<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akmal Marhali Kritik Keras Aksi Gianni Infantino dan Mochamad Iriawan Main Fun Football</title><description>Akmal Marhali Kritik Keras Aksi Gianni Infantino dan Mochamad Iriawan Main Fun Football.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/20/49/2691202/akmal-marhali-kritik-keras-aksi-gianni-infantino-dan-mochamad-iriawan-main-fun-football</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/20/49/2691202/akmal-marhali-kritik-keras-aksi-gianni-infantino-dan-mochamad-iriawan-main-fun-football"/><item><title>Akmal Marhali Kritik Keras Aksi Gianni Infantino dan Mochamad Iriawan Main Fun Football</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/20/49/2691202/akmal-marhali-kritik-keras-aksi-gianni-infantino-dan-mochamad-iriawan-main-fun-football</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/20/49/2691202/akmal-marhali-kritik-keras-aksi-gianni-infantino-dan-mochamad-iriawan-main-fun-football</guid><pubDate>Kamis 20 Oktober 2022 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/20/49/2691202/akmal-marhali-kritik-keras-aksi-gianni-infantino-dan-mochamad-iriawan-main-fun-football-Iu6i9EdkL3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gianni Infantino dalam fun football bersama jajaran PSSI (Foto: Twitter/PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/20/49/2691202/akmal-marhali-kritik-keras-aksi-gianni-infantino-dan-mochamad-iriawan-main-fun-football-Iu6i9EdkL3.jpg</image><title>Gianni Infantino dalam fun football bersama jajaran PSSI (Foto: Twitter/PSSI)</title></images><description>AKMAL Marhali kritik keras aksi Gianni Infantino dan Mochamad Iriawan main fun football. Menurut anggota TGIPF tersebut, tindakan Presiden FIFA dan Ketum PSSI minim empati dan simpati.
Pada Selasa 18 Oktober 2022 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Gianni Infantino bermain fun football bersama Ketum PSSI beserta jajarannya. Tindakan ini pun mendapat kritikan keras dari warganet.

Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali turut memberikan kritikan keras terhadap kegiatan itu. Lantaran, dinilai tidak tepat kegiatan itu dilakukan.
&quot;Sangat disayangkan. Itu kampanye yang salah dilakukan PSSI dan FIFA. Kegiatan itu tidak ada sense of crisis, tidak empati dan simpati,&quot; kata Akmal Marhali kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (19/10/2022).
BACA JUGA:Gianni Infantino ke Jokowi: Sekarang Presiden Adalah Bagian dari Tim FIFA
Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengatakan kisah memilukan tragedi Kanjuruhan belum usai. Pasalnya, bertambah korban jiwa satu orang lagi yang menjadi korban jiwa mencapai 133 orang.&quot;PSSI dan FIFA malah bersenang-senang. Seharusnya PSSI membuat kegiatan charity game atau donasi,&quot; ujarnya.

Akmal Marhali mengatakan PSSI memang kerap kali blunder  yang membuat namanya bertambah rusak di mata masyarakat Indonesia. Hal itu sebagai tanda PSSI sangat lemah dalam hal komunikasi jajaran pengurus PSSI.
&quot;PSSI tidak bisa mengambil hati masyarakat. Masyarakat menjadi benci dan sudutkan PSSI,&quot; katanya.</description><content:encoded>AKMAL Marhali kritik keras aksi Gianni Infantino dan Mochamad Iriawan main fun football. Menurut anggota TGIPF tersebut, tindakan Presiden FIFA dan Ketum PSSI minim empati dan simpati.
Pada Selasa 18 Oktober 2022 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Gianni Infantino bermain fun football bersama Ketum PSSI beserta jajarannya. Tindakan ini pun mendapat kritikan keras dari warganet.

Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali turut memberikan kritikan keras terhadap kegiatan itu. Lantaran, dinilai tidak tepat kegiatan itu dilakukan.
&quot;Sangat disayangkan. Itu kampanye yang salah dilakukan PSSI dan FIFA. Kegiatan itu tidak ada sense of crisis, tidak empati dan simpati,&quot; kata Akmal Marhali kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (19/10/2022).
BACA JUGA:Gianni Infantino ke Jokowi: Sekarang Presiden Adalah Bagian dari Tim FIFA
Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengatakan kisah memilukan tragedi Kanjuruhan belum usai. Pasalnya, bertambah korban jiwa satu orang lagi yang menjadi korban jiwa mencapai 133 orang.&quot;PSSI dan FIFA malah bersenang-senang. Seharusnya PSSI membuat kegiatan charity game atau donasi,&quot; ujarnya.

Akmal Marhali mengatakan PSSI memang kerap kali blunder  yang membuat namanya bertambah rusak di mata masyarakat Indonesia. Hal itu sebagai tanda PSSI sangat lemah dalam hal komunikasi jajaran pengurus PSSI.
&quot;PSSI tidak bisa mengambil hati masyarakat. Masyarakat menjadi benci dan sudutkan PSSI,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
