<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Timnas Indonesia yang Pernah Bantai Brunei Darussalam di Malaysia</title><description>Kisah Timnas Indonesia yang Pernah Bantai Brunei Darussalam di Malaysia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/12/26/51/2734139/kisah-timnas-indonesia-yang-pernah-bantai-brunei-darussalam-di-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/12/26/51/2734139/kisah-timnas-indonesia-yang-pernah-bantai-brunei-darussalam-di-malaysia"/><item><title>Kisah Timnas Indonesia yang Pernah Bantai Brunei Darussalam di Malaysia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/12/26/51/2734139/kisah-timnas-indonesia-yang-pernah-bantai-brunei-darussalam-di-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/12/26/51/2734139/kisah-timnas-indonesia-yang-pernah-bantai-brunei-darussalam-di-malaysia</guid><pubDate>Senin 26 Desember 2022 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Reinaldy Darius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/26/51/2734139/kisah-timnas-indonesia-yang-pernah-bantai-brunei-darussalam-di-malaysia-JWzDT9dJEF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia pernah berpesta enam gol tanpa balas ketika jumpa Brunei Darussalam di Malaysia (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/26/51/2734139/kisah-timnas-indonesia-yang-pernah-bantai-brunei-darussalam-di-malaysia-JWzDT9dJEF.jpg</image><title>Timnas Indonesia pernah berpesta enam gol tanpa balas ketika jumpa Brunei Darussalam di Malaysia (Foto: PSSI)</title></images><description>KISAH Timnas Indonesia yang pernah bantai Brunei Darussalam di Malaysia akan dibahas di sini. Kedua tim akan bersua lagi di Malaysia, tepatnya di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, untuk ajang Piala AFF 2022 pada Senin (26/12/2022) sore WIB nanti.
Skuad Garuda &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia &amp;ndash; sangat memerlukan tiga poin penuh pada laga nanti sore. Sebab, mereka pada saat ini masih bersaing sengit dengan Thailand, Filipina, dan Kamboja di klasemen Grup A yang juga memiliki tiga poin.

Sebelumnya, Indonesia telah meraih tiga poin penuh dalam laga pertama di Piala AFF 2022 kontra Kamboja. Mereka menang 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat 23 Desember 2022 meski harus meraihnya dengan susah payah.
Kemenangan telak atas Brunei Darussalam menjadi kewajiban bagi skuad asuhan Shin Tae-yong. Terlebih, karena Tebuan &amp;ndash; julukan Timnas Brunei Darussalam &amp;ndash; telah menjadi lumbung gol dalam dua laga terdahulu kontra Thailand dan Filipina.
Seharusnya, Timnas Indonesia bisa meraihnya dengan cukup mudah. Apalagi, mereka memiliki kenangan manis kontra Brunei Darussalam ketika bersua di Malaysia.
Ceritanya pada SEA Games 1989 silam yang diadakan di Malaysia. Indonesia bertemu dengan Brunei di laga perdana Grup B SEA Games yang terlaksana di Stadion Kuala Lumpur, 21 Agustus 1989.
BACA JUGA:Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam di Piala AFF 2022 Dapat Disaksikan di RCTI+
Dalam partai tersebut, Skuad Garuda sukses menang telak dengan skor 6-0. Mustaqim telah mencetak hattrick sebelum jeda turun minum, tepatnya pada menit ke-30, 33, dan 43.Pada babak kedua, Indonesia menambah tiga gol lagi ke gawang Brunei Darussalam. I Made Pasek Wijaya mengukir dwigol pada menit ke-56 dan 87, kemudian Jaya Hartoni pada menit ke-58.

Sebagai catatan, Brunei Darussalam telah kebobolan total 10 gol dari dua laga pembuka Piala AFF 2022. Setelah dihajar Thaland 0-5 pada 20 Desember 2022 lalu, mereka takluk 1-5 dari Filipina tiga hari kemudian.
Dengan catatan tersebut, tentu seharusnya Egy Maulana Vikri dan kolega mampu berpesta gol. Terlebih, selisih gol bisa menjadi sangat penting dalam penentuan di klasemen akhir nantinya untuk lolos ke babak semifinal.</description><content:encoded>KISAH Timnas Indonesia yang pernah bantai Brunei Darussalam di Malaysia akan dibahas di sini. Kedua tim akan bersua lagi di Malaysia, tepatnya di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, untuk ajang Piala AFF 2022 pada Senin (26/12/2022) sore WIB nanti.
Skuad Garuda &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia &amp;ndash; sangat memerlukan tiga poin penuh pada laga nanti sore. Sebab, mereka pada saat ini masih bersaing sengit dengan Thailand, Filipina, dan Kamboja di klasemen Grup A yang juga memiliki tiga poin.

Sebelumnya, Indonesia telah meraih tiga poin penuh dalam laga pertama di Piala AFF 2022 kontra Kamboja. Mereka menang 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat 23 Desember 2022 meski harus meraihnya dengan susah payah.
Kemenangan telak atas Brunei Darussalam menjadi kewajiban bagi skuad asuhan Shin Tae-yong. Terlebih, karena Tebuan &amp;ndash; julukan Timnas Brunei Darussalam &amp;ndash; telah menjadi lumbung gol dalam dua laga terdahulu kontra Thailand dan Filipina.
Seharusnya, Timnas Indonesia bisa meraihnya dengan cukup mudah. Apalagi, mereka memiliki kenangan manis kontra Brunei Darussalam ketika bersua di Malaysia.
Ceritanya pada SEA Games 1989 silam yang diadakan di Malaysia. Indonesia bertemu dengan Brunei di laga perdana Grup B SEA Games yang terlaksana di Stadion Kuala Lumpur, 21 Agustus 1989.
BACA JUGA:Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam di Piala AFF 2022 Dapat Disaksikan di RCTI+
Dalam partai tersebut, Skuad Garuda sukses menang telak dengan skor 6-0. Mustaqim telah mencetak hattrick sebelum jeda turun minum, tepatnya pada menit ke-30, 33, dan 43.Pada babak kedua, Indonesia menambah tiga gol lagi ke gawang Brunei Darussalam. I Made Pasek Wijaya mengukir dwigol pada menit ke-56 dan 87, kemudian Jaya Hartoni pada menit ke-58.

Sebagai catatan, Brunei Darussalam telah kebobolan total 10 gol dari dua laga pembuka Piala AFF 2022. Setelah dihajar Thaland 0-5 pada 20 Desember 2022 lalu, mereka takluk 1-5 dari Filipina tiga hari kemudian.
Dengan catatan tersebut, tentu seharusnya Egy Maulana Vikri dan kolega mampu berpesta gol. Terlebih, selisih gol bisa menjadi sangat penting dalam penentuan di klasemen akhir nantinya untuk lolos ke babak semifinal.</content:encoded></item></channel></rss>
