<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengurus PSSI Ini Siap Mundur Usai Munculnya Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan, namun dengan Satu Catatan</title><description>Pengurus PSSI Ini Mengaku Siap Mundur</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/14/49/2687421/pengurus-pssi-ini-siap-mundur-usai-munculnya-rekomendasi-tgipf-tragedi-kanjuruhan-namun-dengan-satu-catatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/14/49/2687421/pengurus-pssi-ini-siap-mundur-usai-munculnya-rekomendasi-tgipf-tragedi-kanjuruhan-namun-dengan-satu-catatan"/><item><title>Pengurus PSSI Ini Siap Mundur Usai Munculnya Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan, namun dengan Satu Catatan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/14/49/2687421/pengurus-pssi-ini-siap-mundur-usai-munculnya-rekomendasi-tgipf-tragedi-kanjuruhan-namun-dengan-satu-catatan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/14/49/2687421/pengurus-pssi-ini-siap-mundur-usai-munculnya-rekomendasi-tgipf-tragedi-kanjuruhan-namun-dengan-satu-catatan</guid><pubDate>Jum'at 14 Oktober 2022 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/14/49/2687421/pengurus-pssi-ini-siap-mundur-usai-munculnya-rekomendasi-tgipf-tragedi-kanjuruhan-namun-dengan-satu-catatan-ozspTuAV5r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan saat laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/14/49/2687421/pengurus-pssi-ini-siap-mundur-usai-munculnya-rekomendasi-tgipf-tragedi-kanjuruhan-namun-dengan-satu-catatan-ozspTuAV5r.jpg</image><title>Tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan saat laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Salah satu anggota pengurus PSSI, Budiman Dalimunthe, menyatakan siap mundur dari jabatannya saat ini. Namun, Ketua Divisi Pemberdayaan Suporter itu punya satu catatan sebelum mengambil keputusan untuk mundur.
Sebagaimana diketahui, TGIPF merekomendasikan agar seluruh pengurus PSSI mengundurkan diri. TGIPF menganggap hal itu tanggung jawab terbaik atas apa yang terjadi pada tragedi Kanjuruhan.

Salah satu pengurus PSSI yang bukan Komite Eksekutif (Exco), Budiman Dalimunthe, kemudian menyampaikan sikapnya. Budiman mengatakan bahwa dirinya siap mundur jika memang harus mundur.
BACA JUGA: 3 Kebobrokan Iwan Bule selama Menjabat Ketum PSSI, Nomor 1 Lihai Lepas Tanggung Jawab
&quot;Kalau memang harus mundur ya saya mundur, enggak ada masalah buat saya, enggak ada masalah, bukan hal yang harus dipersoalkan,&quot; kata Budiman di Hotel Le Meridien, Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA: Soal Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terkait Revolusi PSSI, Begini Sikap Pemerintah 
Namun, Budiman menggarisbawahi satu catatan. Menurutnya, akan tidak efektif jika semua pengurus PSSI harus mundur setiap ada kejadian tidak mengenakkan.
Oleh sebab itu, mengundurkan diri bukan merupakan bentuk tanggung jawab yang baik. Namun, Budiman tidak mempersoalkan jika mengundurkan diri dianggap sebagai hal yang diharuskan.&quot;Tapi yang penting kan tanggung jawabnya, apa nanti setiap ada kejadian harus mundur? Setiap ada kejadian mereka harus mundur begitu?&quot; sambungnya.
Budiman kemudian enggan menanggapi kinerja Exco PSSI pasca tragedi Kanjuruhan. Sebelum adanya tragedi Kanjuruhan, Budiman beranggapan bahwa pengurus PSSI sudah bekerja maksimal.

&quot;Saya tidak bisa menilai yang lain, saya hanya bisa menilai sendiri apa yang saya kerjakan, buat saya sudah optimal,&quot; ujarnya.
&quot;Kalau ada hal-hal lain (termasuk tragedi Kanjuruhan) kan beda cerita, saya kan juga harus pintar-pintar menyampaikan aspirasi suporter, jangan yang demo-demo begitu,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Salah satu anggota pengurus PSSI, Budiman Dalimunthe, menyatakan siap mundur dari jabatannya saat ini. Namun, Ketua Divisi Pemberdayaan Suporter itu punya satu catatan sebelum mengambil keputusan untuk mundur.
Sebagaimana diketahui, TGIPF merekomendasikan agar seluruh pengurus PSSI mengundurkan diri. TGIPF menganggap hal itu tanggung jawab terbaik atas apa yang terjadi pada tragedi Kanjuruhan.

Salah satu pengurus PSSI yang bukan Komite Eksekutif (Exco), Budiman Dalimunthe, kemudian menyampaikan sikapnya. Budiman mengatakan bahwa dirinya siap mundur jika memang harus mundur.
BACA JUGA: 3 Kebobrokan Iwan Bule selama Menjabat Ketum PSSI, Nomor 1 Lihai Lepas Tanggung Jawab
&quot;Kalau memang harus mundur ya saya mundur, enggak ada masalah buat saya, enggak ada masalah, bukan hal yang harus dipersoalkan,&quot; kata Budiman di Hotel Le Meridien, Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA: Soal Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terkait Revolusi PSSI, Begini Sikap Pemerintah 
Namun, Budiman menggarisbawahi satu catatan. Menurutnya, akan tidak efektif jika semua pengurus PSSI harus mundur setiap ada kejadian tidak mengenakkan.
Oleh sebab itu, mengundurkan diri bukan merupakan bentuk tanggung jawab yang baik. Namun, Budiman tidak mempersoalkan jika mengundurkan diri dianggap sebagai hal yang diharuskan.&quot;Tapi yang penting kan tanggung jawabnya, apa nanti setiap ada kejadian harus mundur? Setiap ada kejadian mereka harus mundur begitu?&quot; sambungnya.
Budiman kemudian enggan menanggapi kinerja Exco PSSI pasca tragedi Kanjuruhan. Sebelum adanya tragedi Kanjuruhan, Budiman beranggapan bahwa pengurus PSSI sudah bekerja maksimal.

&quot;Saya tidak bisa menilai yang lain, saya hanya bisa menilai sendiri apa yang saya kerjakan, buat saya sudah optimal,&quot; ujarnya.
&quot;Kalau ada hal-hal lain (termasuk tragedi Kanjuruhan) kan beda cerita, saya kan juga harus pintar-pintar menyampaikan aspirasi suporter, jangan yang demo-demo begitu,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
