<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lama Diam, Cristiano Ronaldo Akui Keputusan Balik ke Manchester United Jadi Momen Terburuk dalam Kariernya</title><description>Cristiano Ronaldo akui sudah menjadi sosok yang lebih baik usai pergi dari Manchester United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/23/51/2785865/lama-diam-cristiano-ronaldo-akui-keputusan-balik-ke-manchester-united-jadi-momen-terburuk-dalam-kariernya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/03/23/51/2785865/lama-diam-cristiano-ronaldo-akui-keputusan-balik-ke-manchester-united-jadi-momen-terburuk-dalam-kariernya"/><item><title>Lama Diam, Cristiano Ronaldo Akui Keputusan Balik ke Manchester United Jadi Momen Terburuk dalam Kariernya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/23/51/2785865/lama-diam-cristiano-ronaldo-akui-keputusan-balik-ke-manchester-united-jadi-momen-terburuk-dalam-kariernya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/03/23/51/2785865/lama-diam-cristiano-ronaldo-akui-keputusan-balik-ke-manchester-united-jadi-momen-terburuk-dalam-kariernya</guid><pubDate>Kamis 23 Maret 2023 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/23/51/2785865/lama-diam-cristiano-ronaldo-akui-keputusan-balik-ke-manchester-united-jadi-momen-terburuk-dalam-kariernya-D4QAVQNGy4.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Cristiano Ronaldo lebih sering duduk di bangku cadangan saat Man United tunjuk Erik Ten Hag sebagai pelatih. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/23/51/2785865/lama-diam-cristiano-ronaldo-akui-keputusan-balik-ke-manchester-united-jadi-momen-terburuk-dalam-kariernya-D4QAVQNGy4.JPG</image><title>Cristiano Ronaldo lebih sering duduk di bangku cadangan saat Man United tunjuk Erik Ten Hag sebagai pelatih. (Foto: Reuters)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Jelang membela Tim Nasional (Timnas) Portugal di Kualifikasi Piala Eropa 2024, Cristiano Ronaldo akhirnya buka suara terkait perpisahannya dengan Manchester United pada November 2022 lalu. Menurut CR7, itu adalah salah satu momen terburuk dalam kariernya, namun ia mengakui telah belajar banyak dari masalah tersebut.
Tampaknya Ronaldo tak mengira bahwa keputusannya kembali ke Man United pada musim panas 2021 bakal berujung buruk. Awalnya pun Ronaldo diterima dengan baik di Old Trafford, apalagi ia adalah top skor Man United pada musim 2021-2022.

BACA JUGA:
Dipanggil Timnas Portugal untuk Kualifikasi Piala Eropa 2024, Cristiano Ronaldo Senang Bukan Main

Akan tetapi, semenjak kursi pelatih Man United diambil Erik Ten Hag, menit bermain Ronaldo pun kian menghilang. Tak terima dengan keputusan Ten Hag yang kerap mencadangkannya, Ronaldo lantas melakukan wawancara dengan Piers Morgan yang membuat fans dan pihak klub murka.
Karena insiden tersebut, hubungan Ronaldo dan Man United pun tak baik. Alhasil, kedua belah pihak memutuskan untuk menghentikan kontrak kerja sama pada November 2022 lalu.

Ronaldo pun kini sudah resmi bergabung dengan Al Nassr. Ia bermain di Liga Arab Saudi 2022-2023 sejak awal Januari 2023 dan sejauh ini CR7 menikmati kariernya dengan Al Nassr.
Menurut pemaparan Ronaldo, momen bersama Man United memberikannya banyak pelajaran. Ia mengaku sebelumnya tak pernah merasakan amat terpuruk seperti saat berada di Setan Merah.Bagi Ronaldo, momen tersebut menjadi karier terburuk yang ia lalui sebagai pesepakbola. Ia pun bisa melihat siapa-siapa saja yang mendukungnya dan siapa yang tidak membelanya.

BACA JUGA:
5 Alasan Cristiano Ronaldo Bakal Bantu Timnas Portugal Juara Piala Eropa 2024, Nomor 1 Faktor Penting!

