<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Penyebab Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Irak U-20 di Piala Asia U-20 2023, Nomor 1 Masalah Klasik</title><description>5 Penyebab Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Irak U-20 di Piala Asia U-20 2023, Nomor 1 Masalah Klasik.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/02/51/2773770/5-penyebab-timnas-indonesia-u-20-kalah-dari-irak-u-20-di-piala-asia-u-20-2023-nomor-1-masalah-klasik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/03/02/51/2773770/5-penyebab-timnas-indonesia-u-20-kalah-dari-irak-u-20-di-piala-asia-u-20-2023-nomor-1-masalah-klasik"/><item><title>5 Penyebab Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Irak U-20 di Piala Asia U-20 2023, Nomor 1 Masalah Klasik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/02/51/2773770/5-penyebab-timnas-indonesia-u-20-kalah-dari-irak-u-20-di-piala-asia-u-20-2023-nomor-1-masalah-klasik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/03/02/51/2773770/5-penyebab-timnas-indonesia-u-20-kalah-dari-irak-u-20-di-piala-asia-u-20-2023-nomor-1-masalah-klasik</guid><pubDate>Kamis 02 Maret 2023 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Reinaldy Darius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/02/51/2773770/5-penyebab-timnas-indonesia-u-20-kalah-dari-irak-u-20-di-piala-asia-u-20-2023-nomor-1-masalah-klasik-cf2PmepcAK.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-20 kalah 0-2 dari 10 pemain Irak U-20 (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/02/51/2773770/5-penyebab-timnas-indonesia-u-20-kalah-dari-irak-u-20-di-piala-asia-u-20-2023-nomor-1-masalah-klasik-cf2PmepcAK.jpeg</image><title>Timnas Indonesia U-20 kalah 0-2 dari 10 pemain Irak U-20 (Foto: PSSI)</title></images><description>SEBANYAK 5 penyebab Timnas Indonesia U-20 kalah dari Irak U-20 di Piala Asia U-20 2023 akan dibahas di sini. Salah satu di antaranya adalah masalah lama yang kerap kali muncul di laga-laga sebelumnya.
Garuda Nusantara &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia U-20 &amp;ndash; telah mengawali petualangannya di Piala Asia U-20 2023 pada Rabu 1 Maret 2023 malam WIB. Mereka takluk dengan skor 0-2 dari Timnas Irak U-20 yang bermain dengan 10 orang sejak pengujung babak pertama.

Keunggulan jumlah pemain tersebut tak cukup membantu Timnas Indonesia U-20 untuk meraih hasil positif. Apa saja hal yang melatarbelakangi kekalahan Garuda Nusantara? Mari membahasnya satu per satu di sini.
Berikut 5 Penyebab Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Irak U-20 di Piala Asia U-20 2023
5. Ketiadaan Sejumlah Pemain Bintang

Sebelum berangkat, Shin Tae-yong terpaksa mencoret bintang utama Timnas Indonesia U-20, yaitu Marselino Ferdinan. Pasalnya, sang wonderkid tidak diberikan izin untuk berangkat oleh klub barunya, KMSK Deinze.
Kemudian, hanya sehari sebelum laga kontra Irak, Timnas Indonesia U-20 dipastikan harus tampil di sepanjang turnamen tanpa Zanadin Fariz. Pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa Zanadin mengalami cedera dan dia pun memanggil Brandon Scheunemann sebagai penggantinya.
4. Hilang Konsentrasi

Dalam konferensi pers seusai laga kontra Irak U-20, Shin Tae-yong membeberkan apa penyebab Timnas Indonesia U-20 kalah. Dia menyebut bahwa kehilangan konsentrasi merupakan salah satu faktor utama dalam laga ini.
BACA JUGA:Bukan Cuaca Dingin, Shin Tae-yong Ungkap Penyebab Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Irak U-20
&amp;ldquo;Jadi, saya rasa alasan kami kalah di laga kali ini karena kerap kehilangan konsentrasi,&amp;rdquo; tutur eks pelatih Timnas Korea Selatan tersebut. Ini tentunya menjadi PR untuk diperbaiki ke depannya.3. Pertahanan yang Amburadul

Timnas Indonesia U-20 tak mampu mengatasi Irak U-20 meskipun unggul jumlah pemain. Timnas Irak U-20 dibiarkan melepaskan 13 kali percobaan tembakan di laga ini.
Sebanyak enam di antaranya mengarah ke gawang Indonesia, termasuk dua gol yang tercipta. Cara para pemain Timnas Indonesia U-20 bertahan tentu harus menjadi perhatian khusus ke depannya.
2. Faktor Mental

Timnas Indonesia U-20 unggul pemain sejak akhir babak pertama. Mereka pun mendominasi penciptaan peluang sejak saat itu. Namun demikian, tetap tidak ada gol yang tercipta.
Di sisi lain, Irak U-20 pantang menyerah meski perlu melanjutkan permainan dengan 10 orang. Pertarungan mental di sini menjadi sesuatu yang berharga dan terlihat bahwa Timnas Indonesia U-20 belum cukup matang untuk tetap tenang.1.	Finishing yang Buruk

