<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tampil di Kandang, Alexandre Polking Tegaskan Timnas Thailand Takkan Main Bertahan Kontra Vietnam</title><description>Tampil di Kandang, Alexandre Polking Tegaskan Timnas Thailand Takkan Main Bertahan Kontra Vietnam.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/51/2746787/tampil-di-kandang-alexandre-polking-tegaskan-timnas-thailand-takkan-main-bertahan-kontra-vietnam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/51/2746787/tampil-di-kandang-alexandre-polking-tegaskan-timnas-thailand-takkan-main-bertahan-kontra-vietnam"/><item><title>Tampil di Kandang, Alexandre Polking Tegaskan Timnas Thailand Takkan Main Bertahan Kontra Vietnam</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/51/2746787/tampil-di-kandang-alexandre-polking-tegaskan-timnas-thailand-takkan-main-bertahan-kontra-vietnam</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/51/2746787/tampil-di-kandang-alexandre-polking-tegaskan-timnas-thailand-takkan-main-bertahan-kontra-vietnam</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2023 22:12 WIB</pubDate><dc:creator>Maulana Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/15/51/2746787/tampil-di-kandang-alexandre-polking-tegaskan-timnas-thailand-takkan-main-bertahan-kontra-vietnam-TwOJteV2rA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alexandre Polking tegaskan Timnas Thailand takkan main bertahan kontra Vietnam (Foto: Twitter/Changsuek_TH)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/15/51/2746787/tampil-di-kandang-alexandre-polking-tegaskan-timnas-thailand-takkan-main-bertahan-kontra-vietnam-TwOJteV2rA.jpg</image><title>Alexandre Polking tegaskan Timnas Thailand takkan main bertahan kontra Vietnam (Foto: Twitter/Changsuek_TH)</title></images><description>TAMPIL di kandang, Alexandre Polking tegaskan Timnas Thailand takkan main bertahan kontra Vietnam. Pelatih blasteran Brasil-Jerman tersebut menyebut bahwa Gajah Perang &amp;ndash; julukan Timnas Thailand &amp;ndash; bakal menerapkan permainan menyerang.
Thailand akan menjamu The Golden Star &amp;ndash; julukan Timnas Vietnam &amp;ndash; pada leg kedua final Piala AFF 2022. Kali ini, laga akan dimainkan di Stadion Thammasat, Rangsit, Senin 16 Januari 2023 mulai pukul 19.30 WIB.

Di leg pertama, Thailand berhasil menahan imbang Vietnam 2-2 di Stadion My Dinh, Hanoi, Jumat (13/1/2023). Kini, Teerasil Dangda cs memiliki keuntungan untuk bisa memenangkan leg kedua karena bermain di kandangnya sendiri.
Jelang partai leg kedua, Mano Polking mengklaim pasukannya telah tampil apik di leg pertama sehingga memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Namun, dia tak mau berpuas diri karena masih ada leg kedua.
&amp;ldquo;Thailand bermain bagus di final leg pertama, tapi kami masih harus lebih fokus di leg kedua. Semuanya belum berakhir,&quot; ungkap Mano Polking dalam konferensi pers sebelum pertandingan, dilansir dari Soha Vn, Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Vietnam Imbang atas Thailand di Final Leg 1, Saksikan Final Leg 2 Piala AFF 2022, Besok, LIVE di iNews
Alexandre Polking juga memastikan timnya tidak akan bermain bertahan meski hanya memerlukan hasil imbang 0-0 atau 1-1 untuk juara. Dia menegaskan bahwa Thailand akan tetap bermain sesuai dengan identitasnya, yaitu menyerang untuk mengalahkan Vietnam.&amp;ldquo;Kami tidak bermain untuk bertahan. Thailand ingin bermain dengan gayanya sendiri. Kami pergi ke lapangan untuk menang,&amp;rdquo; ujar Mano Polking.

Di sisi lain, Mano Polking mengakui bahwa Vietnam telah bermain bagus di pertemuan pertama. Terlebih, Nguyen Quang Hai cs bermain habis-habisan sampai titik darah penghabisan di hadapan pendukungnya sendiri sehingga bisa menyamakan kedudukan di menit akhir pertandingan.
&quot;Vietnam bermain bagus di leg pertama, mengontrol bola selama sekitar 20 hingga 25 menit di pertandingan pertama. Mereka bertarung seperti pejuang, dengan semangat juang yang tidak pernah menyerah,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>TAMPIL di kandang, Alexandre Polking tegaskan Timnas Thailand takkan main bertahan kontra Vietnam. Pelatih blasteran Brasil-Jerman tersebut menyebut bahwa Gajah Perang &amp;ndash; julukan Timnas Thailand &amp;ndash; bakal menerapkan permainan menyerang.
Thailand akan menjamu The Golden Star &amp;ndash; julukan Timnas Vietnam &amp;ndash; pada leg kedua final Piala AFF 2022. Kali ini, laga akan dimainkan di Stadion Thammasat, Rangsit, Senin 16 Januari 2023 mulai pukul 19.30 WIB.

Di leg pertama, Thailand berhasil menahan imbang Vietnam 2-2 di Stadion My Dinh, Hanoi, Jumat (13/1/2023). Kini, Teerasil Dangda cs memiliki keuntungan untuk bisa memenangkan leg kedua karena bermain di kandangnya sendiri.
Jelang partai leg kedua, Mano Polking mengklaim pasukannya telah tampil apik di leg pertama sehingga memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Namun, dia tak mau berpuas diri karena masih ada leg kedua.
&amp;ldquo;Thailand bermain bagus di final leg pertama, tapi kami masih harus lebih fokus di leg kedua. Semuanya belum berakhir,&quot; ungkap Mano Polking dalam konferensi pers sebelum pertandingan, dilansir dari Soha Vn, Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Vietnam Imbang atas Thailand di Final Leg 1, Saksikan Final Leg 2 Piala AFF 2022, Besok, LIVE di iNews
Alexandre Polking juga memastikan timnya tidak akan bermain bertahan meski hanya memerlukan hasil imbang 0-0 atau 1-1 untuk juara. Dia menegaskan bahwa Thailand akan tetap bermain sesuai dengan identitasnya, yaitu menyerang untuk mengalahkan Vietnam.&amp;ldquo;Kami tidak bermain untuk bertahan. Thailand ingin bermain dengan gayanya sendiri. Kami pergi ke lapangan untuk menang,&amp;rdquo; ujar Mano Polking.

Di sisi lain, Mano Polking mengakui bahwa Vietnam telah bermain bagus di pertemuan pertama. Terlebih, Nguyen Quang Hai cs bermain habis-habisan sampai titik darah penghabisan di hadapan pendukungnya sendiri sehingga bisa menyamakan kedudukan di menit akhir pertandingan.
&quot;Vietnam bermain bagus di leg pertama, mengontrol bola selama sekitar 20 hingga 25 menit di pertandingan pertama. Mereka bertarung seperti pejuang, dengan semangat juang yang tidak pernah menyerah,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
