<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Karier Franck Ribery Sebelum Putuskan Pensiun, Nomor 1 Penyebab Gantung Sepatu</title><description>5 Fakta Karier Franck Ribery Sebelum Putuskan Pensiun</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/29/51/2696534/5-fakta-karier-franck-ribery-sebelum-putuskan-pensiun-nomor-1-penyebab-gantung-sepatu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/29/51/2696534/5-fakta-karier-franck-ribery-sebelum-putuskan-pensiun-nomor-1-penyebab-gantung-sepatu"/><item><title>5 Fakta Karier Franck Ribery Sebelum Putuskan Pensiun, Nomor 1 Penyebab Gantung Sepatu</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/29/51/2696534/5-fakta-karier-franck-ribery-sebelum-putuskan-pensiun-nomor-1-penyebab-gantung-sepatu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/29/51/2696534/5-fakta-karier-franck-ribery-sebelum-putuskan-pensiun-nomor-1-penyebab-gantung-sepatu</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2022 03:20 WIB</pubDate><dc:creator>Insan Kamil Rizqilillah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/51/2696534/5-fakta-karier-franck-ribery-sebelum-putuskan-pensiun-nomor-1-penyebab-gantung-sepatu-rpx1qUPFm6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">5 fakta karier Franck Ribery sebelum putuskan pensiun. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/51/2696534/5-fakta-karier-franck-ribery-sebelum-putuskan-pensiun-nomor-1-penyebab-gantung-sepatu-rpx1qUPFm6.jpg</image><title>5 fakta karier Franck Ribery sebelum putuskan pensiun. (Foto: Reuters)</title></images><description>5 fakta karier Franck Ribery sebelum putuskan pensiun menarik dikulik. Sebab, Franck Ribery telah menjadi salah satu pesepakbola yang sukses menorehkan prestasi ciamik, khususnya bersama Bayern Munich.
Ya, Franck Ribery telah mengumumkan secara resmi bahwa dirinya gantung sepatu atau pensiun sebagai pesepakbola profesional. Pengumuman itu disampaikan pemain sayap asal Prancis tersebut pada Jumat 21 Oktober 2022.
BACA JUGA: Legenda Bayern Munich, Franck Ribery Putuskan Pensiun di Usia 39 Tahun
Namun, pria berusia 39 tahun itu tetap akan bergelut di dunia sepakbola. Ribery dikabarkan akan bergabung sebagai staf pelatih bagi klub terakhir yang dibelanya, yakni Salernitana.
Terlepas dari itu, ada beberapa fakta mengenai perjalanan karier seorang Franck Ribery sebelum memutuskan untuk pensiun.  Apa saja? Mari kulik bersama.
Berikut 5 Fakta Karier Franck Ribery Sebelum Putuskan Pensiun
 
5. Awal Karier di Akademi Conti Boulogne

Salah satu fakta dari karier Franck Ribery adalah awal kariernya. Dia diketahui sudah berkecimpung di dunia sepakbola sejak masih sangat kecil.
Bahkan, di usia 6 tahun, Franck Ribery sudah bergabung akademi sepakbola Conti Boulogne. Kemudian, pada 1996, ia pindah ke akademi Lille, sebelum akhirnya kembali ke akademi Conti Boulogne tiga tahun setelahnya.
Pada 2000, Ribery dapat dipercaya untuk memperkuat tim utama Boulogne di usianya yang baru beranjak 17 tahun. Setelah itu, ia berpindah-pindah klub. Namanya pun mulai naik daun ketika tampil apik di FC Metz di Ligue 1 2004-2005.
4. Kariernya Bersinar Bersama Marseille

Lalu, ada fakta menarik lain soal di tim mana karier Ribery mulai bersinar. Hal itu tepatnya terjadi kala Ribery membela klub asal Prancis, Marseille.
Nama Ribery memang sudah malang-melintang ke klub-klub elite Eropa. Belum sempat merasakan satu musim bergabung dengan FC Metz, ia bahkan sudah memutuskan untuk pindah ke klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005.
Namun, Ribery tampil tak terlalu apik di sana sehingga dilepas secara cuma-cuma ke Marseille. Menariknya, selama bergabung dengan Marseille, Ribery berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain sayap paling ditakuti di Ligue 1.
Bahkan, ia berhasil menyumbang 18 gol dan 20 assist bagi Marseille. Karena penampilan apiknya itu, Ribery mulai dilirik oleh sejumlah klub besar Eropa, salah satunya Bayern Munich.3. Makin Bersinar saat Bela Bayern Munich 

Karier Ribery kemudian makin bersinar kala membela Bayern Munich. Klub raksasa asal Jerman itu berani membeli Franck Ribery dengan harga yang luar biasa.
Pada 2007, Ribery diboyong dengan harga 30 juta euro atau setara Rp 459 miliar. Kala itu, usianya baru 24 tahun.
Saat berseragam Bayern Munich, Ribery berhasil menunjukkan penampilan moncernya dan menjadi penyerang sayap andalan. Kehadiran Ribery di Bayern Munich mampu berkontribusi besar bagi lini depan, ia mampu menyumbang 124 gol dan 182 assist selama membela Bayern Munich.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 
2. Rentetan Prestasi 

