<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Pembelian Pesepakbola Flop di Era Sir Alex Ferguson saat Jadi Pelatih Manchester United, Nomor 1 Penyerang Portugal</title><description>7 Pembelian Pesepakbola Flop di Era Sir Alex Ferguson saat Jadi Pelatih Manchester United, Nomor 1 Penyerang Portugal.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/01/04/45/2740353/7-pembelian-pesepakbola-flop-di-era-sir-alex-ferguson-saat-jadi-pelatih-manchester-united-nomor-1-penyerang-portugal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/01/04/45/2740353/7-pembelian-pesepakbola-flop-di-era-sir-alex-ferguson-saat-jadi-pelatih-manchester-united-nomor-1-penyerang-portugal"/><item><title>7 Pembelian Pesepakbola Flop di Era Sir Alex Ferguson saat Jadi Pelatih Manchester United, Nomor 1 Penyerang Portugal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/01/04/45/2740353/7-pembelian-pesepakbola-flop-di-era-sir-alex-ferguson-saat-jadi-pelatih-manchester-united-nomor-1-penyerang-portugal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/01/04/45/2740353/7-pembelian-pesepakbola-flop-di-era-sir-alex-ferguson-saat-jadi-pelatih-manchester-united-nomor-1-penyerang-portugal</guid><pubDate>Rabu 04 Januari 2023 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Cita Najma Zenitha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/04/45/2740353/7-pembelian-pesepakbola-flop-di-era-sir-alex-ferguson-saat-jadi-pelatih-manchester-united-nomor-1-penyerang-portugal-KQpZSpE4YA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sir Alex Ferguson pernah rekrut tujuh pemain gagal ke Manchester United (Foto: Twitter/ManUtd)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/04/45/2740353/7-pembelian-pesepakbola-flop-di-era-sir-alex-ferguson-saat-jadi-pelatih-manchester-united-nomor-1-penyerang-portugal-KQpZSpE4YA.jpg</image><title>Sir Alex Ferguson pernah rekrut tujuh pemain gagal ke Manchester United (Foto: Twitter/ManUtd)</title></images><description>ADA 7 pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson saat jadi pelatih di Manchester United. Meski mendapat predikat pelatih terbaik sepanjang masa, Ferguson juga kerap melakukan kesalahan dalam merekrut pemain.
Manchester United benar-benar berada dalam masa jayanya saat dinakhodai Sir Alex Ferguson. Dalam podcast Top 10 MOTD, legenda Alan Shearer dan Ian Wright setuju bahwa Ferguson merupakan pelatih terhebat. Ia adalah pembuat keputusan yang baik di Manchester United.

Namun tak jarang pula Ferguson membuat kegagalan dalam pembelian pemain. Tercatat ada 7 pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson saat jadi pelatih di Manchester United.
7.	Kleberson

Manchester United mendatangkan Kleberson pada tahun 2003 setelah Brasil memenangkan Piala Dunia 2002. Selain Manchester United, ada Leeds United, Celtic, dan Barcelona yang tertarik dengan Kleberson.
Komunikasi yang buruk membuat Kleberson kesulitan beradaptasi di Manchester United. Ia tidak bisa menunjukkan bakatnya seperti saat berada di Atl&amp;eacute;tico Paranaense. Dia juga sering mengalami cedera yang membatasi menit bermainnya.
6.	Massimo Taibi

Massimo Taibi jadi pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson selanjutnya. Karier Taibi awalnya berjalan lancar. Ia bahkan mendapat gelar Man of the Match.
Namun, setelah berhadapan dengan Southampton performanya tak kembali stabil. Taibi dipinjamkan ke Reggina dan tak pernah kembali ke MU lagi.
5.	Wilfried Zaha

Sebelum pensiun, Ferguson mendatangkan Wilfried Zaha pada 26 Januari 2013. Pemain berusia 20 tahun itu menandatangani kontrak dengan MU seharga 15 juta pound (Rp281,535).
BACA JUGA:Catatkan 7 Kemenangan Beruntun di Old Trafford, Manchester United Mulai Bangkit?
Kemampuan Wilfried Zaha saat berseragam Crystal Palace kasta kedua Liga Inggris mencuri perhatian Ferguson. Namun saat ia gabung MU, Ferguson sudah tidak di sana. Suksesor Ferguson, David Moyes, tidak menyukai Wilfried Zaha yang akhirnya gagal.4.	Eric Djemba-Djemba

Alex Ferguson membawa Djemba-Djemba setelah bersinar bersama Kamerun pada Piala Afrika 2003. Ferguson berekspektasi bahwa Djemba-Djemba akan sehebat pendahulunya di MU, Roy Keane.
Sayangnya, pemain yang memiliki harga 3,5 juta pounds (Rp65,767 miliar) tidak sesuai harapan. Djemba-Djemba kesulitan mengontrol setiap permainannya. Setelah membuat 39 penampilan bersama Manchester United, Djemba-Djemba pindah ke Aston Villa.
3.	Juan Sebastian Veron

Pembelian Juan Sebastian Veron seharga 36 juta pound (Rp676,79 miliar)sempat mengguncang Liga Inggris. Ferguson berharap banyak kepada pemain Argentina itu. Awalnya Juan Sebastian Veron bermain baik dengan memenangkan Player of The Month.
Juan Sebastian Veron tidak mampu mengimbangi kemampuan pemain Inggris. Ia sering mengalami permasalahan fisik dan kebugaran.2.	Nick Powell

