dana proyek spesifik demi kemajuan sepakbola, dan biaya akomodasi serta pembelian perlengkapan untuk federasi.
Lantaran mendapat sanksi pembekuan dana FIFA Forward, Indonesia dipastikan kehilangan kucuran dana sebesar USD9,3 juta atau sekira Rp140 miliar. Namun, karena hanya mendapat sanksi administratif, Timnas Indonesia di semua kelompok umur masih bisa ikut turnamen di bawah naungan FIFA.

BACA JUGA:
Media Malaysia Anggap Lolosnya PSSI dari Sanksi Berat Jadi Bukti FIFA Masih Percaya dengan Sepakbola Indonesia


Di luar itu, Bung Kus menilai ada peluang besar lainnya yang bisa dimanfaatkan Indonesia usai terbebas dari sanksi berat FIFA. Peluang itu adalah mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Diketahui, FIFA kini masih mencari tuan rumah pengganti Piala Dunia U-17 2023. Pasalnya, mereka membatalkan Peru menjadi tuan rumah ajang tersebut karena masalah infrastruktur.&amp;ldquo;Terlepas dari itu, sanksi ringan ini juga membuka peluang Indonesia untuk mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia U-17,&amp;rdquo; ujar Bung Kus kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (7/4/2023).
&amp;ldquo;Sebab dalam sanksi tersebut, tidak ada larangan tim nasional kita bermain di ajang internasional,&amp;rdquo; sambungnya.

Walau demikian, Bung Kus mengingatkan Indonesia tidak boleh terlena dengan sanksi ringan yang diberikan oleh FIFA. Jika Indonesia terpilih sebagai tuan rumah lagi, Bung Kus meminta semua pihak harus menjaga kepercayaan FIFA sebaik mungkin.

BACA JUGA:
Reaksi Presiden FIFA atas Pernyataan Erick Thohir yang Sebut Indonesia Dapat Sanksi Ringan, Beri Pesan Jabat Tangan


&amp;ldquo;Jika FIFA benar-benar kemudian mempercayai kita jadi tuan rumah Piala Dunia U-17, mohon dengan sangat agar kepercayaan ini bisa dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai kita terpeleset untuk kedua kalinya. Semoga!&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat sepakbola Indonesia, Mohamad Kusnaeni, mengomentari sanksi yang diberikan FIFA kepada Indonesia usai gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Mendapati Indonesia terbebas dari sanksi berat FIFA, pria yang akrab disapa Bung Kus itu menilai Indonesia kini membuka peluang menjadi tuan rumah baru Piala Dunia U-17 2023.
Ya, FIFA akhirnya menentukan sanksi untuk Indonesia. Sanksi yang diberikan adalah pembekuan administrasi, lebih tepatnya pembekuan dana FIFA Forward.

FIFA Forward sendiri merupakan program pengembangan sepakbola di seluruh dunia. Program tersebut terbagi menjadi tiga bagian, yang terdiri dari dana operasional, dana proyek spesifik demi kemajuan sepakbola, dan biaya akomodasi serta pembelian perlengkapan untuk federasi.
Lantaran mendapat sanksi pembekuan dana FIFA Forward, Indonesia dipastikan kehilangan kucuran dana sebesar USD9,3 juta atau sekira Rp140 miliar. Namun, karena hanya mendapat sanksi administratif, Timnas Indonesia di semua kelompok umur masih bisa ikut turnamen di bawah naungan FIFA.

BACA JUGA:
Media Malaysia Anggap Lolosnya PSSI dari Sanksi Berat Jadi Bukti FIFA Masih Percaya dengan Sepakbola Indonesia


Di luar itu, Bung Kus menilai ada peluang besar lainnya yang bisa dimanfaatkan Indonesia usai terbebas dari sanksi berat FIFA. Peluang itu adalah mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Diketahui, FIFA kini masih mencari tuan rumah pengganti Piala Dunia U-17 2023. Pasalnya, mereka membatalkan Peru menjadi tuan rumah ajang tersebut karena masalah infrastruktur.&amp;ldquo;Terlepas dari itu, sanksi ringan ini juga membuka peluang Indonesia untuk mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia U-17,&amp;rdquo; ujar Bung Kus kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (7/4/2023).
&amp;ldquo;Sebab dalam sanksi tersebut, tidak ada larangan tim nasional kita bermain di ajang internasional,&amp;rdquo; sambungnya.

Walau demikian, Bung Kus mengingatkan Indonesia tidak boleh terlena dengan sanksi ringan yang diberikan oleh FIFA. Jika Indonesia terpilih sebagai tuan rumah lagi, Bung Kus meminta semua pihak harus menjaga kepercayaan FIFA sebaik mungkin.

BACA JUGA:
Reaksi Presiden FIFA atas Pernyataan Erick Thohir yang Sebut Indonesia Dapat Sanksi Ringan, Beri Pesan Jabat Tangan


&amp;ldquo;Jika FIFA benar-benar kemudian mempercayai kita jadi tuan rumah Piala Dunia U-17, mohon dengan sangat agar kepercayaan ini bisa dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai kita terpeleset untuk kedua kalinya. Semoga!&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