&amp;ldquo;Kadang-kadang, Anda harus melalui beberapa hal untuk melihat siapa yang ada di pihak saya. Saya tidak masalah mengatakan, saya menjalani karier yang buruk, tetapi tidak ada waktu untuk menyesal,&quot; kata Ronaldo, mengutip dari Mirror, Kamis (23/3/2023).
&quot;Hidup terus berjalan dan, baik atau tidak, itu adalah bagian dari pertumbuhan saya. Ketika kita berada di puncak gunung, seringkali kita tidak bisa melihat apa yang ada di bawah,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Sekarang, saya lebih siap dan telah mempelajari bahwa hal itu ternyata penting, karena saya belum pernah mengalami kejadian seperti beberapa bulan terakhir ini. Sekarang saya sudah menjadi pria yang lebih baik,&amp;rdquo; imbuh kekasih Georgina Rodriguez tersebut.</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Jelang membela Tim Nasional (Timnas) Portugal di Kualifikasi Piala Eropa 2024, Cristiano Ronaldo akhirnya buka suara terkait perpisahannya dengan Manchester United pada November 2022 lalu. Menurut CR7, itu adalah salah satu momen terburuk dalam kariernya, namun ia mengakui telah belajar banyak dari masalah tersebut.
Tampaknya Ronaldo tak mengira bahwa keputusannya kembali ke Man United pada musim panas 2021 bakal berujung buruk. Awalnya pun Ronaldo diterima dengan baik di Old Trafford, apalagi ia adalah top skor Man United pada musim 2021-2022.

BACA JUGA:
Dipanggil Timnas Portugal untuk Kualifikasi Piala Eropa 2024, Cristiano Ronaldo Senang Bukan Main

Akan tetapi, semenjak kursi pelatih Man United diambil Erik Ten Hag, menit bermain Ronaldo pun kian menghilang. Tak terima dengan keputusan Ten Hag yang kerap mencadangkannya, Ronaldo lantas melakukan wawancara dengan Piers Morgan yang membuat fans dan pihak klub murka.
Karena insiden tersebut, hubungan Ronaldo dan Man United pun tak baik. Alhasil, kedua belah pihak memutuskan untuk menghentikan kontrak kerja sama pada November 2022 lalu.

Ronaldo pun kini sudah resmi bergabung dengan Al Nassr. Ia bermain di Liga Arab Saudi 2022-2023 sejak awal Januari 2023 dan sejauh ini CR7 menikmati kariernya dengan Al Nassr.
Menurut pemaparan Ronaldo, momen bersama Man United memberikannya banyak pelajaran. Ia mengaku sebelumnya tak pernah merasakan amat terpuruk seperti saat berada di Setan Merah.Bagi Ronaldo, momen tersebut menjadi karier terburuk yang ia lalui sebagai pesepakbola. Ia pun bisa melihat siapa-siapa saja yang mendukungnya dan siapa yang tidak membelanya.

BACA JUGA:
5 Alasan Cristiano Ronaldo Bakal Bantu Timnas Portugal Juara Piala Eropa 2024, Nomor 1 Faktor Penting!

&amp;ldquo;Kadang-kadang, Anda harus melalui beberapa hal untuk melihat siapa yang ada di pihak saya. Saya tidak masalah mengatakan, saya menjalani karier yang buruk, tetapi tidak ada waktu untuk menyesal,&quot; kata Ronaldo, mengutip dari Mirror, Kamis (23/3/2023).
&quot;Hidup terus berjalan dan, baik atau tidak, itu adalah bagian dari pertumbuhan saya. Ketika kita berada di puncak gunung, seringkali kita tidak bisa melihat apa yang ada di bawah,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Sekarang, saya lebih siap dan telah mempelajari bahwa hal itu ternyata penting, karena saya belum pernah mengalami kejadian seperti beberapa bulan terakhir ini. Sekarang saya sudah menjadi pria yang lebih baik,&amp;rdquo; imbuh kekasih Georgina Rodriguez tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