Ini adalah masalah klasik yang sering kali menghinggapi Timnas Indonesia U-20. Tak hanya di level junior melainkan tim senior pun kerap melakukan hal ini.
Timnas Indonesia U-20 tercatat melepaskan lima kali percobaan, tapi hanya dua di antaranya yang mengarah ke gawang. Hal ini pun menjadi perhatian bagi Shin Tae-yong seusai pertandingan.
&amp;ldquo;Memang, di laga tadi kami gagal cetak gol. Padahal, banyak peluang yang kami ciptakan. Ini adalah sesuatu yang harus kami tingkatkan,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong dalam konferensi persnya.</description><content:encoded>SEBANYAK 5 penyebab Timnas Indonesia U-20 kalah dari Irak U-20 di Piala Asia U-20 2023 akan dibahas di sini. Salah satu di antaranya adalah masalah lama yang kerap kali muncul di laga-laga sebelumnya.
Garuda Nusantara &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia U-20 &amp;ndash; telah mengawali petualangannya di Piala Asia U-20 2023 pada Rabu 1 Maret 2023 malam WIB. Mereka takluk dengan skor 0-2 dari Timnas Irak U-20 yang bermain dengan 10 orang sejak pengujung babak pertama.

Keunggulan jumlah pemain tersebut tak cukup membantu Timnas Indonesia U-20 untuk meraih hasil positif. Apa saja hal yang melatarbelakangi kekalahan Garuda Nusantara? Mari membahasnya satu per satu di sini.
Berikut 5 Penyebab Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Irak U-20 di Piala Asia U-20 2023
5. Ketiadaan Sejumlah Pemain Bintang

Sebelum berangkat, Shin Tae-yong terpaksa mencoret bintang utama Timnas Indonesia U-20, yaitu Marselino Ferdinan. Pasalnya, sang wonderkid tidak diberikan izin untuk berangkat oleh klub barunya, KMSK Deinze.
Kemudian, hanya sehari sebelum laga kontra Irak, Timnas Indonesia U-20 dipastikan harus tampil di sepanjang turnamen tanpa Zanadin Fariz. Pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa Zanadin mengalami cedera dan dia pun memanggil Brandon Scheunemann sebagai penggantinya.
4. Hilang Konsentrasi

Dalam konferensi pers seusai laga kontra Irak U-20, Shin Tae-yong membeberkan apa penyebab Timnas Indonesia U-20 kalah. Dia menyebut bahwa kehilangan konsentrasi merupakan salah satu faktor utama dalam laga ini.
BACA JUGA:Bukan Cuaca Dingin, Shin Tae-yong Ungkap Penyebab Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Irak U-20
&amp;ldquo;Jadi, saya rasa alasan kami kalah di laga kali ini karena kerap kehilangan konsentrasi,&amp;rdquo; tutur eks pelatih Timnas Korea Selatan tersebut. Ini tentunya menjadi PR untuk diperbaiki ke depannya.3. Pertahanan yang Amburadul

Timnas Indonesia U-20 tak mampu mengatasi Irak U-20 meskipun unggul jumlah pemain. Timnas Irak U-20 dibiarkan melepaskan 13 kali percobaan tembakan di laga ini.
Sebanyak enam di antaranya mengarah ke gawang Indonesia, termasuk dua gol yang tercipta. Cara para pemain Timnas Indonesia U-20 bertahan tentu harus menjadi perhatian khusus ke depannya.
2. Faktor Mental

Timnas Indonesia U-20 unggul pemain sejak akhir babak pertama. Mereka pun mendominasi penciptaan peluang sejak saat itu. Namun demikian, tetap tidak ada gol yang tercipta.
Di sisi lain, Irak U-20 pantang menyerah meski perlu melanjutkan permainan dengan 10 orang. Pertarungan mental di sini menjadi sesuatu yang berharga dan terlihat bahwa Timnas Indonesia U-20 belum cukup matang untuk tetap tenang.1.	Finishing yang Buruk

Ini adalah masalah klasik yang sering kali menghinggapi Timnas Indonesia U-20. Tak hanya di level junior melainkan tim senior pun kerap melakukan hal ini.
Timnas Indonesia U-20 tercatat melepaskan lima kali percobaan, tapi hanya dua di antaranya yang mengarah ke gawang. Hal ini pun menjadi perhatian bagi Shin Tae-yong seusai pertandingan.
&amp;ldquo;Memang, di laga tadi kami gagal cetak gol. Padahal, banyak peluang yang kami ciptakan. Ini adalah sesuatu yang harus kami tingkatkan,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong dalam konferensi persnya.</content:encoded></item></channel></rss>
