<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nyalon Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir: Jangan Ada Lagi Tangan-Tangan Kotor di Sepakbola Indonesia</title><description>Jadi Kandidat Ketum PSSI, Erick Thohir: Jangan Hanya Teori, Tanpa Ada Praktik.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/49/2746586/nyalon-jadi-ketum-pssi-erick-thohir-jangan-ada-lagi-tangan-tangan-kotor-di-sepakbola-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/49/2746586/nyalon-jadi-ketum-pssi-erick-thohir-jangan-ada-lagi-tangan-tangan-kotor-di-sepakbola-indonesia"/><item><title>Nyalon Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir: Jangan Ada Lagi Tangan-Tangan Kotor di Sepakbola Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/49/2746586/nyalon-jadi-ketum-pssi-erick-thohir-jangan-ada-lagi-tangan-tangan-kotor-di-sepakbola-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/01/15/49/2746586/nyalon-jadi-ketum-pssi-erick-thohir-jangan-ada-lagi-tangan-tangan-kotor-di-sepakbola-indonesia</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2023 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/15/49/2746586/nyalon-jadi-ketum-pssi-erick-thohir-jangan-ada-lagi-tangan-tangan-kotor-di-sepakbola-indonesia-VokwoL8ZT4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir daftarkan diri jadi calon Ketum PSSI. (Foto: Andri Bagus/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/15/49/2746586/nyalon-jadi-ketum-pssi-erick-thohir-jangan-ada-lagi-tangan-tangan-kotor-di-sepakbola-indonesia-VokwoL8ZT4.jpg</image><title>Erick Thohir daftarkan diri jadi calon Ketum PSSI. (Foto: Andri Bagus/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN, Erick Thohir telah resmi mendaftarkan diri menjadi calon ketua umum (Ketum) PSSI. Menurut Erick Thohir, sebenarnya menjadi Ketum PSSI tidak mudah karena harus ada nyali yang besar jika ingin membersihkan sepakbola Indonesia.
Dalam mengembalikan formulir pendaftaran calon Ketum PSSI tersebut, Erick pun tak sendirian. Setidaknya ada 60 voters ikut mendampingi Erick Thohir saat hadir di kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, pada Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Dukung Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, Raffi Ahmad: Dia Punya Nyali untuk Benahi Sepakbola Indonesia

Erick pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para voters yang memintanya maju sebagai calon Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).
&quot;Sebenarnya yang harus kita lakukan adalah kita harus bernyali untuk sepakbola yang bersih dan juga sepakbola yang berprestasi, itu yang terpenting,&quot; ujar Erick usai mengembalikan berkas pendaftaran di GBK Arena, Jakarta, Minggu (15/1/2023).
Dalam proses pengembalian berkas, Erick didampingi para figur muda seperti Kaesang Pangarep, Raffi Ahmad, Atta Halilintar, hingga Baim Wong yang juga ingin berinvestasi dalam industri sepak bola Tanah Air.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS83LzE2MDgxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Terima kasih atas kepercayaannya, tapi hari ini tugasnya memastikan apakah mimpi kita bersama menjadi kenyataan, ayo kita mulai kerja dan kita lihat tanggal 16 Februari (KLB),&quot; tambah Erick.

Dalam sesi tanya jawab, Erick justru meminta pendapat para awak media tentang pengelolaan sepakbola nasional selama ini. Baginya, awak media merupakan aspek penting lantaran selalu mengawal proses perkembangan sepakbola Indonesia.
&quot;Apa menurut teman-teman media, tidak serius, jadi bongkar-bongkar untuk perbaikan masa depan sepakbola nasional. Kita harus memastikan ke depan jangan ada tangan-tangan kotor di sepakbola Indonesia, kita harus perbaiki ini,&quot; kata Mantan Presiden Inter Milan tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN, Erick Thohir telah resmi mendaftarkan diri menjadi calon ketua umum (Ketum) PSSI. Menurut Erick Thohir, sebenarnya menjadi Ketum PSSI tidak mudah karena harus ada nyali yang besar jika ingin membersihkan sepakbola Indonesia.
Dalam mengembalikan formulir pendaftaran calon Ketum PSSI tersebut, Erick pun tak sendirian. Setidaknya ada 60 voters ikut mendampingi Erick Thohir saat hadir di kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, pada Minggu (15/1/2023).
BACA JUGA:Dukung Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, Raffi Ahmad: Dia Punya Nyali untuk Benahi Sepakbola Indonesia

Erick pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para voters yang memintanya maju sebagai calon Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).
&quot;Sebenarnya yang harus kita lakukan adalah kita harus bernyali untuk sepakbola yang bersih dan juga sepakbola yang berprestasi, itu yang terpenting,&quot; ujar Erick usai mengembalikan berkas pendaftaran di GBK Arena, Jakarta, Minggu (15/1/2023).
Dalam proses pengembalian berkas, Erick didampingi para figur muda seperti Kaesang Pangarep, Raffi Ahmad, Atta Halilintar, hingga Baim Wong yang juga ingin berinvestasi dalam industri sepak bola Tanah Air.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS83LzE2MDgxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Terima kasih atas kepercayaannya, tapi hari ini tugasnya memastikan apakah mimpi kita bersama menjadi kenyataan, ayo kita mulai kerja dan kita lihat tanggal 16 Februari (KLB),&quot; tambah Erick.

Dalam sesi tanya jawab, Erick justru meminta pendapat para awak media tentang pengelolaan sepakbola nasional selama ini. Baginya, awak media merupakan aspek penting lantaran selalu mengawal proses perkembangan sepakbola Indonesia.
&quot;Apa menurut teman-teman media, tidak serius, jadi bongkar-bongkar untuk perbaikan masa depan sepakbola nasional. Kita harus memastikan ke depan jangan ada tangan-tangan kotor di sepakbola Indonesia, kita harus perbaiki ini,&quot; kata Mantan Presiden Inter Milan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
