<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah 2-3 dari Ghana di Piala Dunia 2022, Asisten Pelatih Timnas Korea Selatan Geram dengan Keputusan Wasit</title><description>Asisten pelatih Timnas Korea Selatan tak terima kekalagan dari Ghana</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/29/51/2716680/kalah-2-3-dari-ghana-di-piala-dunia-2022-asisten-pelatih-timnas-korea-selatan-geram-dengan-keputusan-wasit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/11/29/51/2716680/kalah-2-3-dari-ghana-di-piala-dunia-2022-asisten-pelatih-timnas-korea-selatan-geram-dengan-keputusan-wasit"/><item><title>Kalah 2-3 dari Ghana di Piala Dunia 2022, Asisten Pelatih Timnas Korea Selatan Geram dengan Keputusan Wasit</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/29/51/2716680/kalah-2-3-dari-ghana-di-piala-dunia-2022-asisten-pelatih-timnas-korea-selatan-geram-dengan-keputusan-wasit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/11/29/51/2716680/kalah-2-3-dari-ghana-di-piala-dunia-2022-asisten-pelatih-timnas-korea-selatan-geram-dengan-keputusan-wasit</guid><pubDate>Selasa 29 November 2022 01:12 WIB</pubDate><dc:creator>Andhika Khoirul Huda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/29/51/2716680/kalah-2-3-dari-ghana-di-piala-dunia-2022-asisten-pelatih-timnas-korea-selatan-geram-dengan-keputusan-wasit-dZiasRU9SG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Korea Selatan kalah 2-3 dari Ghana di Piala Dunia 2022 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/29/51/2716680/kalah-2-3-dari-ghana-di-piala-dunia-2022-asisten-pelatih-timnas-korea-selatan-geram-dengan-keputusan-wasit-dZiasRU9SG.JPG</image><title>Korea Selatan kalah 2-3 dari Ghana di Piala Dunia 2022 (Foto: Reuters)</title></images><description>TIMNAS Korea Selatan baru saja menelan kekalahan pahit dari Ghana dengan skor 2-3 di lanjutan Grup H Piala Dunia 2022, Senin 28 November 2022 malam WIB. Melihat hasil itu, asisten pelatih Timnas Korea Selatan, Sergio Costa geram dengan keputusan wasit.
Ia merasa timnya sangat dirugikan. Bahkan, ia mengeluarkan komentar pedas dan menilai wasit yang memimpin pertandingan bertindak tidak adil.

Sebagaimana diketahui, laga sengit tersaji di Education City Stadium, pada Senin malam. Taeguk Warriors &amp;ndash;julukan Timnas Korea Selatan- tertinggal lebih dulu 0-2 lebih dulu di babak pertama lewat gol Mohammed Salisu (24&amp;rsquo;) dan Mohammed Kudus (34&amp;rsquo;).
Namun, di babak kedua, Taeguk Warriors secara mengejutkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat brace Cho Gue-sung. Sayangnya, tim besutan Paulo Bento itu harus telan kekalahan setelah Mohammed Kudus mencetak gol keduanya pada menit ke-68.
Gol itu pun membuat Ghana kembali unggul dengan skor 3-2. Sampai akhirnya, skor tersebut tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
BACA JUGA:Hasil Timnas Korea Selatan vs Ghana di Piala Dunia 2022: Kebangkitan Dramatis Taeguk Warriors Dibatalkan Mohammed Kudus

Di balik laga itu, terdapat momen dramatis di akhir-akhir laga. Taeguk Warriors yang melancarkan terus-menerus mendapatkan sepak pojok di menit-menit akhir tambahan waktu. Akan tetapi, Anthony Taylor, wasit yang memimpin laga tersebut justru meniup peluit panjang.
Sontak, keputusan tersebut membuat semua pemain Korea Selatan tidak senang. Tak terkecuali Paulo Bento yang melakukan protes keras kepada Taylor sehingga dirinya harus terkena kartu merah.
BACA JUGA:Man of The Match Timnas Korea Selatan vs Ghana di Piala Dunia 2022: Mohammed Kudus!

Usai laga, Sergio Costa yang menjalani sesi konferensi pers menggantikan Paulo Bento mengungkapkan kekecewaannya. Dia tidak puas dengan keputusan yang dibuat Taylor.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC83LzE1NzY5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kami memiliki kesempatan untuk melakukan tendangan sudut, wasit mengambil kesempatan itu dari kami,&amp;rdquo; kata Sergio Costa, dikutip dari BBC, Selasa (29/11/2022).

