<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 135 Orang, Ketua The Jakmania Pertanyakan Proses Pengusutan</title><description>Ketua The Jakmania sindir penyidikan tragedi Kanjuruhan</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/24/49/2693271/korban-tragedi-kanjuruhan-bertambah-jadi-135-orang-ketua-the-jakmania-pertanyakan-proses-pengusutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/24/49/2693271/korban-tragedi-kanjuruhan-bertambah-jadi-135-orang-ketua-the-jakmania-pertanyakan-proses-pengusutan"/><item><title>Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 135 Orang, Ketua The Jakmania Pertanyakan Proses Pengusutan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/24/49/2693271/korban-tragedi-kanjuruhan-bertambah-jadi-135-orang-ketua-the-jakmania-pertanyakan-proses-pengusutan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/24/49/2693271/korban-tragedi-kanjuruhan-bertambah-jadi-135-orang-ketua-the-jakmania-pertanyakan-proses-pengusutan</guid><pubDate>Senin 24 Oktober 2022 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/24/49/2693271/korban-tragedi-kanjuruhan-bertambah-jadi-135-orang-ketua-the-jakmania-pertanyakan-proses-pengusutan-CMRPMKSvAa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Stadion Kanjuruhan (Foto: MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/24/49/2693271/korban-tragedi-kanjuruhan-bertambah-jadi-135-orang-ketua-the-jakmania-pertanyakan-proses-pengusutan-CMRPMKSvAa.jpg</image><title>Ilustrasi Stadion Kanjuruhan (Foto: MNC Portal Indonesia)</title></images><description>SUPORTER Persija Jakarta, The Jakmania melalui ketuanya, Diky Sumarno turut menyoroti bertambahnya korban dari tragedi Kanjuruhan. Sebab, korban jiwa tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 135 orang.
Diky Sumarno pun mempertanyakan proses penyidikan terkait tragedi itu. Pasalnya, sampai saat ini belum ada tambahan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru.
&amp;nbsp;
&quot;135, dan belum ada tersangka baru. Belum ada yang diperiksa lebih intens lagi,&quot; cuit Diky Sumarno di Twitternya, @dikysoemaeno, Senin (24/10/2022).
Dia mengatakan tragedi Kanjuruhan memang cukup memilukan buat sepakbola Indonesia. Namun, proses penanganannya seperti jalan di tempat atau tidak ada perkembangan.
&quot;Apakah nyawa itu hanya angka? Indonesia, kok begini amat negara ini, ya,&quot; lanjut cuitannya.
BACA JUGA:Cristian Gonzales Masih Belum Bisa Percaya Tragedi Kanjuruhan Terjadi&amp;nbsp;
Sebelumnya, tragedi Kanjuruhan bertambah satu korban meninggal bernama Farzah Dwi Kurniawan, Minggu 23 Oktober 2022 sekira pukul 23.00 WIB. Ia meninggal usai dirawat selama 23 hari di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.&quot;Iya, benar meninggal kemarin malam (Minggu), jam 11 (malam) lebih,&quot; kata Muhammad Anwar, salah satu anggota Tim Gabungan Aremania, dikonfirmasi, Senin (24/10/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMS8xLzE1NTM2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Perlu diketahui, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu menetapkan enam tersangka&amp;nbsp; tragedi Kanjuruhan. Enam tersangka itu Direktur Utama LIB, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang, Kabag Ops Polres Malang, Kasat Samapta Polres, Komandan Kompi Brimob Polda Jatim, dan Security Steward.</description><content:encoded>SUPORTER Persija Jakarta, The Jakmania melalui ketuanya, Diky Sumarno turut menyoroti bertambahnya korban dari tragedi Kanjuruhan. Sebab, korban jiwa tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 135 orang.
Diky Sumarno pun mempertanyakan proses penyidikan terkait tragedi itu. Pasalnya, sampai saat ini belum ada tambahan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru.
&amp;nbsp;
&quot;135, dan belum ada tersangka baru. Belum ada yang diperiksa lebih intens lagi,&quot; cuit Diky Sumarno di Twitternya, @dikysoemaeno, Senin (24/10/2022).
Dia mengatakan tragedi Kanjuruhan memang cukup memilukan buat sepakbola Indonesia. Namun, proses penanganannya seperti jalan di tempat atau tidak ada perkembangan.
&quot;Apakah nyawa itu hanya angka? Indonesia, kok begini amat negara ini, ya,&quot; lanjut cuitannya.
BACA JUGA:Cristian Gonzales Masih Belum Bisa Percaya Tragedi Kanjuruhan Terjadi&amp;nbsp;
Sebelumnya, tragedi Kanjuruhan bertambah satu korban meninggal bernama Farzah Dwi Kurniawan, Minggu 23 Oktober 2022 sekira pukul 23.00 WIB. Ia meninggal usai dirawat selama 23 hari di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.&quot;Iya, benar meninggal kemarin malam (Minggu), jam 11 (malam) lebih,&quot; kata Muhammad Anwar, salah satu anggota Tim Gabungan Aremania, dikonfirmasi, Senin (24/10/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMS8xLzE1NTM2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Perlu diketahui, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu menetapkan enam tersangka&amp;nbsp; tragedi Kanjuruhan. Enam tersangka itu Direktur Utama LIB, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang, Kabag Ops Polres Malang, Kasat Samapta Polres, Komandan Kompi Brimob Polda Jatim, dan Security Steward.</content:encoded></item></channel></rss>
