<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FIFA Tanggapi Banyaknya Kontroversi Seputar Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar</title><description>FIFA Tanggapi Banyaknya Kontroversi Seputar Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/05/51/2701328/fifa-tanggapi-banyaknya-kontroversi-seputar-penyelenggaraan-piala-dunia-2022-di-qatar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/11/05/51/2701328/fifa-tanggapi-banyaknya-kontroversi-seputar-penyelenggaraan-piala-dunia-2022-di-qatar"/><item><title>FIFA Tanggapi Banyaknya Kontroversi Seputar Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/11/05/51/2701328/fifa-tanggapi-banyaknya-kontroversi-seputar-penyelenggaraan-piala-dunia-2022-di-qatar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/11/05/51/2701328/fifa-tanggapi-banyaknya-kontroversi-seputar-penyelenggaraan-piala-dunia-2022-di-qatar</guid><pubDate>Sabtu 05 November 2022 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/05/51/2701328/fifa-tanggapi-banyaknya-kontroversi-seputar-penyelenggaraan-piala-dunia-2022-di-qatar-lhrh6K2THZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 diselimuti kontroversi (Foto: qatar2022.qa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/05/51/2701328/fifa-tanggapi-banyaknya-kontroversi-seputar-penyelenggaraan-piala-dunia-2022-di-qatar-lhrh6K2THZ.jpg</image><title>Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 diselimuti kontroversi (Foto: qatar2022.qa)</title></images><description>FIFA tanggapi banyaknya kontroversi seputar penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar. Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, minta semua negara peserta fokus kepada turnamennya saja.
Piala Dunia 2022 akan digelar dalam hitungan hari. Turnamen empat tahunan tersebut akan dihelat di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022.

Kendati begitu, banyak kontroversi yang menyelimuti turnamen tersebut. Kabarnya, ada banyak pelanggaran hak asasi manusia (HAM) kepada para pekerja migran yang turut membantu pembangunan fasilitas turnamen.
Selain itu, ada juga dugaan isu diskriminasi terhadap kaum tertentu yang belum terselesaikan. Menanggapi hal ini, Presiden FIFA, Gianni Infantino mewakili lembaga pimpinannya akhirnya angkat suara.
Melalui sebuah surat yang ditulis bersama dengan Sekertaris Jenderal FIFA, Fatma Samoura, Infantino menegaskan semua tim negara peserta harus fokus pada turnamen saja. FIFA, melalui Infantino dan Samoura, meminta tim tidak terlibat dengan hal-hal politis.
BACA JUGA:Alasan Mengapa Jumlah Peserta Piala Dunia Terbanyak dari Eropa
&quot;Tolong, sekarang mari kita fokus pada sepak bola! Kami tahu sepak bola tidak hidup dalam ruang hampa dan kami sama-sama sadar bahwa ada banyak tantangan dan kesulitan yang bersifat politik di seluruh dunia,&amp;rdquo; tulis Infantino dan Samoura dalam surat tersebut, dikutip dari Goal Internasional, Jumat (4/11/2022).FIFA juga meminta kepada tim-tim beserta semua yang terlibat saling menaruh hormat satu sama lain. FIFA, masih melalui surat tersebut, juga meminta inklusivitas tercipta pada turnamen yang digelar di Qatar itu.

&quot;Di FIFA, kami mencoba untuk menghormati semua pendapat dan keyakinan, tanpa memberikan pelajaran moral ke seluruh dunia. Salah satu kekuatan besar dunia memang sangat beragam, dan jika inklusi berarti apa-apa, itu berarti menghormati keragaman itu,&amp;rdquo; sambung tulisan dalam surat itu.
&amp;ldquo;Tidak ada satu orang atau budaya atau bangsa yang 'lebih baik' dari yang lain. Prinsip ini adalah batu fondasi yang paling mendasar dari saling menghormati dan non-diskriminasi. Dan ini juga salah satu nilai inti sepak bola,&quot; sambungnya lagi.</description><content:encoded>FIFA tanggapi banyaknya kontroversi seputar penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar. Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, minta semua negara peserta fokus kepada turnamennya saja.
Piala Dunia 2022 akan digelar dalam hitungan hari. Turnamen empat tahunan tersebut akan dihelat di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022.

Kendati begitu, banyak kontroversi yang menyelimuti turnamen tersebut. Kabarnya, ada banyak pelanggaran hak asasi manusia (HAM) kepada para pekerja migran yang turut membantu pembangunan fasilitas turnamen.
Selain itu, ada juga dugaan isu diskriminasi terhadap kaum tertentu yang belum terselesaikan. Menanggapi hal ini, Presiden FIFA, Gianni Infantino mewakili lembaga pimpinannya akhirnya angkat suara.
Melalui sebuah surat yang ditulis bersama dengan Sekertaris Jenderal FIFA, Fatma Samoura, Infantino menegaskan semua tim negara peserta harus fokus pada turnamen saja. FIFA, melalui Infantino dan Samoura, meminta tim tidak terlibat dengan hal-hal politis.
BACA JUGA:Alasan Mengapa Jumlah Peserta Piala Dunia Terbanyak dari Eropa
&quot;Tolong, sekarang mari kita fokus pada sepak bola! Kami tahu sepak bola tidak hidup dalam ruang hampa dan kami sama-sama sadar bahwa ada banyak tantangan dan kesulitan yang bersifat politik di seluruh dunia,&amp;rdquo; tulis Infantino dan Samoura dalam surat tersebut, dikutip dari Goal Internasional, Jumat (4/11/2022).FIFA juga meminta kepada tim-tim beserta semua yang terlibat saling menaruh hormat satu sama lain. FIFA, masih melalui surat tersebut, juga meminta inklusivitas tercipta pada turnamen yang digelar di Qatar itu.

&quot;Di FIFA, kami mencoba untuk menghormati semua pendapat dan keyakinan, tanpa memberikan pelajaran moral ke seluruh dunia. Salah satu kekuatan besar dunia memang sangat beragam, dan jika inklusi berarti apa-apa, itu berarti menghormati keragaman itu,&amp;rdquo; sambung tulisan dalam surat itu.
&amp;ldquo;Tidak ada satu orang atau budaya atau bangsa yang 'lebih baik' dari yang lain. Prinsip ini adalah batu fondasi yang paling mendasar dari saling menghormati dan non-diskriminasi. Dan ini juga salah satu nilai inti sepak bola,&quot; sambungnya lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
