<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Aksi 1000 Lilin dan Doa Bersama Digelar</title><description>Duka Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Aksi 1000 Lilin &amp;amp; Doa Bersama Digelar.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2793234/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-2023-aksi-1000-lilin-dan-doa-bersama-digelar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2793234/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-2023-aksi-1000-lilin-dan-doa-bersama-digelar"/><item><title>Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Aksi 1000 Lilin dan Doa Bersama Digelar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2793234/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-2023-aksi-1000-lilin-dan-doa-bersama-digelar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2793234/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-2023-aksi-1000-lilin-dan-doa-bersama-digelar</guid><pubDate>Selasa 04 April 2023 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Gazza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/04/51/2793234/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-2023-aksi-1000-lilin-dan-doa-bersama-digelar-p4AabwM0bb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi 1000 Lilin dan Doa Bersama untuk Selamatkan Masa Depan Sepakbola Indonesia. (Foto: Muhammad Gazza/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/04/51/2793234/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-2023-aksi-1000-lilin-dan-doa-bersama-digelar-p4AabwM0bb.jpg</image><title>Aksi 1000 Lilin dan Doa Bersama untuk Selamatkan Masa Depan Sepakbola Indonesia. (Foto: Muhammad Gazza/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 jelas menjadi sebuah kabar duka untuk sepakbola Tanah Air. Tentu kejadian serupa diharapkan tak terjadi lagi, untuk itulah berbagai dukungan pun dilakukan untuk menyelamatkan sepakbola Indonesia.
Seperti yang dilakukan sejumlah pencinta sepakbola Tanah Air yang melakukan aksi seribu lilin dan doa bersama di Gedung Joang '45, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/4/2023). Acara bertajuk &quot;Aksi 1.000 Lilin &amp;amp; Doa Bersama: Selamatkan Masa Depan Sepak Bola Indonesia&quot; itu diinisiasi oleh Gerakan Sepak Bola Untuk Rakyat (GSR).

BACA JUGA:
Tak Mau Hadirkan Turnamen Tandingan Piala Dunia U-20 2023, Wapres Maruf Amin: Kita Perkuat Hubungan dengan FIFA

&quot;Jadi kegiatan hari ini itu adalah respon dari dinamika sepakbola beberapa hari yang lalu karena Indonesia gagal jadi tuan rumah,&quot; ucap Koordinator GSR, Ferry Bastian, Selasa (4/4/2023).
Adapun mereka yang datang ialah suporter sepakbola dari berbagai daerah di Jabodetabek. Mereka hadir sejak sore untuk melangsungkan rangkaian acara dengan puncaknya yakni menyalakan lilin bersama-sama pada malam hari.

&quot;Kita berharap sepak bola tetap hidup karena itu adalah hiburan masyarakat yang digemari segala kalangan,&quot; tutur Ferry.
&quot;Mudah-mudahan kita tidak dikenakam sanksi karena, kan, itu kekhawatirannya, kita disanksi dan dibanned. Seperti beberapa tahun lalu kita tidak bisa menikmati sepak bola lagi,&quot; lanjutnya.Selain menyalakan lilin bersama-sama, mereka yang hadir juga menggunakan pita hitam. Itu sebagai tanda duka masyarakat.

BACA JUGA:
Hokky Caraka Berdamai dengan Ganjar Pranowo Usai Pembatalan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia: Sudah Clear

&quot;Ini bentuk duka saja. Bahwa, kan, seharusnya sepak bola itu tidak dicampur adukkan politik. Makanya, pita ini bentuk duka bagaimana sepak bola seharusnya sebagai hiburan rakyatdalam perjalanannya dibunuh oleh beberapa orang yang berkepentingan,&quot; imbuh Ferry.

Ya, Indonesia telah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 lantaran FIFA melihat kondisi saat ini tak memungkinkan untuk menggelar turnamen tersebut di Indonesia. Polemik penolakan Timnas Israel U-20 di Indonesia menjadi salah satu alasan FIFA memindahkan Piala Dunia U-20 2023 ke negara lain.</description><content:encoded>JAKARTA - Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 jelas menjadi sebuah kabar duka untuk sepakbola Tanah Air. Tentu kejadian serupa diharapkan tak terjadi lagi, untuk itulah berbagai dukungan pun dilakukan untuk menyelamatkan sepakbola Indonesia.
Seperti yang dilakukan sejumlah pencinta sepakbola Tanah Air yang melakukan aksi seribu lilin dan doa bersama di Gedung Joang '45, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/4/2023). Acara bertajuk &quot;Aksi 1.000 Lilin &amp;amp; Doa Bersama: Selamatkan Masa Depan Sepak Bola Indonesia&quot; itu diinisiasi oleh Gerakan Sepak Bola Untuk Rakyat (GSR).

BACA JUGA:
Tak Mau Hadirkan Turnamen Tandingan Piala Dunia U-20 2023, Wapres Maruf Amin: Kita Perkuat Hubungan dengan FIFA

&quot;Jadi kegiatan hari ini itu adalah respon dari dinamika sepakbola beberapa hari yang lalu karena Indonesia gagal jadi tuan rumah,&quot; ucap Koordinator GSR, Ferry Bastian, Selasa (4/4/2023).
Adapun mereka yang datang ialah suporter sepakbola dari berbagai daerah di Jabodetabek. Mereka hadir sejak sore untuk melangsungkan rangkaian acara dengan puncaknya yakni menyalakan lilin bersama-sama pada malam hari.

&quot;Kita berharap sepak bola tetap hidup karena itu adalah hiburan masyarakat yang digemari segala kalangan,&quot; tutur Ferry.
&quot;Mudah-mudahan kita tidak dikenakam sanksi karena, kan, itu kekhawatirannya, kita disanksi dan dibanned. Seperti beberapa tahun lalu kita tidak bisa menikmati sepak bola lagi,&quot; lanjutnya.Selain menyalakan lilin bersama-sama, mereka yang hadir juga menggunakan pita hitam. Itu sebagai tanda duka masyarakat.

BACA JUGA:
Hokky Caraka Berdamai dengan Ganjar Pranowo Usai Pembatalan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia: Sudah Clear

&quot;Ini bentuk duka saja. Bahwa, kan, seharusnya sepak bola itu tidak dicampur adukkan politik. Makanya, pita ini bentuk duka bagaimana sepak bola seharusnya sebagai hiburan rakyatdalam perjalanannya dibunuh oleh beberapa orang yang berkepentingan,&quot; imbuh Ferry.

Ya, Indonesia telah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 lantaran FIFA melihat kondisi saat ini tak memungkinkan untuk menggelar turnamen tersebut di Indonesia. Polemik penolakan Timnas Israel U-20 di Indonesia menjadi salah satu alasan FIFA memindahkan Piala Dunia U-20 2023 ke negara lain.</content:encoded></item></channel></rss>
