<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Evaluasi Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia U-20 Ditekuk Slovakia U-20 1-2</title><description>Evaluasi Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia U-20 Ditekuk Slovakia U-20 1-2.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/19/51/2710965/evaluasi-shin-tae-yong-usai-timnas-indonesia-u-20-ditekuk-slovakia-u-20-1-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/11/19/51/2710965/evaluasi-shin-tae-yong-usai-timnas-indonesia-u-20-ditekuk-slovakia-u-20-1-2"/><item><title>Evaluasi Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia U-20 Ditekuk Slovakia U-20 1-2</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/19/51/2710965/evaluasi-shin-tae-yong-usai-timnas-indonesia-u-20-ditekuk-slovakia-u-20-1-2</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/11/19/51/2710965/evaluasi-shin-tae-yong-usai-timnas-indonesia-u-20-ditekuk-slovakia-u-20-1-2</guid><pubDate>Sabtu 19 November 2022 22:43 WIB</pubDate><dc:creator>Maulana Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/19/51/2710965/evaluasi-shin-tae-yong-usai-timnas-indonesia-u-20-ditekuk-slovakia-u-20-1-2-oYDGffb8fN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong evaluasi Timnas Indonesia U-20 usai kalah 1-2 dari Slovakia (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/19/51/2710965/evaluasi-shin-tae-yong-usai-timnas-indonesia-u-20-ditekuk-slovakia-u-20-1-2-oYDGffb8fN.jpg</image><title>Shin Tae-yong evaluasi Timnas Indonesia U-20 usai kalah 1-2 dari Slovakia (Foto: PSSI)</title></images><description>EVALUASI Shin Tae-yong usai Timnas Indonesia U-20 ditekuk Slovakia U-20 1-2. Menurut sang pelatih asal Korea Selatan, Garuda Nusantara &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia U-20 &amp;ndash; terlalu mudah melakukan tekel hingga menyebabkan Slovakia U-20 dapat penalti.
Timnas Indonesia U-20 lagi-lagi kalah di ajang Costa Calida Region de Murcia Football Week. Dalam pertandingan yang digelar di San Pedro del Pinatara, Sabtu (19/11/2022) malam WIB, mereka takluk dengan skor 1-2 dari Slovakia.

Sebetulnya, Garuda Nusantara sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui sontekan terukur pemain keturunan, Rafael William Struick. Rafael sukses menjebol gawang Slovakia U-20 pada menit ke-27.
Sialnya, keunggulan Timnas Indonesia U-20 itu tak bertahan hingga laga berakhir. Bencana bagi Skuad Garuda Nusantara berawal dari Dzaki Asraf yang menekel pemain lawan di kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih.
Pemain pengganti Slovakia U-20, Timotej Jambor (80') pun berhasil mengeksekusinya dengan baik, skor menjadi 1-1. Setelah itu, Slovakia U-20 mampu membalikkan keadaan dan menang comeback 2-1 melalui gol Damian Kachut (83&amp;rsquo;).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Rafael Struick dan Zico Soree Akui Bangga Bela Timnas Indonesia U-20 meski Kalah 1-2 dari Slovakia U-20
Melihat anak-anak asuhnya tak bisa mempertahankan keunggulan hingga akhir, Shin Tae-yong pun melakukan evaluasi. Sang juru taktik asal Korea Selatan menyarankan timnya untuk lebih sabar di area pertahanan. Apalagi, Justin Hubner melakukan pelanggaran yang tak perlu hingga dikartu merah.Shin Tae-yong menyesali tindakan anak-anak asuhnya yang terlalu mudah melakukan tekel berbahaya di area pertahanan. Hal itu pun menjadi PR baginya sebelum menatap Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023 mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Masalah penalti, memang harus bisa bertahan dengan cara menunggu dan lebih stabil walaupun pemain tersebut melakukan kesalahan,&quot; papar Shin Tae-yong, dikutip dari rilis PSSI, Sabtu (19/11/2022).
&quot;Jadi, memang biasanya para pemain saat ini mereka (gampang melakukan) sliding-sliding aja dan akhirnya dikasih penalti, karna mereka merasa salah dan mau menggantikan itu, jadi harusnya tetap kontrol pemainnya dan tidak terburu-buru ke depannya,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>EVALUASI Shin Tae-yong usai Timnas Indonesia U-20 ditekuk Slovakia U-20 1-2. Menurut sang pelatih asal Korea Selatan, Garuda Nusantara &amp;ndash; julukan Timnas Indonesia U-20 &amp;ndash; terlalu mudah melakukan tekel hingga menyebabkan Slovakia U-20 dapat penalti.
Timnas Indonesia U-20 lagi-lagi kalah di ajang Costa Calida Region de Murcia Football Week. Dalam pertandingan yang digelar di San Pedro del Pinatara, Sabtu (19/11/2022) malam WIB, mereka takluk dengan skor 1-2 dari Slovakia.

Sebetulnya, Garuda Nusantara sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui sontekan terukur pemain keturunan, Rafael William Struick. Rafael sukses menjebol gawang Slovakia U-20 pada menit ke-27.
Sialnya, keunggulan Timnas Indonesia U-20 itu tak bertahan hingga laga berakhir. Bencana bagi Skuad Garuda Nusantara berawal dari Dzaki Asraf yang menekel pemain lawan di kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih.
Pemain pengganti Slovakia U-20, Timotej Jambor (80') pun berhasil mengeksekusinya dengan baik, skor menjadi 1-1. Setelah itu, Slovakia U-20 mampu membalikkan keadaan dan menang comeback 2-1 melalui gol Damian Kachut (83&amp;rsquo;).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Rafael Struick dan Zico Soree Akui Bangga Bela Timnas Indonesia U-20 meski Kalah 1-2 dari Slovakia U-20
Melihat anak-anak asuhnya tak bisa mempertahankan keunggulan hingga akhir, Shin Tae-yong pun melakukan evaluasi. Sang juru taktik asal Korea Selatan menyarankan timnya untuk lebih sabar di area pertahanan. Apalagi, Justin Hubner melakukan pelanggaran yang tak perlu hingga dikartu merah.Shin Tae-yong menyesali tindakan anak-anak asuhnya yang terlalu mudah melakukan tekel berbahaya di area pertahanan. Hal itu pun menjadi PR baginya sebelum menatap Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023 mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Masalah penalti, memang harus bisa bertahan dengan cara menunggu dan lebih stabil walaupun pemain tersebut melakukan kesalahan,&quot; papar Shin Tae-yong, dikutip dari rilis PSSI, Sabtu (19/11/2022).
&quot;Jadi, memang biasanya para pemain saat ini mereka (gampang melakukan) sliding-sliding aja dan akhirnya dikasih penalti, karna mereka merasa salah dan mau menggantikan itu, jadi harusnya tetap kontrol pemainnya dan tidak terburu-buru ke depannya,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
