<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impiannya Main di Piala Dunia U-20 2023 Sirna, Rabbani Tasnim: Mimpi Besar Kami Hancur</title><description>Timnas Indonesia U-20 batal tampil di Piala Dunia U-20 2023.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/30/51/2789799/impiannya-main-di-piala-dunia-u-20-2023-sirna-rabbani-tasnim-mimpi-besar-kami-hancur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/03/30/51/2789799/impiannya-main-di-piala-dunia-u-20-2023-sirna-rabbani-tasnim-mimpi-besar-kami-hancur"/><item><title>Impiannya Main di Piala Dunia U-20 2023 Sirna, Rabbani Tasnim: Mimpi Besar Kami Hancur</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/30/51/2789799/impiannya-main-di-piala-dunia-u-20-2023-sirna-rabbani-tasnim-mimpi-besar-kami-hancur</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/03/30/51/2789799/impiannya-main-di-piala-dunia-u-20-2023-sirna-rabbani-tasnim-mimpi-besar-kami-hancur</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 04:04 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/51/2789799/impiannya-main-di-piala-dunia-u-20-2023-sirna-rabbani-tasnim-mimpi-besar-kami-hancur-RwiruEfj1d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Timnas Indonesia U-20, Rabbani Tasnim. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/51/2789799/impiannya-main-di-piala-dunia-u-20-2023-sirna-rabbani-tasnim-mimpi-besar-kami-hancur-RwiruEfj1d.jpg</image><title>Pemain Timnas Indonesia U-20, Rabbani Tasnim. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA - Penggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20, Rabbani Tasnim, mengaku sakit hati karena mimpinya untuk bermain di Piala Dunia U-20 2023 sirna. Karena adanya penolakan Timnas Israel U-20 bermain di Piala Dunia U-20 2023, diduga FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.
Bagi Rabbani, bermain di ajang sebesar Piala Dunia U-20 adalah sebuah mimpi yang sulit tercapai. Namun, impian itu akhirnya bisa terwujud kala Timnas Indonesia terpilih untuk menjadi tuan rumah ajang tersebut.

BACA JUGA:
Tangis Pemain Timnas Indonesia U-20 Pecah Usai Tahu Batal Tampil di Piala Dunia U-20 2023

Namun, impian itu kini sekadar mimpi saja sebab Timnas Indonesia U-20 dipastikan batal bermain di Piala Dunia U-20 2023. Rabbani Tasnim mengatakan Piala Dunia U-20 batal karena dicampuri urusan politik dengan sepakbola.
Bagi Rabbani, kondisi itu yang bisa menjadi motif FIFA dengan tegas mencabut status tuan rumah dari Indonesia.

&quot;Terima kasih, puaskah kalian telah menghancurkan salah satu mimpi besar kami,&quot; kata Rabbani Tasnim dilansir dari Instagram-nya @rabbanitasnim, Kamis (30/3/2023).
Pemain kelahiran Bogor itu mengatakan Timnas Indonesia U-20 sudah bersiap diri dengan sangat matang untuk ajang tersebut karena sampai melakukan pemusatan latihan (TC) di Eropa. Namun, elit-elit politik di tanah air malah tidak menghargai perjuangan timnya agar bisa berprestasi pada Piala Dunia U-20.&quot;Entah pengorbanan apa saja yang sudah kami lakukan untuk negara demi ajang ini. Tenaga, waktu, keringat bahkan darah sudah kami kerahkan. Akan tetapi, sekejap saja gagal karena alasan politik bapak-bapak di atas,&quot; sambung Rabbani.

BACA JUGA:
Breaking News: FIFA Resmi Batalkan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Rabbani Tasnim kembali menegaskan kekecewaan memang tidak terbendung lagi. Oleh karena itu, dia menyalahkan sikap para politisi di Indonesia yang tidak pernah berpikir lebih dahulu dalam bersikap.
&quot;Sungguh kami kecewa. Kami tahu ini bukan akhir dari segalanya. Akan tetapi, sekali lagi. Ini mimpi besar kami yang sudah kalian hancurkan,&quot; lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster kompak menolak kedatangan Israel yang mana adalah salah satu kontestan Piala Dunia U-20. Alhasil, FIFA langsung membatalkan drawing Piala Dunia U-20 di Pulau Dewata dan berlanjut status pembatalan tuan rumah.</description><content:encoded>JAKARTA - Penggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20, Rabbani Tasnim, mengaku sakit hati karena mimpinya untuk bermain di Piala Dunia U-20 2023 sirna. Karena adanya penolakan Timnas Israel U-20 bermain di Piala Dunia U-20 2023, diduga FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.
Bagi Rabbani, bermain di ajang sebesar Piala Dunia U-20 adalah sebuah mimpi yang sulit tercapai. Namun, impian itu akhirnya bisa terwujud kala Timnas Indonesia terpilih untuk menjadi tuan rumah ajang tersebut.

BACA JUGA:
Tangis Pemain Timnas Indonesia U-20 Pecah Usai Tahu Batal Tampil di Piala Dunia U-20 2023

Namun, impian itu kini sekadar mimpi saja sebab Timnas Indonesia U-20 dipastikan batal bermain di Piala Dunia U-20 2023. Rabbani Tasnim mengatakan Piala Dunia U-20 batal karena dicampuri urusan politik dengan sepakbola.
Bagi Rabbani, kondisi itu yang bisa menjadi motif FIFA dengan tegas mencabut status tuan rumah dari Indonesia.

&quot;Terima kasih, puaskah kalian telah menghancurkan salah satu mimpi besar kami,&quot; kata Rabbani Tasnim dilansir dari Instagram-nya @rabbanitasnim, Kamis (30/3/2023).
Pemain kelahiran Bogor itu mengatakan Timnas Indonesia U-20 sudah bersiap diri dengan sangat matang untuk ajang tersebut karena sampai melakukan pemusatan latihan (TC) di Eropa. Namun, elit-elit politik di tanah air malah tidak menghargai perjuangan timnya agar bisa berprestasi pada Piala Dunia U-20.&quot;Entah pengorbanan apa saja yang sudah kami lakukan untuk negara demi ajang ini. Tenaga, waktu, keringat bahkan darah sudah kami kerahkan. Akan tetapi, sekejap saja gagal karena alasan politik bapak-bapak di atas,&quot; sambung Rabbani.

BACA JUGA:
Breaking News: FIFA Resmi Batalkan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Rabbani Tasnim kembali menegaskan kekecewaan memang tidak terbendung lagi. Oleh karena itu, dia menyalahkan sikap para politisi di Indonesia yang tidak pernah berpikir lebih dahulu dalam bersikap.
&quot;Sungguh kami kecewa. Kami tahu ini bukan akhir dari segalanya. Akan tetapi, sekali lagi. Ini mimpi besar kami yang sudah kalian hancurkan,&quot; lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster kompak menolak kedatangan Israel yang mana adalah salah satu kontestan Piala Dunia U-20. Alhasil, FIFA langsung membatalkan drawing Piala Dunia U-20 di Pulau Dewata dan berlanjut status pembatalan tuan rumah.</content:encoded></item></channel></rss>
