<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah Dua Laga Beruntun, Pelatih Arema FC Soroti Komunikasi Para Pemain</title><description>Pelatih Arema FC I Putu Gede Santoso menilai ada masalah komunikasi dalam kekalahan timnya dalam dua pertandingan beruntu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/49/2777573/kalah-dua-laga-beruntun-pelatih-arema-fc-soroti-komunikasi-para-pemain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/49/2777573/kalah-dua-laga-beruntun-pelatih-arema-fc-soroti-komunikasi-para-pemain"/><item><title>Kalah Dua Laga Beruntun, Pelatih Arema FC Soroti Komunikasi Para Pemain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/49/2777573/kalah-dua-laga-beruntun-pelatih-arema-fc-soroti-komunikasi-para-pemain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/03/08/49/2777573/kalah-dua-laga-beruntun-pelatih-arema-fc-soroti-komunikasi-para-pemain</guid><pubDate>Rabu 08 Maret 2023 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/08/49/2777573/kalah-dua-laga-beruntun-pelatih-arema-fc-soroti-komunikasi-para-pemain-nXyMfZjV8F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Arema FC nilai ada yang salah dengan cara para pemainnya dalam berkomunikasi - FOTO: Twiter/AremafcOfficial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/08/49/2777573/kalah-dua-laga-beruntun-pelatih-arema-fc-soroti-komunikasi-para-pemain-nXyMfZjV8F.jpg</image><title>Pelatih Arema FC nilai ada yang salah dengan cara para pemainnya dalam berkomunikasi - FOTO: Twiter/AremafcOfficial</title></images><description>PELATIH Arema FC I Putu Gede Santoso menyoroti komuniksi para pemain yang dinilainya masih kurang setelah timnya menderita dua kekalahan beruntun. Dalam dua laga terakhir Arema FC di Liga Indonesia 2022-23, tim asal Malang tersebut kalah dari Persib Bandung dan Persik Kediri.
Bertandang ke markas Persib Bandung pada 23 Februari 2023 lalu, Arema FC takluk dengan skor 1-0. Satu-satunya gol kemenangan yang diciptakan Persib Bandung dibuat oleh Marc Klok.

Arema FC kembali menelan kekalahan ketika melawan Persik Kediri pada 28 Februari 2023 lalu. Arema FC takluk dengan skor 2-3, mereka kebobolan tiga gol melalui Miftahul Hamdi, Flavio Silva dan Yohanes Pahabol.
Berkaca pada dua kekalahan tersebut, pelatih Arema FC I Putu Gede Santoso mempermasalahan komunikasi di antara para pemain yang menjadi hal pokok masalah tim saat bermain di lapangan. Hal ini sebenarnya sudah sering ia tekankan ke anak asuhnya.
&quot;Kita juga tekankan ke pemain untuk bisa berkomunikasi, kalau taktikal tidak paham, atau tidak suka, bicara, nanti yang bermain mereka,&quot; kata I Putu Gede Santoso saat konferensi pers, Rabu (8/3/2023)

BACA JUGA:
Laga Melawan Persebaya Surabaya Ditunda, Pelatih Arema FC Bicara soal Dampak Negatifnya

Sebagai pelatih kepala Arema FC, I Putu Gede Santoso ingin para pemainnya berbicara kepadanya jika ada yang tidak dimengerti soal taktik yang ingin dimainkannya.&quot;Tidak bisa saya secara straight untuk memaksakan taktikal. Karena di tim ini memang kurang komunikasi, terutama dalam lapangan, ini yang paling mendasar,&quot; bebernya.

Pelatih Arema FC I Putu Gede Santoso kini berharap pemainnya bisa lebih baik dalam berkomunikasi ketika menghadapi Dewa United yang akan menjadi lawan mereka selanjutnya di laga lanjutan Liga Indonesia 2022-23. Arema FC akan melawan Dewa United pada Jumat, 10 Maret 2023 pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA:
Fisik Pemain Arema FC Tak Kunjung Optimal, I Putu Gede Sebut Ada yang Salah dengan Pramusim Singo Edan

&quot;Itu akibatnya karena nggak ada leader, tidak ada pemimpin di lapangan. Ini coba kita benahi. Mungkin, ke depan ada komunikasi di lapangan, ada satu komando. Mudah-mudahan saat lawan Dewa semua melakukan,&quot; pungkas pelatih kelahiran 1 December 1973.</description><content:encoded>PELATIH Arema FC I Putu Gede Santoso menyoroti komuniksi para pemain yang dinilainya masih kurang setelah timnya menderita dua kekalahan beruntun. Dalam dua laga terakhir Arema FC di Liga Indonesia 2022-23, tim asal Malang tersebut kalah dari Persib Bandung dan Persik Kediri.
Bertandang ke markas Persib Bandung pada 23 Februari 2023 lalu, Arema FC takluk dengan skor 1-0. Satu-satunya gol kemenangan yang diciptakan Persib Bandung dibuat oleh Marc Klok.

Arema FC kembali menelan kekalahan ketika melawan Persik Kediri pada 28 Februari 2023 lalu. Arema FC takluk dengan skor 2-3, mereka kebobolan tiga gol melalui Miftahul Hamdi, Flavio Silva dan Yohanes Pahabol.
Berkaca pada dua kekalahan tersebut, pelatih Arema FC I Putu Gede Santoso mempermasalahan komunikasi di antara para pemain yang menjadi hal pokok masalah tim saat bermain di lapangan. Hal ini sebenarnya sudah sering ia tekankan ke anak asuhnya.
&quot;Kita juga tekankan ke pemain untuk bisa berkomunikasi, kalau taktikal tidak paham, atau tidak suka, bicara, nanti yang bermain mereka,&quot; kata I Putu Gede Santoso saat konferensi pers, Rabu (8/3/2023)

BACA JUGA:
Laga Melawan Persebaya Surabaya Ditunda, Pelatih Arema FC Bicara soal Dampak Negatifnya

Sebagai pelatih kepala Arema FC, I Putu Gede Santoso ingin para pemainnya berbicara kepadanya jika ada yang tidak dimengerti soal taktik yang ingin dimainkannya.&quot;Tidak bisa saya secara straight untuk memaksakan taktikal. Karena di tim ini memang kurang komunikasi, terutama dalam lapangan, ini yang paling mendasar,&quot; bebernya.

Pelatih Arema FC I Putu Gede Santoso kini berharap pemainnya bisa lebih baik dalam berkomunikasi ketika menghadapi Dewa United yang akan menjadi lawan mereka selanjutnya di laga lanjutan Liga Indonesia 2022-23. Arema FC akan melawan Dewa United pada Jumat, 10 Maret 2023 pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA:
Fisik Pemain Arema FC Tak Kunjung Optimal, I Putu Gede Sebut Ada yang Salah dengan Pramusim Singo Edan

&quot;Itu akibatnya karena nggak ada leader, tidak ada pemimpin di lapangan. Ini coba kita benahi. Mungkin, ke depan ada komunikasi di lapangan, ada satu komando. Mudah-mudahan saat lawan Dewa semua melakukan,&quot; pungkas pelatih kelahiran 1 December 1973.</content:encoded></item></channel></rss>