Dengan seiring menanjaknya karier Ribery, prestasi manis pun mampu ditunjukannya. Saat bersama Bayern Munich, Ribery sudah mendapatkan 1 trofi Liga Champions, 1 trofi Piala Dunia Antarklub, 1 trofi UEFA Super Cup, 9 trofi Bundesliga, 6 trofi Piala Jerman, dan 4 trofi Piala Super Jerman.
Ribery pernah juga dinobatkan sebagai pemain terbaik versi UEFA, pada 2013. Tak hanya itu, Ribery juga sempat memenangkan Liga Turki selama membela Galatasaray.1. Putuskan Pensiun saat Cedera Parah

Ribery memutuskan untuk pensiun bukan tanpa sebab. Dia diketahui mengalami cedera parah pada lutut sehingga membuatnya memutuskan untuk pensiun di usianya yang sudah 39 tahun.
Padahal, Ribery masih memiliki kontrak dengan klubnya hingga Juni 2023. Ribery jalani laga terakhirnya melawan AS Roma pada 14 Agustus 2022.</description><content:encoded>5 fakta karier Franck Ribery sebelum putuskan pensiun menarik dikulik. Sebab, Franck Ribery telah menjadi salah satu pesepakbola yang sukses menorehkan prestasi ciamik, khususnya bersama Bayern Munich.
Ya, Franck Ribery telah mengumumkan secara resmi bahwa dirinya gantung sepatu atau pensiun sebagai pesepakbola profesional. Pengumuman itu disampaikan pemain sayap asal Prancis tersebut pada Jumat 21 Oktober 2022.
BACA JUGA: Legenda Bayern Munich, Franck Ribery Putuskan Pensiun di Usia 39 Tahun
Namun, pria berusia 39 tahun itu tetap akan bergelut di dunia sepakbola. Ribery dikabarkan akan bergabung sebagai staf pelatih bagi klub terakhir yang dibelanya, yakni Salernitana.
Terlepas dari itu, ada beberapa fakta mengenai perjalanan karier seorang Franck Ribery sebelum memutuskan untuk pensiun.  Apa saja? Mari kulik bersama.
Berikut 5 Fakta Karier Franck Ribery Sebelum Putuskan Pensiun
 
5. Awal Karier di Akademi Conti Boulogne

Salah satu fakta dari karier Franck Ribery adalah awal kariernya. Dia diketahui sudah berkecimpung di dunia sepakbola sejak masih sangat kecil.
Bahkan, di usia 6 tahun, Franck Ribery sudah bergabung akademi sepakbola Conti Boulogne. Kemudian, pada 1996, ia pindah ke akademi Lille, sebelum akhirnya kembali ke akademi Conti Boulogne tiga tahun setelahnya.
Pada 2000, Ribery dapat dipercaya untuk memperkuat tim utama Boulogne di usianya yang baru beranjak 17 tahun. Setelah itu, ia berpindah-pindah klub. Namanya pun mulai naik daun ketika tampil apik di FC Metz di Ligue 1 2004-2005.
4. Kariernya Bersinar Bersama Marseille

Lalu, ada fakta menarik lain soal di tim mana karier Ribery mulai bersinar. Hal itu tepatnya terjadi kala Ribery membela klub asal Prancis, Marseille.
Nama Ribery memang sudah malang-melintang ke klub-klub elite Eropa. Belum sempat merasakan satu musim bergabung dengan FC Metz, ia bahkan sudah memutuskan untuk pindah ke klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005.
Namun, Ribery tampil tak terlalu apik di sana sehingga dilepas secara cuma-cuma ke Marseille. Menariknya, selama bergabung dengan Marseille, Ribery berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain sayap paling ditakuti di Ligue 1.
Bahkan, ia berhasil menyumbang 18 gol dan 20 assist bagi Marseille. Karena penampilan apiknya itu, Ribery mulai dilirik oleh sejumlah klub besar Eropa, salah satunya Bayern Munich.3. Makin Bersinar saat Bela Bayern Munich 

Karier Ribery kemudian makin bersinar kala membela Bayern Munich. Klub raksasa asal Jerman itu berani membeli Franck Ribery dengan harga yang luar biasa.
Pada 2007, Ribery diboyong dengan harga 30 juta euro atau setara Rp 459 miliar. Kala itu, usianya baru 24 tahun.
Saat berseragam Bayern Munich, Ribery berhasil menunjukkan penampilan moncernya dan menjadi penyerang sayap andalan. Kehadiran Ribery di Bayern Munich mampu berkontribusi besar bagi lini depan, ia mampu menyumbang 124 gol dan 182 assist selama membela Bayern Munich.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 
2. Rentetan Prestasi 

Dengan seiring menanjaknya karier Ribery, prestasi manis pun mampu ditunjukannya. Saat bersama Bayern Munich, Ribery sudah mendapatkan 1 trofi Liga Champions, 1 trofi Piala Dunia Antarklub, 1 trofi UEFA Super Cup, 9 trofi Bundesliga, 6 trofi Piala Jerman, dan 4 trofi Piala Super Jerman.
Ribery pernah juga dinobatkan sebagai pemain terbaik versi UEFA, pada 2013. Tak hanya itu, Ribery juga sempat memenangkan Liga Turki selama membela Galatasaray.1. Putuskan Pensiun saat Cedera Parah

Ribery memutuskan untuk pensiun bukan tanpa sebab. Dia diketahui mengalami cedera parah pada lutut sehingga membuatnya memutuskan untuk pensiun di usianya yang sudah 39 tahun.
Padahal, Ribery masih memiliki kontrak dengan klubnya hingga Juni 2023. Ribery jalani laga terakhirnya melawan AS Roma pada 14 Agustus 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