Sergio Costa menambahkan, kalau protes keras Paulo Bento merupakan hal yang wajar dilakukan seorang pelatih. Dirinya mengungkapkan Timnas Korea Selatan merasa tidak mendapat keadilan pada laga tersebut.
&amp;ldquo;Paulo (Bento) bereaksi, saya berada di dekatnya dan dia tidak mengatakan sesuatu yang tidak pantas kepada wasit. Itu adalah reaksi dari seseorang yang merasakan kurangnya keadilan di akhir pertandingan,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;ldquo;Ini adalah reaksi normal dari seseorang yang melakukan segalanya untuk menang dan tidak. Kami merasa sedih dan kami bisa merasakan kurangnya keadilan. Kami memberikan jiwa kami di lapangan,&amp;rdquo; pungkas Costa.
Dengan hasil kekalahan itu, Taeguk Warriors saat ini berada di peringkat terakhir klasemen Grup H Piala Dunia 2022 dengan koleksi satu poin. Selanjutnya, Timnas Korea Selatan akan melawan Portugal di laga pamungkas Grup H pada Jumat, 2 Desember 2022.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNy83LzE1NzY3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>TIMNAS Korea Selatan baru saja menelan kekalahan pahit dari Ghana dengan skor 2-3 di lanjutan Grup H Piala Dunia 2022, Senin 28 November 2022 malam WIB. Melihat hasil itu, asisten pelatih Timnas Korea Selatan, Sergio Costa geram dengan keputusan wasit.
Ia merasa timnya sangat dirugikan. Bahkan, ia mengeluarkan komentar pedas dan menilai wasit yang memimpin pertandingan bertindak tidak adil.

Sebagaimana diketahui, laga sengit tersaji di Education City Stadium, pada Senin malam. Taeguk Warriors &amp;ndash;julukan Timnas Korea Selatan- tertinggal lebih dulu 0-2 lebih dulu di babak pertama lewat gol Mohammed Salisu (24&amp;rsquo;) dan Mohammed Kudus (34&amp;rsquo;).
Namun, di babak kedua, Taeguk Warriors secara mengejutkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat brace Cho Gue-sung. Sayangnya, tim besutan Paulo Bento itu harus telan kekalahan setelah Mohammed Kudus mencetak gol keduanya pada menit ke-68.
Gol itu pun membuat Ghana kembali unggul dengan skor 3-2. Sampai akhirnya, skor tersebut tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
BACA JUGA:Hasil Timnas Korea Selatan vs Ghana di Piala Dunia 2022: Kebangkitan Dramatis Taeguk Warriors Dibatalkan Mohammed Kudus

Di balik laga itu, terdapat momen dramatis di akhir-akhir laga. Taeguk Warriors yang melancarkan terus-menerus mendapatkan sepak pojok di menit-menit akhir tambahan waktu. Akan tetapi, Anthony Taylor, wasit yang memimpin laga tersebut justru meniup peluit panjang.
Sontak, keputusan tersebut membuat semua pemain Korea Selatan tidak senang. Tak terkecuali Paulo Bento yang melakukan protes keras kepada Taylor sehingga dirinya harus terkena kartu merah.
BACA JUGA:Man of The Match Timnas Korea Selatan vs Ghana di Piala Dunia 2022: Mohammed Kudus!

Usai laga, Sergio Costa yang menjalani sesi konferensi pers menggantikan Paulo Bento mengungkapkan kekecewaannya. Dia tidak puas dengan keputusan yang dibuat Taylor.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC83LzE1NzY5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kami memiliki kesempatan untuk melakukan tendangan sudut, wasit mengambil kesempatan itu dari kami,&amp;rdquo; kata Sergio Costa, dikutip dari BBC, Selasa (29/11/2022).

Sergio Costa menambahkan, kalau protes keras Paulo Bento merupakan hal yang wajar dilakukan seorang pelatih. Dirinya mengungkapkan Timnas Korea Selatan merasa tidak mendapat keadilan pada laga tersebut.
&amp;ldquo;Paulo (Bento) bereaksi, saya berada di dekatnya dan dia tidak mengatakan sesuatu yang tidak pantas kepada wasit. Itu adalah reaksi dari seseorang yang merasakan kurangnya keadilan di akhir pertandingan,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;ldquo;Ini adalah reaksi normal dari seseorang yang melakukan segalanya untuk menang dan tidak. Kami merasa sedih dan kami bisa merasakan kurangnya keadilan. Kami memberikan jiwa kami di lapangan,&amp;rdquo; pungkas Costa.
Dengan hasil kekalahan itu, Taeguk Warriors saat ini berada di peringkat terakhir klasemen Grup H Piala Dunia 2022 dengan koleksi satu poin. Selanjutnya, Timnas Korea Selatan akan melawan Portugal di laga pamungkas Grup H pada Jumat, 2 Desember 2022.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNy83LzE1NzY3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