Nick Powell sangat berjaya saat berada di bawah asuhan Ferguson. Di usianya yang ke 18 tahun, Powell menjadi pemain muda terpanas Inggris yang luar biasa. Ferguson membawa Powell setelah menyepakati pembelian 6 juta pounds (Rp112,8 miliar).
Kepergian Ferguson dari Manchester United mengubah Powell. Terlebih lagi setelah Powell mendapatkan cedera dan menjadi pemain pinjaman.
1.	Bebe

Hadirnya Bebe menjadi sebuah kegagalan di Manchester United. Bebe hanya butuh waktu 18 bulan menjelma dari pemain amatir hingga memperkuat Manchester United. Klub Setan Merah mendatangkan Bebe dengan harga 7,4 juta pounds (Rp139,11 miliar) dari Lisbon.
Selama di Manchester United, Bebe membuat kegagalan. Ia lebih banyak dipinjamkan ke klub lain sepanjang kariernya di MU hingga tahun 2014.</description><content:encoded>ADA 7 pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson saat jadi pelatih di Manchester United. Meski mendapat predikat pelatih terbaik sepanjang masa, Ferguson juga kerap melakukan kesalahan dalam merekrut pemain.
Manchester United benar-benar berada dalam masa jayanya saat dinakhodai Sir Alex Ferguson. Dalam podcast Top 10 MOTD, legenda Alan Shearer dan Ian Wright setuju bahwa Ferguson merupakan pelatih terhebat. Ia adalah pembuat keputusan yang baik di Manchester United.

Namun tak jarang pula Ferguson membuat kegagalan dalam pembelian pemain. Tercatat ada 7 pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson saat jadi pelatih di Manchester United.
7.	Kleberson

Manchester United mendatangkan Kleberson pada tahun 2003 setelah Brasil memenangkan Piala Dunia 2002. Selain Manchester United, ada Leeds United, Celtic, dan Barcelona yang tertarik dengan Kleberson.
Komunikasi yang buruk membuat Kleberson kesulitan beradaptasi di Manchester United. Ia tidak bisa menunjukkan bakatnya seperti saat berada di Atl&amp;eacute;tico Paranaense. Dia juga sering mengalami cedera yang membatasi menit bermainnya.
6.	Massimo Taibi

Massimo Taibi jadi pembelian pesepakbola flop di era Sir Alex Ferguson selanjutnya. Karier Taibi awalnya berjalan lancar. Ia bahkan mendapat gelar Man of the Match.
Namun, setelah berhadapan dengan Southampton performanya tak kembali stabil. Taibi dipinjamkan ke Reggina dan tak pernah kembali ke MU lagi.
5.	Wilfried Zaha

Sebelum pensiun, Ferguson mendatangkan Wilfried Zaha pada 26 Januari 2013. Pemain berusia 20 tahun itu menandatangani kontrak dengan MU seharga 15 juta pound (Rp281,535).
BACA JUGA:Catatkan 7 Kemenangan Beruntun di Old Trafford, Manchester United Mulai Bangkit?
Kemampuan Wilfried Zaha saat berseragam Crystal Palace kasta kedua Liga Inggris mencuri perhatian Ferguson. Namun saat ia gabung MU, Ferguson sudah tidak di sana. Suksesor Ferguson, David Moyes, tidak menyukai Wilfried Zaha yang akhirnya gagal.4.	Eric Djemba-Djemba

Alex Ferguson membawa Djemba-Djemba setelah bersinar bersama Kamerun pada Piala Afrika 2003. Ferguson berekspektasi bahwa Djemba-Djemba akan sehebat pendahulunya di MU, Roy Keane.
Sayangnya, pemain yang memiliki harga 3,5 juta pounds (Rp65,767 miliar) tidak sesuai harapan. Djemba-Djemba kesulitan mengontrol setiap permainannya. Setelah membuat 39 penampilan bersama Manchester United, Djemba-Djemba pindah ke Aston Villa.
3.	Juan Sebastian Veron

Pembelian Juan Sebastian Veron seharga 36 juta pound (Rp676,79 miliar)sempat mengguncang Liga Inggris. Ferguson berharap banyak kepada pemain Argentina itu. Awalnya Juan Sebastian Veron bermain baik dengan memenangkan Player of The Month.
Juan Sebastian Veron tidak mampu mengimbangi kemampuan pemain Inggris. Ia sering mengalami permasalahan fisik dan kebugaran.2.	Nick Powell

Nick Powell sangat berjaya saat berada di bawah asuhan Ferguson. Di usianya yang ke 18 tahun, Powell menjadi pemain muda terpanas Inggris yang luar biasa. Ferguson membawa Powell setelah menyepakati pembelian 6 juta pounds (Rp112,8 miliar).
Kepergian Ferguson dari Manchester United mengubah Powell. Terlebih lagi setelah Powell mendapatkan cedera dan menjadi pemain pinjaman.
1.	Bebe

Hadirnya Bebe menjadi sebuah kegagalan di Manchester United. Bebe hanya butuh waktu 18 bulan menjelma dari pemain amatir hingga memperkuat Manchester United. Klub Setan Merah mendatangkan Bebe dengan harga 7,4 juta pounds (Rp139,11 miliar) dari Lisbon.
Selama di Manchester United, Bebe membuat kegagalan. Ia lebih banyak dipinjamkan ke klub lain sepanjang kariernya di MU hingga tahun 2014.</content:encoded></item></channel></rss>
