<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Senegal 2 Kali Lolos ke 16 Besar Piala Dunia, Aliou Cisse Selalu Punya Peran Penting</title><description>Peran Penting Aliou Cisse Dibalik Kesuksesan Timnas Senegal 2 Kali Lolos ke 16 Besar Piala Dunia</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/30/51/2717481/timnas-senegal-2-kali-lolos-ke-16-besar-piala-dunia-aliou-cisse-selalu-punya-peran-penting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/11/30/51/2717481/timnas-senegal-2-kali-lolos-ke-16-besar-piala-dunia-aliou-cisse-selalu-punya-peran-penting"/><item><title>Timnas Senegal 2 Kali Lolos ke 16 Besar Piala Dunia, Aliou Cisse Selalu Punya Peran Penting</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/30/51/2717481/timnas-senegal-2-kali-lolos-ke-16-besar-piala-dunia-aliou-cisse-selalu-punya-peran-penting</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/11/30/51/2717481/timnas-senegal-2-kali-lolos-ke-16-besar-piala-dunia-aliou-cisse-selalu-punya-peran-penting</guid><pubDate>Rabu 30 November 2022 00:49 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/30/51/2717481/timnas-senegal-2-kali-lolos-ke-16-besar-piala-dunia-aliou-cisse-selalu-punya-peran-penting-Ep9IGonFLm.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Senegal, Aliou Cisse (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/30/51/2717481/timnas-senegal-2-kali-lolos-ke-16-besar-piala-dunia-aliou-cisse-selalu-punya-peran-penting-Ep9IGonFLm.JPG</image><title>Pelatih Timnas Senegal, Aliou Cisse (Foto: Reuters)</title></images><description>TIMNAS Senegal baru saja memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Keberhasilan itu merupakan kali kedua The Lions of Teranga -julukan Timnas Senegal- sepanjang sejarah gelaran empat tahunan tersebut.
Menariknya, dalam dua kesuksesan tersebut, sang pelatih Aliou Cisse selalu memiliki peran penting. Keberhasilan Timnas Senegal pada edisi kali ini terjadi usai mengalahkan Ekuador pada partai terakhir Grup A Piala Dunia 2022.

Laga tersebut dilangsungkan di Khalifa International Stadium, Al Rayyan, Qatar pada Selasa (29/11/2022). The Lions of Teranga menang dengan skor tipis 2-1.
Senegal membuka keunggulan lewat gol penalti Ismaila Sarr (44&amp;rsquo;), kemudian disamakan oleh Ekuador melalui Moises Caicedo (67&amp;rsquo;). Tiga menit kemudian gol Kalidou Koulibaly (70&amp;rsquo;) membuat mereka lolos sebagai runner-up di grup A.
BACA JUGA:Timnas Belanda Hajar Qatar 2-0 di Piala Dunia 2022, Cody Gakpo dan Frenkie De Jong Torehkan Catatan Manis
Kemenangan ini menjadi catatan spesial bagi sang pelatih, Aliou Cisse. Sebab ini kali kedua dia merasakan lolos ke babak 16 besar bersama Timnas Senegal sebagai pemimpin.
Sebelumnya juga terjadi pada Piala Dunia edisi 2002 yang digelar di Korea Selatan-Jepang. Tapi saat itu dia menjabat sebagai kapten tim di usia 26 tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOS83LzE1NzgyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di era itu, Senegal juga berada di grup A bersama dengan Denmark, Uruguay, dan Prancis. Timnas Senegal yang masih diperkuat sang legenda Bouba Diop itu berhasil lolos 16 besar dengan status runner-up grup di bawah Denmark.

Adapun perjalanan mereka selama fase itu tidaklah mudah. Mereka memulai laga perdana dengan kemenangan atas Prancis dengan skor 1-0.
Namun setelahnya, mereka ditahan imbang Denmark dengan skor 1-1 di laga kedua, dan ditutup dengan hasil imbang lainnya melawan Uruguay 3-3. Untungnya mereka bisa lolos dengan meraih 5 poin berbanding 2 poin dari Denmark di posisi pertama.
Perjalanan Senegal terus berlanjut sampai perempat final dengan mengalahkan Swedia di 16 besar. Namun akhirnya mereka tersingkir usai ditundukkan Turki dengan skor 0-1.
Dengan lolosnya Senegal di tahun ini, otomatis mereka akan bersiap melawan juara grup B. Adapun grup B yang berisi Inggris, Wales, Iran, dan Amerika Serikat baru akan bertanding setelahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOS82Ni8xNTc4MDEvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>TIMNAS Senegal baru saja memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Keberhasilan itu merupakan kali kedua The Lions of Teranga -julukan Timnas Senegal- sepanjang sejarah gelaran empat tahunan tersebut.
Menariknya, dalam dua kesuksesan tersebut, sang pelatih Aliou Cisse selalu memiliki peran penting. Keberhasilan Timnas Senegal pada edisi kali ini terjadi usai mengalahkan Ekuador pada partai terakhir Grup A Piala Dunia 2022.

Laga tersebut dilangsungkan di Khalifa International Stadium, Al Rayyan, Qatar pada Selasa (29/11/2022). The Lions of Teranga menang dengan skor tipis 2-1.
Senegal membuka keunggulan lewat gol penalti Ismaila Sarr (44&amp;rsquo;), kemudian disamakan oleh Ekuador melalui Moises Caicedo (67&amp;rsquo;). Tiga menit kemudian gol Kalidou Koulibaly (70&amp;rsquo;) membuat mereka lolos sebagai runner-up di grup A.
BACA JUGA:Timnas Belanda Hajar Qatar 2-0 di Piala Dunia 2022, Cody Gakpo dan Frenkie De Jong Torehkan Catatan Manis
Kemenangan ini menjadi catatan spesial bagi sang pelatih, Aliou Cisse. Sebab ini kali kedua dia merasakan lolos ke babak 16 besar bersama Timnas Senegal sebagai pemimpin.
Sebelumnya juga terjadi pada Piala Dunia edisi 2002 yang digelar di Korea Selatan-Jepang. Tapi saat itu dia menjabat sebagai kapten tim di usia 26 tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOS83LzE1NzgyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di era itu, Senegal juga berada di grup A bersama dengan Denmark, Uruguay, dan Prancis. Timnas Senegal yang masih diperkuat sang legenda Bouba Diop itu berhasil lolos 16 besar dengan status runner-up grup di bawah Denmark.

Adapun perjalanan mereka selama fase itu tidaklah mudah. Mereka memulai laga perdana dengan kemenangan atas Prancis dengan skor 1-0.
Namun setelahnya, mereka ditahan imbang Denmark dengan skor 1-1 di laga kedua, dan ditutup dengan hasil imbang lainnya melawan Uruguay 3-3. Untungnya mereka bisa lolos dengan meraih 5 poin berbanding 2 poin dari Denmark di posisi pertama.
Perjalanan Senegal terus berlanjut sampai perempat final dengan mengalahkan Swedia di 16 besar. Namun akhirnya mereka tersingkir usai ditundukkan Turki dengan skor 0-1.
Dengan lolosnya Senegal di tahun ini, otomatis mereka akan bersiap melawan juara grup B. Adapun grup B yang berisi Inggris, Wales, Iran, dan Amerika Serikat baru akan bertanding setelahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOS82Ni8xNTc4MDEvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
