<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan yang Membuat Shin Tae-yong Dijuluki Si Rubah</title><description>Ini Alasan yang Membuat Shin Tae-yong Dijuluki Si Rubah.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/12/28/51/2736090/ini-alasan-yang-membuat-shin-tae-yong-dijuluki-si-rubah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/12/28/51/2736090/ini-alasan-yang-membuat-shin-tae-yong-dijuluki-si-rubah"/><item><title>Ini Alasan yang Membuat Shin Tae-yong Dijuluki Si Rubah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/12/28/51/2736090/ini-alasan-yang-membuat-shin-tae-yong-dijuluki-si-rubah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/12/28/51/2736090/ini-alasan-yang-membuat-shin-tae-yong-dijuluki-si-rubah</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2022 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Cita Najma Zenitha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/28/51/2736090/ini-alasan-yang-membuat-shin-tae-yong-dijuluki-si-rubah-i7nlTiH5Lq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong dijuluki sebagai Si Rubah (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/28/51/2736090/ini-alasan-yang-membuat-shin-tae-yong-dijuluki-si-rubah-i7nlTiH5Lq.jpg</image><title>Shin Tae-yong dijuluki sebagai Si Rubah (Foto: PSSI)</title></images><description>TERNYATA ini alasan yang membuat Shin Tae-yong dijuluki Si Rubah. Julukan tersebut sudah melekat sejak dirinya masih menjadi pesepakbola Korea Selatan.
Timnas Indonesia melanjutkan kiprahnya di Grup A Piala AFF 2022 dengan menghancurkan Brunei Darussalam 7-0. Sebelumnya, Indonesia juga berhasil menundukkan Kamboja 2-1. Keberhasilan Timnas Indonesia membuktikan kehebatan Shin Tae-yong dalam meramu anak asuhnya.

Kehadiran Shin Tae-yong membawa perubahan pesat di skuad Garuda &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia. Pola asuh Shin Tae-yong kepada Timnas Indonesia tidak lepas dari pengalamannya menjadi pemain dan pelatih sepakbola Korea Selatan.
Selama menjadi pesepakbola, Shin Tae-yong terkenal dengan julukan Si Rubah. Mungkin, banyak yang belum tahu apa alasan yang membuat Shin Tae-yong dijuluki Si Rubah.
Ini Alasan yang Membuat Shin Tae-yong Dijuluki Si Rubah
Julukan Si Rubah tak lepas dari sifat Shin Tae-yong yang terkenal cerdik saat berada di lapangan. Ia mampu membaca situasi dan memanfaatkan peluang saat menggiring bola. Perannya sebagai gelandang serang membuat Shin Tae-yong harus cermat mengambil keputusan.
Bakat bermain sepakbola sudah mendarah daging di tubuh Shin Tae-yong sejak kecil. Pelatih kelahiran 1970 itu menunjukkan permainan yang apik dan berkualitas. Kecerdikan Shin Tae-yong bisa dikatakan berada di atas rata-rata.
BACA JUGA:Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan, Shin Tae-yong Siapkan Kejutan di Laga Timnas Indonesia vs Thailand
Shin Tae-yong cepat beradaptasi dan mengatur tempo permainan. Instruksi sang pelatih juga ia dengarkan dengan baik. Ia juga tahu kapan harus mengumpan dan menahan serangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC83LzE1OTY0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kiprah Shin Tae-yong tak berhenti setelah ia menjadi pesepakbola saja. Bahkan julukan Si Rubah masih melekat kepada dirinya setelah menjadi pelatih sepakbola. Sebelum menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah memiliki segudang prestasi.

Tiga tahun setelah pensiun sebagai pesepakbola, tepatnya tahun 2008, Shin Tae-yong mengarsiteki Seongnam FC. Satu tahun berada di bawah asuhan Shin Tae-yong, Seongnam FC berhasil menjadi runner up Liga Korea Selatan.
Shin Tae-yong juga mengantarkan klub asal Korea Selatan itu meraih juara Liga Champions Asia 2010. Setelahnya, Shin Tae-yong menjadi asisten pelatih Timnas Korea Selatan, kemudian diangkat menjadi pelatih Timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 hingga memulangkan juara bertahan Jerman di fase grup.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC83LzE1OTY0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>TERNYATA ini alasan yang membuat Shin Tae-yong dijuluki Si Rubah. Julukan tersebut sudah melekat sejak dirinya masih menjadi pesepakbola Korea Selatan.
Timnas Indonesia melanjutkan kiprahnya di Grup A Piala AFF 2022 dengan menghancurkan Brunei Darussalam 7-0. Sebelumnya, Indonesia juga berhasil menundukkan Kamboja 2-1. Keberhasilan Timnas Indonesia membuktikan kehebatan Shin Tae-yong dalam meramu anak asuhnya.

Kehadiran Shin Tae-yong membawa perubahan pesat di skuad Garuda &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia. Pola asuh Shin Tae-yong kepada Timnas Indonesia tidak lepas dari pengalamannya menjadi pemain dan pelatih sepakbola Korea Selatan.
Selama menjadi pesepakbola, Shin Tae-yong terkenal dengan julukan Si Rubah. Mungkin, banyak yang belum tahu apa alasan yang membuat Shin Tae-yong dijuluki Si Rubah.
Ini Alasan yang Membuat Shin Tae-yong Dijuluki Si Rubah
Julukan Si Rubah tak lepas dari sifat Shin Tae-yong yang terkenal cerdik saat berada di lapangan. Ia mampu membaca situasi dan memanfaatkan peluang saat menggiring bola. Perannya sebagai gelandang serang membuat Shin Tae-yong harus cermat mengambil keputusan.
Bakat bermain sepakbola sudah mendarah daging di tubuh Shin Tae-yong sejak kecil. Pelatih kelahiran 1970 itu menunjukkan permainan yang apik dan berkualitas. Kecerdikan Shin Tae-yong bisa dikatakan berada di atas rata-rata.
BACA JUGA:Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan, Shin Tae-yong Siapkan Kejutan di Laga Timnas Indonesia vs Thailand
Shin Tae-yong cepat beradaptasi dan mengatur tempo permainan. Instruksi sang pelatih juga ia dengarkan dengan baik. Ia juga tahu kapan harus mengumpan dan menahan serangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC83LzE1OTY0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kiprah Shin Tae-yong tak berhenti setelah ia menjadi pesepakbola saja. Bahkan julukan Si Rubah masih melekat kepada dirinya setelah menjadi pelatih sepakbola. Sebelum menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah memiliki segudang prestasi.

Tiga tahun setelah pensiun sebagai pesepakbola, tepatnya tahun 2008, Shin Tae-yong mengarsiteki Seongnam FC. Satu tahun berada di bawah asuhan Shin Tae-yong, Seongnam FC berhasil menjadi runner up Liga Korea Selatan.
Shin Tae-yong juga mengantarkan klub asal Korea Selatan itu meraih juara Liga Champions Asia 2010. Setelahnya, Shin Tae-yong menjadi asisten pelatih Timnas Korea Selatan, kemudian diangkat menjadi pelatih Timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 hingga memulangkan juara bertahan Jerman di fase grup.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC83LzE1OTY0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
