<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shin Tae-yong Sadar Satu Kekurangan Pemain Timnas Indonesia U-20 Usai Ditahan Uzbekistan U-20</title><description>Masalah Postur Jadi Salah Satu Faktor Timnas Indonesia U-20 Sulit Kalahkan Uzbekistan U-20.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/51/2777302/shin-tae-yong-sadar-satu-kekurangan-pemain-timnas-indonesia-u-20-usai-ditahan-uzbekistan-u-20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/51/2777302/shin-tae-yong-sadar-satu-kekurangan-pemain-timnas-indonesia-u-20-usai-ditahan-uzbekistan-u-20"/><item><title>Shin Tae-yong Sadar Satu Kekurangan Pemain Timnas Indonesia U-20 Usai Ditahan Uzbekistan U-20</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/51/2777302/shin-tae-yong-sadar-satu-kekurangan-pemain-timnas-indonesia-u-20-usai-ditahan-uzbekistan-u-20</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/51/2777302/shin-tae-yong-sadar-satu-kekurangan-pemain-timnas-indonesia-u-20-usai-ditahan-uzbekistan-u-20</guid><pubDate>Rabu 08 Maret 2023 08:22 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/08/51/2777302/shin-tae-yong-sadar-satu-kekurangan-pemain-timnas-indonesia-u-20-usai-ditahan-uzbekistan-u-20-CTvMoUeAh3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/08/51/2777302/shin-tae-yong-sadar-satu-kekurangan-pemain-timnas-indonesia-u-20-usai-ditahan-uzbekistan-u-20-CTvMoUeAh3.jpg</image><title>Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong. (Foto: PSSI)</title></images><description>FERGANA &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 sama sekali tak berkutik dan kesulitan untuk mencetak gol saat melawan Uzbekistan U-20. Menurut pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong, penyebab utama para pemainnya kesulitan untuk tampil baik karena kalah fisik dengan Uzbekistan U-20.
Fisik yang dimaksud termasuk postur tubuh dan kekuatan. Karena kalah bersaing, alhasil para pemain Timnas Indonesia U-20 kesulitan mengeluarkan permainan terbaik mereka.
Alhasil, Timnas Indonesia U-20 cuma bisa menahan Uzbekistan U-20 dengan skor 0-0 di laga pamungkas Grup A Piala Asia U-20 2023 yang berlangsung di Istiqlol Stadium, Fergana, Selasa 7 Maret 2023 malam WIB. Nahasnya, hasil imbang itu membuat Timnas Indonesia U-20 tersaingkir.
BACA JUGA:Usai Gugur di Piala Asia U-20 2023, Shin Tae-yong Bakal Coret Pemain yang Minim Kontribusi untuk Timnas Indonesia U-20

Sebab satu poin itu hanya mampu membuat Timnas Indonesia U-20 mengakhiri fase grup di urutan ketiga pada Grup A. Meski sama-sama mengoleksi empat poin dengan Irak U-20, skuad Garuda Nusantara kalah selisih gol dari negara tersebut.
Fakta tersebut membuat pemain Timnas Indonesia U-20 kecewa, termasuk Shin Tae-yong. Padahal Shin Tae-yong menilai Hokky Caraka dan kawan-kawan bermain baik pada laga tersebut.
&amp;ldquo;Menurut saya kami bermain cukup bagus melawan tim tuan rumah,&amp;rdquo; ucap Shin Tae-yong dalam konferensi pers, Rabu (8/3/2023).Shin Tae-yong pun menyoroti kondisi fisik atau postur yang jauh berbeda antara anak asuhnya dengan pemain Timnas Uzbekistan U-20. Perbedaan tersebut menjadi alasan skuad Garuda Nusantara kesulitan dan ini masih pekerjaan yang harus dibenahi oleh juru formasi Korea Selatan tersebut.
BACA JUGA:Singgung Skuadnya yang Tak Lengkap di Piala Asia U-20 2023, Shin Tae-yong Tetap Puji Usaha Timnas Indonesia U-20

&amp;ldquo;Seperti yang kalian lihat, para pemain Uzbekistan secara fisik lebih besar dari para pemain kami,&amp;rdquo; sambung Shin Tae-yong.
&amp;ldquo;Kondisi ini cukup menyulitkan. Fisik adalah kekurangan kami,&amp;rdquo; tutup pelatih berusia 52 tahun tersebut.</description><content:encoded>FERGANA &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 sama sekali tak berkutik dan kesulitan untuk mencetak gol saat melawan Uzbekistan U-20. Menurut pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong, penyebab utama para pemainnya kesulitan untuk tampil baik karena kalah fisik dengan Uzbekistan U-20.
Fisik yang dimaksud termasuk postur tubuh dan kekuatan. Karena kalah bersaing, alhasil para pemain Timnas Indonesia U-20 kesulitan mengeluarkan permainan terbaik mereka.
Alhasil, Timnas Indonesia U-20 cuma bisa menahan Uzbekistan U-20 dengan skor 0-0 di laga pamungkas Grup A Piala Asia U-20 2023 yang berlangsung di Istiqlol Stadium, Fergana, Selasa 7 Maret 2023 malam WIB. Nahasnya, hasil imbang itu membuat Timnas Indonesia U-20 tersaingkir.
BACA JUGA:Usai Gugur di Piala Asia U-20 2023, Shin Tae-yong Bakal Coret Pemain yang Minim Kontribusi untuk Timnas Indonesia U-20

Sebab satu poin itu hanya mampu membuat Timnas Indonesia U-20 mengakhiri fase grup di urutan ketiga pada Grup A. Meski sama-sama mengoleksi empat poin dengan Irak U-20, skuad Garuda Nusantara kalah selisih gol dari negara tersebut.
Fakta tersebut membuat pemain Timnas Indonesia U-20 kecewa, termasuk Shin Tae-yong. Padahal Shin Tae-yong menilai Hokky Caraka dan kawan-kawan bermain baik pada laga tersebut.
&amp;ldquo;Menurut saya kami bermain cukup bagus melawan tim tuan rumah,&amp;rdquo; ucap Shin Tae-yong dalam konferensi pers, Rabu (8/3/2023).Shin Tae-yong pun menyoroti kondisi fisik atau postur yang jauh berbeda antara anak asuhnya dengan pemain Timnas Uzbekistan U-20. Perbedaan tersebut menjadi alasan skuad Garuda Nusantara kesulitan dan ini masih pekerjaan yang harus dibenahi oleh juru formasi Korea Selatan tersebut.
BACA JUGA:Singgung Skuadnya yang Tak Lengkap di Piala Asia U-20 2023, Shin Tae-yong Tetap Puji Usaha Timnas Indonesia U-20

&amp;ldquo;Seperti yang kalian lihat, para pemain Uzbekistan secara fisik lebih besar dari para pemain kami,&amp;rdquo; sambung Shin Tae-yong.
&amp;ldquo;Kondisi ini cukup menyulitkan. Fisik adalah kekurangan kami,&amp;rdquo; tutup pelatih berusia 52 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
