<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arema FC Bisa Kalah WO di Dua Laga Kandang, PT LIB: Itu Ranah Komdis PSSI</title><description>Soal Kemungkinan Arema Dinyatakan Kalah WO, PT LIB: Itu Ranah Komdis PSSI!.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/02/01/49/2757370/arema-fc-bisa-kalah-wo-di-dua-laga-kandang-pt-lib-itu-ranah-komdis-pssi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/02/01/49/2757370/arema-fc-bisa-kalah-wo-di-dua-laga-kandang-pt-lib-itu-ranah-komdis-pssi"/><item><title>Arema FC Bisa Kalah WO di Dua Laga Kandang, PT LIB: Itu Ranah Komdis PSSI</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/02/01/49/2757370/arema-fc-bisa-kalah-wo-di-dua-laga-kandang-pt-lib-itu-ranah-komdis-pssi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/02/01/49/2757370/arema-fc-bisa-kalah-wo-di-dua-laga-kandang-pt-lib-itu-ranah-komdis-pssi</guid><pubDate>Rabu 01 Februari 2023 19:59 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/01/49/2757370/arema-fc-bisa-kalah-wo-di-dua-laga-kandang-pt-lib-itu-ranah-komdis-pssi-LJYWCCe6iz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arema FC kemungkinan kalah WO atas dua laga tunda yang belum juga dimainkan. (Foto: Instagram/aremafcofficial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/01/49/2757370/arema-fc-bisa-kalah-wo-di-dua-laga-kandang-pt-lib-itu-ranah-komdis-pssi-LJYWCCe6iz.jpg</image><title>Arema FC kemungkinan kalah WO atas dua laga tunda yang belum juga dimainkan. (Foto: Instagram/aremafcofficial)</title></images><description>JAKARTA - Arema FC disebut-sebut bisa dinyatakan kalah walk out (WO) di dua laga tunda kandang mereka saat menghadapi Borneo FC dan Bali United. Melihat kondisi itu, Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus mengakui hal itu bisa saja terjadi, namun yang bisa menentukan Arema kalah WO hanya Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Arema FC masih kesulitan mencari venue kandang. Manajemen Arema sejatinya sudah mengajukan berbagai venue untuk menggelar laga kandang, seperti Stadion Jatidiri, Semarang, dan Stadion Sultan Agung, Bantul, namun keberadaan mereka ditolak keras oleh kalangan suporter setempat.
Alhasil, dua laga kandang mereka, menghadapi Borneo FC dan Bali United ditunda karena Arema masih belum mendapat venue kandang. Dinilai merugikan, suara yang menuntut agar Arema dinyatakan kalah walk-out di dua laga tersebut juga terus bergema.
BACA JUGA:Tidak Mau Arema FC Bubar, PT LIB Bakal Cari Solusi Terbaik demi Kelanjutan Liga 1

Ferry mewakili PT LIB pun angkat suara. Menurutnya, sesuai regulasi, masalah tersebut bukan merupakan ranah PT LIB, melainkan Komisi Disiplin PSSI.
&amp;ldquo;Tergantung kan semua ada aturannya ya, ada regulasinya, jika segala sesuatu sudah dipersiapkan kemudian batal atau mundur, sedangkan tim lawan sudah ada,&amp;rdquo; kata Ferry kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia, Rabu (1/2/2023).
&amp;ldquo;Otomatis sesuai regulasi maka itu ranah Komdis yang menentukan, peluangnya mungkin WO,&amp;rdquo; tambahnya.Arema sendiri mengajukan Stadion PTIK untuk menggelar laga kandang menghadapi PSM Makassar. Laga itu akan dihelat pada Sabtu 4 Februari 2023 mendatang.
Namun jika tetap menemui jalan buntu, masih Ferry menjelaskan bahwa masih ada opsi lain. Ferry membuka peluang Arema berkandang di luar pulau Jawa.

&amp;ldquo;Iya, beberapa alternatif itu memang sudah dicarikan terobosan, ada di Pulau Jawa termasuk di Jakarta, di PTIK, tanpa penonton,&amp;rdquo; ujar Ferry menambahkan.
&amp;ldquo;Ada juga beberapa alternatif yang kemungkinan masih punya peluang masih bisa diterima di Kalimantan, dan Makassar, tapi kita yang dekat-dekat dulu aja, yang deket-dekat Jawa ini, dalam waktu dekat ini lawan PSM,&amp;rdquo; pungkas Ferry.</description><content:encoded>JAKARTA - Arema FC disebut-sebut bisa dinyatakan kalah walk out (WO) di dua laga tunda kandang mereka saat menghadapi Borneo FC dan Bali United. Melihat kondisi itu, Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus mengakui hal itu bisa saja terjadi, namun yang bisa menentukan Arema kalah WO hanya Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Arema FC masih kesulitan mencari venue kandang. Manajemen Arema sejatinya sudah mengajukan berbagai venue untuk menggelar laga kandang, seperti Stadion Jatidiri, Semarang, dan Stadion Sultan Agung, Bantul, namun keberadaan mereka ditolak keras oleh kalangan suporter setempat.
Alhasil, dua laga kandang mereka, menghadapi Borneo FC dan Bali United ditunda karena Arema masih belum mendapat venue kandang. Dinilai merugikan, suara yang menuntut agar Arema dinyatakan kalah walk-out di dua laga tersebut juga terus bergema.
BACA JUGA:Tidak Mau Arema FC Bubar, PT LIB Bakal Cari Solusi Terbaik demi Kelanjutan Liga 1

Ferry mewakili PT LIB pun angkat suara. Menurutnya, sesuai regulasi, masalah tersebut bukan merupakan ranah PT LIB, melainkan Komisi Disiplin PSSI.
&amp;ldquo;Tergantung kan semua ada aturannya ya, ada regulasinya, jika segala sesuatu sudah dipersiapkan kemudian batal atau mundur, sedangkan tim lawan sudah ada,&amp;rdquo; kata Ferry kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia, Rabu (1/2/2023).
&amp;ldquo;Otomatis sesuai regulasi maka itu ranah Komdis yang menentukan, peluangnya mungkin WO,&amp;rdquo; tambahnya.Arema sendiri mengajukan Stadion PTIK untuk menggelar laga kandang menghadapi PSM Makassar. Laga itu akan dihelat pada Sabtu 4 Februari 2023 mendatang.
Namun jika tetap menemui jalan buntu, masih Ferry menjelaskan bahwa masih ada opsi lain. Ferry membuka peluang Arema berkandang di luar pulau Jawa.

&amp;ldquo;Iya, beberapa alternatif itu memang sudah dicarikan terobosan, ada di Pulau Jawa termasuk di Jakarta, di PTIK, tanpa penonton,&amp;rdquo; ujar Ferry menambahkan.
&amp;ldquo;Ada juga beberapa alternatif yang kemungkinan masih punya peluang masih bisa diterima di Kalimantan, dan Makassar, tapi kita yang dekat-dekat dulu aja, yang deket-dekat Jawa ini, dalam waktu dekat ini lawan PSM,&amp;rdquo; pungkas Ferry.</content:encoded></item></channel></rss>
