<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituduh Pake Buzzer untuk Serang Kylian Mbappe di Media Sosial, PSG Buka Suara</title><description>PSG Bantah Gunakan Buzzer untuk Serang Kylian Mbappe</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/15/51/2687306/dituduh-pake-buzzer-untuk-serang-kylian-mbappe-di-media-sosial-psg-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/15/51/2687306/dituduh-pake-buzzer-untuk-serang-kylian-mbappe-di-media-sosial-psg-buka-suara"/><item><title>Dituduh Pake Buzzer untuk Serang Kylian Mbappe di Media Sosial, PSG Buka Suara</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/15/51/2687306/dituduh-pake-buzzer-untuk-serang-kylian-mbappe-di-media-sosial-psg-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/15/51/2687306/dituduh-pake-buzzer-untuk-serang-kylian-mbappe-di-media-sosial-psg-buka-suara</guid><pubDate>Sabtu 15 Oktober 2022 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/14/51/2687306/dituduh-pake-buzzer-untuk-serang-kylian-mbappe-di-media-sosial-psg-buka-suara-E59JR8E63l.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Momen Kylian Mbappe resmi perpanjang kontrak di PSG pada musim panas 2022 lalu. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/14/51/2687306/dituduh-pake-buzzer-untuk-serang-kylian-mbappe-di-media-sosial-psg-buka-suara-E59JR8E63l.JPG</image><title>Momen Kylian Mbappe resmi perpanjang kontrak di PSG pada musim panas 2022 lalu. (Foto: Reuters)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Hubungan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Kylian Mbappe dikabarkan mulai merenggang, bahkan ada isu tim berjuluk Les Parisiens itu menggunakan jasa buzzer untuk menyerang striker andalan mereka tersebut. Mendengar kabar itu, PSG langsung membantah tuduhan itu dan memastikan mereka tak pernah membuat kampanye digital untuk merugikan orang lain, apalagi pemain sendiri.
Diketahui, belakangan ini Mbappe santer dikabarkan akan meninggalkan Parc des Princes pada bursa transfer musim dingin 2023 pada Januari mendatang. Pemain berpaspor Prancis itu dikabarkan sudah tidak betah berada di PSG.
Sebuah laporan media Prancis, Mediapart, mengklaim PSG menggunakan Buzzer untuk mengkampanyekan keburukan Mbappe. Para pendengung ini merupakan akun-akun yang membuat unggahan &amp;lsquo;troll&amp;rsquo; atau meledek Mbappe.
BACA JUGA:PSG Tertarik Barter Kylian Mbappe dengan Mohamed Salah dari Liverpool

Kampanye digital ini dilaporkan sudah terjadi sejak tiga tahun lalu, atau sekira periode 2018-2019. Saat itu, Mbappe juga santer dikabarkan akan angkat kaki dari Parc des Princes pada akhir musim.
Kendati demikian, PSG membantah tuduhan laporan media tersebut. Melansir Goal Internasional, sabtu (15/10/2022), PSG mengklaim pihaknya tidak pernah membuat kampanye digital semacam itu.
Les Parisiens menegaskan tak pernah menyewa pihak tertentu untuk menjelek-jelekkan seseorang, termasuk para pemainnya.&quot;PSG membantah keras tuduhan Mediapart,&quot; tulis pernyataan PSG, dikutip dari Goal Internasional, Sabtu (15/10/2022).

&quot;PSG adalah merek internasional yang bekerja terus-menerus dengan agensi media sosial di seluruh dunia untuk mempromosikan dan merayakan pencapaian Klub, karyawan, dan mitranya, seperti semua perusahaan. Klub tidak pernah membuat kontrak dengan agensi untuk merugikan siapa pun,&amp;rdquo; sambung keterangan klub tersebut.
Sementara itu, saat ini situasi Mbappe memang semakin rumit setelah rumor kepergiannya semakin kencang. Namun, Les Parisiens belum memberikan keterangan resmi mengenai rumor tersebut.</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Hubungan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Kylian Mbappe dikabarkan mulai merenggang, bahkan ada isu tim berjuluk Les Parisiens itu menggunakan jasa buzzer untuk menyerang striker andalan mereka tersebut. Mendengar kabar itu, PSG langsung membantah tuduhan itu dan memastikan mereka tak pernah membuat kampanye digital untuk merugikan orang lain, apalagi pemain sendiri.
Diketahui, belakangan ini Mbappe santer dikabarkan akan meninggalkan Parc des Princes pada bursa transfer musim dingin 2023 pada Januari mendatang. Pemain berpaspor Prancis itu dikabarkan sudah tidak betah berada di PSG.
Sebuah laporan media Prancis, Mediapart, mengklaim PSG menggunakan Buzzer untuk mengkampanyekan keburukan Mbappe. Para pendengung ini merupakan akun-akun yang membuat unggahan &amp;lsquo;troll&amp;rsquo; atau meledek Mbappe.
BACA JUGA:PSG Tertarik Barter Kylian Mbappe dengan Mohamed Salah dari Liverpool

Kampanye digital ini dilaporkan sudah terjadi sejak tiga tahun lalu, atau sekira periode 2018-2019. Saat itu, Mbappe juga santer dikabarkan akan angkat kaki dari Parc des Princes pada akhir musim.
Kendati demikian, PSG membantah tuduhan laporan media tersebut. Melansir Goal Internasional, sabtu (15/10/2022), PSG mengklaim pihaknya tidak pernah membuat kampanye digital semacam itu.
Les Parisiens menegaskan tak pernah menyewa pihak tertentu untuk menjelek-jelekkan seseorang, termasuk para pemainnya.&quot;PSG membantah keras tuduhan Mediapart,&quot; tulis pernyataan PSG, dikutip dari Goal Internasional, Sabtu (15/10/2022).

&quot;PSG adalah merek internasional yang bekerja terus-menerus dengan agensi media sosial di seluruh dunia untuk mempromosikan dan merayakan pencapaian Klub, karyawan, dan mitranya, seperti semua perusahaan. Klub tidak pernah membuat kontrak dengan agensi untuk merugikan siapa pun,&amp;rdquo; sambung keterangan klub tersebut.
Sementara itu, saat ini situasi Mbappe memang semakin rumit setelah rumor kepergiannya semakin kencang. Namun, Les Parisiens belum memberikan keterangan resmi mengenai rumor tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
