<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Hal Penting yang Dilakukan Indra Sjafri tapi Tidak Dijalankan Shin Tae-yong</title><description>Hal penting yang dilakukan Indra Sjafri tapi tidak dijalankan Shin Tae-yong</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/01/51/2773304/ini-hal-penting-yang-dilakukan-indra-sjafri-tapi-tidak-dijalankan-shin-tae-yong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/03/01/51/2773304/ini-hal-penting-yang-dilakukan-indra-sjafri-tapi-tidak-dijalankan-shin-tae-yong"/><item><title>Ini Hal Penting yang Dilakukan Indra Sjafri tapi Tidak Dijalankan Shin Tae-yong</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/03/01/51/2773304/ini-hal-penting-yang-dilakukan-indra-sjafri-tapi-tidak-dijalankan-shin-tae-yong</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/03/01/51/2773304/ini-hal-penting-yang-dilakukan-indra-sjafri-tapi-tidak-dijalankan-shin-tae-yong</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2023 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Maulana Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/01/51/2773304/ini-hal-penting-yang-dilakukan-indra-sjafri-tapi-tidak-dijalankan-shin-tae-yong-wfKVOqu27H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indra Sjafri (kiri) dan Shin Tae-yong punya perbedaan soal pendekatak ke tim Liga 1 dan Liga 2 (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/01/51/2773304/ini-hal-penting-yang-dilakukan-indra-sjafri-tapi-tidak-dijalankan-shin-tae-yong-wfKVOqu27H.jpg</image><title>Indra Sjafri (kiri) dan Shin Tae-yong punya perbedaan soal pendekatak ke tim Liga 1 dan Liga 2 (Foto: PSSI)</title></images><description>INI hal penting yang dilakukan Indra Sjafri tapi tidak dijalankan Shin Tae-yong. Hal penting yang dimaksud adalah Indra Sjafri kerap berkomuikasi dengan pelatih dan manajemen klub Liga 1 dan Liga 2 sebelum memanggil para pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).
Seperti diketahui, Indra Sjafri didapuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk perhelatan SEA Games 2023 di Kamboja. Direktur Teknik PSSI itu memanggil 34 pemain dari klub Liga 1 dan Liga 2 untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-23, yang dimulai Rabu (1/3/2023).
&amp;nbsp;
Namun sebelum memanggil 34 pemain, Indra Sjafri melakukan hal penting yang tidak dijalankan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ya, Indra Sjafri telah berdiskusi dengan pelatih dan manajemen klub Liga 1 dan Liga 2 lebih dulu sebelum memanggil pemain.
&amp;ldquo;Ini (berdiskusi dengan pelatih dan manajemen) mungkin salah satu dari pekerjaan yang saya lakukan sejak terpilih menukangi timnas untuk SEA Games nanti,&amp;rdquo; ungkap Indra Sjafri dikutp dari laman resmi PSSI.
Lebih lanjut, Indra Sjafri melakukan diskusi tersebut bertujuan meminta pendapat pelatih atau manajemen klub, khususnya Liga 2 tentang pemain-pemain yang potensial. Pasalnya, Direktur Teknik PSSI itu kesulitan menentukan pemain berkualitas di Liga 2 lantaran kompetisi kasta kedua itu terhenti.
BACA JUGA:4 Pemain Timnas Indonesia U-23 Asuhan Indra Sjafri yang Pernah Jadi Andalan Shin Tae-yong di U-20, Nomor 1 Eks Penggawa NK Pomorac!
&amp;ldquo;Karena Liga 2 terhenti, kita jadi tidak bisa memantau pemain. Oleh sebab itu kita minta informasi dan diskusi tentang pemain Liga 2 yang secara kualitas pantas dipanggil masuk di pemusatan latihan (training camp/TC) tahap 1 SEA Games,&amp;rdquo; cetusnya.
Hal itu berseberangan dengan Shin Tae-yong. Ya, juru taktik asal Korea Selatan itu sempat menjadi sorotan pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll.Penyebabnya, banyak pemain Persija Jakarta dipanggil ke Timnas Indonesia U-20. Namun, Shin Tae-yong sulit untuk berkomunikasi dengan jajaran pelatih Macan Kemayoran, meski saat itu diwakili asisten pelatih Timnas Indonesia U-20 yakni Nova Arianto.

