<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Agenda Penting yang Dibawa Erick Thohir saat Temui FIFA di Eropa: Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023?</title><description>2 Agenda Penting yang Dibawa Erick Thohir saat Temui FIFA di Eropa: Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023?</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2792657/2-agenda-penting-yang-dibawa-erick-thohir-saat-temui-fifa-di-eropa-indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2792657/2-agenda-penting-yang-dibawa-erick-thohir-saat-temui-fifa-di-eropa-indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023"/><item><title>2 Agenda Penting yang Dibawa Erick Thohir saat Temui FIFA di Eropa: Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2792657/2-agenda-penting-yang-dibawa-erick-thohir-saat-temui-fifa-di-eropa-indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/04/04/51/2792657/2-agenda-penting-yang-dibawa-erick-thohir-saat-temui-fifa-di-eropa-indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023</guid><pubDate>Selasa 04 April 2023 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/04/51/2792657/2-agenda-penting-yang-dibawa-erick-thohir-saat-temui-fifa-di-eropa-indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023-sQhMMWW6W0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/04/51/2792657/2-agenda-penting-yang-dibawa-erick-thohir-saat-temui-fifa-di-eropa-indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17-2023-sQhMMWW6W0.jpg</image><title>Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (Foto: PSSI)</title></images><description>ADA dua agenda penting yang dibawa Erick Thohir saat temui FIFA di Eropa. Sang Ketua Umum PSSI berangkat ke Eropa pada Senin 3 April 2023 malam WIB.
Misi utama yang dibawa oleh eks Presiden Inter Milan itu dalam menemui FIFA adalah melakukan negosiasi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA menyusul kegagalan pagelaran Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.
&amp;nbsp;
&quot;Malam ini saya berangkat ke Eropa untuk negosiasi (sanksi),&quot; ucap Erick dikutip dari instagram pribadinya (@erickthohir), Selasa (4/4/2023).
&quot;Bismillah semoga Indonesia dapat keluar dari ancaman sanksi,&quot; tambahnya.
Salah satu hal yang bisa ditawarkan Erick Thohir adalah dengan menawarkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Sebab, FIFA baru saja mengumumkan Peru batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 yang bakal digelar November-Desember 2023 mendatang.

BACA JUGA:
5 Alasan Indonesia Bakal Gantikan Peru sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Nomor 1 Timnas Israel U-17 Absen!

Sedangkan untuk misi kedua, Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya bakal membawa peta biru pembangunan sepakbola Indonesia bernama  &amp;ldquo;Garuda Mendunia&amp;rdquo;. Hal ini seiring dengan permintaan FIFA tentang rencana Indonesia untuk membangun sepakbola pascatragedi Kanjuruhan.Salah satu hal dalam rencana besar tersebut adalah peremajaan ratusan stadion di Indonesia. Oleh karena itu, Erick turut membawa Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, bersamanya ke Eropa.
&amp;nbsp;
&quot;Kami akan bicara ke FIFA, Garuda Mendunia, ini peta birunya. Nah, makanya saya disini berterima kasih kepada pak Bas (Basuki Hadimuljono) mau datang, supaya kita bukan bicara persepsi, tapi bicara proses,&quot; jelas Erick.

BACA JUGA:
Penyebab Timnas Israel U-17 Resmi Gagal Tampil di Piala Dunia U-17 2023

Dua misi penting yang dibawa oleh Erick tentu diharapkan dapat membawa perubahan. Apalagi, misi ini juga merupakan salah satu instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.</description><content:encoded>ADA dua agenda penting yang dibawa Erick Thohir saat temui FIFA di Eropa. Sang Ketua Umum PSSI berangkat ke Eropa pada Senin 3 April 2023 malam WIB.
Misi utama yang dibawa oleh eks Presiden Inter Milan itu dalam menemui FIFA adalah melakukan negosiasi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA menyusul kegagalan pagelaran Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.
&amp;nbsp;
&quot;Malam ini saya berangkat ke Eropa untuk negosiasi (sanksi),&quot; ucap Erick dikutip dari instagram pribadinya (@erickthohir), Selasa (4/4/2023).
&quot;Bismillah semoga Indonesia dapat keluar dari ancaman sanksi,&quot; tambahnya.
Salah satu hal yang bisa ditawarkan Erick Thohir adalah dengan menawarkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Sebab, FIFA baru saja mengumumkan Peru batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 yang bakal digelar November-Desember 2023 mendatang.

BACA JUGA:
5 Alasan Indonesia Bakal Gantikan Peru sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Nomor 1 Timnas Israel U-17 Absen!

Sedangkan untuk misi kedua, Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya bakal membawa peta biru pembangunan sepakbola Indonesia bernama  &amp;ldquo;Garuda Mendunia&amp;rdquo;. Hal ini seiring dengan permintaan FIFA tentang rencana Indonesia untuk membangun sepakbola pascatragedi Kanjuruhan.Salah satu hal dalam rencana besar tersebut adalah peremajaan ratusan stadion di Indonesia. Oleh karena itu, Erick turut membawa Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, bersamanya ke Eropa.
&amp;nbsp;
&quot;Kami akan bicara ke FIFA, Garuda Mendunia, ini peta birunya. Nah, makanya saya disini berterima kasih kepada pak Bas (Basuki Hadimuljono) mau datang, supaya kita bukan bicara persepsi, tapi bicara proses,&quot; jelas Erick.

BACA JUGA:
Penyebab Timnas Israel U-17 Resmi Gagal Tampil di Piala Dunia U-17 2023

Dua misi penting yang dibawa oleh Erick tentu diharapkan dapat membawa perubahan. Apalagi, misi ini juga merupakan salah satu instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.</content:encoded></item></channel></rss>
