<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapten Timnas Indonesia U-20 Ungkap Kekurangan Timnya Jelang Hadapi Timnas Turki U-20</title><description>Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi Timnas Turki U-20 pada Rabu, 26 Oktober 2022 malam WIB.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/25/51/2694038/kapten-timnas-indonesia-u-20-ungkap-kekurangan-timnya-jelang-hadapi-timnas-turki-u-20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/25/51/2694038/kapten-timnas-indonesia-u-20-ungkap-kekurangan-timnya-jelang-hadapi-timnas-turki-u-20"/><item><title>Kapten Timnas Indonesia U-20 Ungkap Kekurangan Timnya Jelang Hadapi Timnas Turki U-20</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/25/51/2694038/kapten-timnas-indonesia-u-20-ungkap-kekurangan-timnya-jelang-hadapi-timnas-turki-u-20</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/25/51/2694038/kapten-timnas-indonesia-u-20-ungkap-kekurangan-timnya-jelang-hadapi-timnas-turki-u-20</guid><pubDate>Selasa 25 Oktober 2022 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/25/51/2694038/kapten-timnas-indonesia-u-20-ungkap-kekurangan-timnya-jelang-hadapi-timnas-turki-u-20-iQRKvGHhYO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapten Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/25/51/2694038/kapten-timnas-indonesia-u-20-ungkap-kekurangan-timnya-jelang-hadapi-timnas-turki-u-20-iQRKvGHhYO.jpg</image><title>Kapten Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari. (Foto: PSSI)</title></images><description>KAPTEN Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari, mengungkap kekurangan timnya jelang menghadapi Timnas Turki U-20 pada Rabu, 26 Oktober 2022 pukul 20.00 WIB. Pemain Persija Jakarta itu mengatakan, para pemain Timnas Indonesia U-20 masih kurang komunikasi dan kerap salah passing.
Semalam, Timnas Indonesia U-20 memulai rangkaian uji coba selama menjalani pemusatan latihan di Turki. Lawan pertama yang dihadapi skuad Garuda Nusantara adalah klub lokal setempat, Cakallikli Spor.

Hasilnya, Timnas Indonesia U-20 menang 2-1 atas Cakallikli Spor. Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia U-20 unggul pada menit ke-17 via aksi Ginanjar Wahyu. Kemudian pada menit 85, Timnas Indonesia U-20 menggandakan keunggulan lewat Ricky Pratama.
&amp;ldquo;Yang pertama Alhamdulillah dalam pertandingan hari ini kami bisa menang ya dengan skor 2-1. Dan anak-anak mulai kompak seperti kami yang lakuin seperti main di Kualifikasi AFC, jadi ini persiapan yang bagus,&amp;rdquo; kata Muhammad Ferrari mengutip dari laman resmi PSSI.
&amp;ldquo;Untuk lusa kami akan melawan Turki, ya mungkin kami masih ada kekurangan seperti komunikasi dan passing-passing yang tidak perlu saja,&amp;rdquo; lanjut Muhammad Ferrari.
BACA JUGA:Shin Tae-yong Ngamuk meski Timnas Indonesia U-20 Menang 2-1 atas Cakallikli Spor

Bicara kekurangan, pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong juga kurang puas dengan sikap yang ditunjukkan Marselino Ferdinan dan kawan-kawan di laga kontra Cakallikli Spor. Ia melihat para pemain Timnas Indonesia U-20 enggan melakukan pressing tiap kali kehilangan bola.&amp;ldquo;Jadi kelemahan saat ini kalau kehilangan bola itu mereka suka berdiri diam saja. Seharusnya pemain kami itu pressing biar lawan tidak dapat peluang yang baik atau serangan balik,&amp;rdquo; tegas Shin Tae-yong.

&amp;ldquo;Jadi pemain-pemain sampai sekarang juga masih saja saat kehilangan bola, mereka tidak melakukan pressing. Itu pelan-pelan harus diperbaiki. Dan kelemahan-kelemahan yang ada juga diperbaiki pelan-pelan,&amp;rdquo; lanjut juru taktik asal Korea Selatan ini.
Menarik menanti laga Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Turki U-20. Sanggupkah Shin Tae-yong membawa skuad Garuda Nusantara menampilkan performa optimal, sekaligus mengimbangi kekuatan Turki?
Timnas Turki U-20 merupakan salah satu tim kuat di Eropa. Berdasarkan koefisien ranking UEFA, Timnas Turki U-20 kini menempati peringkat 12. di Eropa.</description><content:encoded>KAPTEN Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari, mengungkap kekurangan timnya jelang menghadapi Timnas Turki U-20 pada Rabu, 26 Oktober 2022 pukul 20.00 WIB. Pemain Persija Jakarta itu mengatakan, para pemain Timnas Indonesia U-20 masih kurang komunikasi dan kerap salah passing.
Semalam, Timnas Indonesia U-20 memulai rangkaian uji coba selama menjalani pemusatan latihan di Turki. Lawan pertama yang dihadapi skuad Garuda Nusantara adalah klub lokal setempat, Cakallikli Spor.

Hasilnya, Timnas Indonesia U-20 menang 2-1 atas Cakallikli Spor. Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia U-20 unggul pada menit ke-17 via aksi Ginanjar Wahyu. Kemudian pada menit 85, Timnas Indonesia U-20 menggandakan keunggulan lewat Ricky Pratama.
&amp;ldquo;Yang pertama Alhamdulillah dalam pertandingan hari ini kami bisa menang ya dengan skor 2-1. Dan anak-anak mulai kompak seperti kami yang lakuin seperti main di Kualifikasi AFC, jadi ini persiapan yang bagus,&amp;rdquo; kata Muhammad Ferrari mengutip dari laman resmi PSSI.
&amp;ldquo;Untuk lusa kami akan melawan Turki, ya mungkin kami masih ada kekurangan seperti komunikasi dan passing-passing yang tidak perlu saja,&amp;rdquo; lanjut Muhammad Ferrari.
BACA JUGA:Shin Tae-yong Ngamuk meski Timnas Indonesia U-20 Menang 2-1 atas Cakallikli Spor

Bicara kekurangan, pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong juga kurang puas dengan sikap yang ditunjukkan Marselino Ferdinan dan kawan-kawan di laga kontra Cakallikli Spor. Ia melihat para pemain Timnas Indonesia U-20 enggan melakukan pressing tiap kali kehilangan bola.&amp;ldquo;Jadi kelemahan saat ini kalau kehilangan bola itu mereka suka berdiri diam saja. Seharusnya pemain kami itu pressing biar lawan tidak dapat peluang yang baik atau serangan balik,&amp;rdquo; tegas Shin Tae-yong.

&amp;ldquo;Jadi pemain-pemain sampai sekarang juga masih saja saat kehilangan bola, mereka tidak melakukan pressing. Itu pelan-pelan harus diperbaiki. Dan kelemahan-kelemahan yang ada juga diperbaiki pelan-pelan,&amp;rdquo; lanjut juru taktik asal Korea Selatan ini.
Menarik menanti laga Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Turki U-20. Sanggupkah Shin Tae-yong membawa skuad Garuda Nusantara menampilkan performa optimal, sekaligus mengimbangi kekuatan Turki?
Timnas Turki U-20 merupakan salah satu tim kuat di Eropa. Berdasarkan koefisien ranking UEFA, Timnas Turki U-20 kini menempati peringkat 12. di Eropa.</content:encoded></item></channel></rss>