&quot;Ini cerita yang tidak pernah berakhir. Kami melakukan video call Minggu lalu, semua staf kepelatihan saya ada di sana. Tapi dari Timnas (Indonesia), hanya dari asisten pelatih (Nova Arianto),&amp;rdquo; ucao Thomas Doll ketika itu.
&quot;Saya sangat-sangat kecewa dengan pelatih Timnas (Shin Tae-yong). Dia tidak ada untuk kami. Dia tidak bisa melakukan komunikasi di jam satu siang, pada jam makan siang, tidak ada latihan di waktu itu, dia seharusnya bisa ada di situ,&quot; cetus Thomas Doll.
&quot;Karena kami selalu mengirim banyak pemain ke tim nasional, dan dia tidak bisa untuk bicara langsung dalam waktu 1,5 jam itu, saya tidak bisa terima ini, itu tidak respek,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>INI hal penting yang dilakukan Indra Sjafri tapi tidak dijalankan Shin Tae-yong. Hal penting yang dimaksud adalah Indra Sjafri kerap berkomuikasi dengan pelatih dan manajemen klub Liga 1 dan Liga 2 sebelum memanggil para pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).
Seperti diketahui, Indra Sjafri didapuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk perhelatan SEA Games 2023 di Kamboja. Direktur Teknik PSSI itu memanggil 34 pemain dari klub Liga 1 dan Liga 2 untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-23, yang dimulai Rabu (1/3/2023).
&amp;nbsp;
Namun sebelum memanggil 34 pemain, Indra Sjafri melakukan hal penting yang tidak dijalankan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ya, Indra Sjafri telah berdiskusi dengan pelatih dan manajemen klub Liga 1 dan Liga 2 lebih dulu sebelum memanggil pemain.
&amp;ldquo;Ini (berdiskusi dengan pelatih dan manajemen) mungkin salah satu dari pekerjaan yang saya lakukan sejak terpilih menukangi timnas untuk SEA Games nanti,&amp;rdquo; ungkap Indra Sjafri dikutp dari laman resmi PSSI.
Lebih lanjut, Indra Sjafri melakukan diskusi tersebut bertujuan meminta pendapat pelatih atau manajemen klub, khususnya Liga 2 tentang pemain-pemain yang potensial. Pasalnya, Direktur Teknik PSSI itu kesulitan menentukan pemain berkualitas di Liga 2 lantaran kompetisi kasta kedua itu terhenti.
BACA JUGA:4 Pemain Timnas Indonesia U-23 Asuhan Indra Sjafri yang Pernah Jadi Andalan Shin Tae-yong di U-20, Nomor 1 Eks Penggawa NK Pomorac!
&amp;ldquo;Karena Liga 2 terhenti, kita jadi tidak bisa memantau pemain. Oleh sebab itu kita minta informasi dan diskusi tentang pemain Liga 2 yang secara kualitas pantas dipanggil masuk di pemusatan latihan (training camp/TC) tahap 1 SEA Games,&amp;rdquo; cetusnya.
Hal itu berseberangan dengan Shin Tae-yong. Ya, juru taktik asal Korea Selatan itu sempat menjadi sorotan pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll.Penyebabnya, banyak pemain Persija Jakarta dipanggil ke Timnas Indonesia U-20. Namun, Shin Tae-yong sulit untuk berkomunikasi dengan jajaran pelatih Macan Kemayoran, meski saat itu diwakili asisten pelatih Timnas Indonesia U-20 yakni Nova Arianto.

&quot;Ini cerita yang tidak pernah berakhir. Kami melakukan video call Minggu lalu, semua staf kepelatihan saya ada di sana. Tapi dari Timnas (Indonesia), hanya dari asisten pelatih (Nova Arianto),&amp;rdquo; ucao Thomas Doll ketika itu.
&quot;Saya sangat-sangat kecewa dengan pelatih Timnas (Shin Tae-yong). Dia tidak ada untuk kami. Dia tidak bisa melakukan komunikasi di jam satu siang, pada jam makan siang, tidak ada latihan di waktu itu, dia seharusnya bisa ada di situ,&quot; cetus Thomas Doll.
&quot;Karena kami selalu mengirim banyak pemain ke tim nasional, dan dia tidak bisa untuk bicara langsung dalam waktu 1,5 jam itu, saya tidak bisa terima ini, itu tidak respek,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
