<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Tragedi Stadion Kanjuruhan, Netizen Perang Tagar STYOut vs STYStay di Media Sosial</title><description>Imbas Tragedi Stadion Kanjuruhan, Netizen Perang Tagar STYOut vs STYStay di Media Sosial</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/13/51/2686519/imbas-tragedi-stadion-kanjuruhan-netizen-perang-tagar-styout-vs-stystay-di-media-sosial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/13/51/2686519/imbas-tragedi-stadion-kanjuruhan-netizen-perang-tagar-styout-vs-stystay-di-media-sosial"/><item><title>Imbas Tragedi Stadion Kanjuruhan, Netizen Perang Tagar STYOut vs STYStay di Media Sosial</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/13/51/2686519/imbas-tragedi-stadion-kanjuruhan-netizen-perang-tagar-styout-vs-stystay-di-media-sosial</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/13/51/2686519/imbas-tragedi-stadion-kanjuruhan-netizen-perang-tagar-styout-vs-stystay-di-media-sosial</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/51/2686519/imbas-tragedi-stadion-kanjuruhan-netizen-perang-tagar-styout-vs-stystay-di-media-sosial-44OrCCARad.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Netizen Perang Tagar STY Out vs STY Stay (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/51/2686519/imbas-tragedi-stadion-kanjuruhan-netizen-perang-tagar-styout-vs-stystay-di-media-sosial-44OrCCARad.jpg</image><title>Netizen Perang Tagar STY Out vs STY Stay (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</title></images><description>NETIZEN perang tagar STYOut vs STYStay di media sosial menarik untuk dibahas. STY yang dimaksud adalah pelatih asal Korea Selatan yang saat ini menukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Hujan tagar tersebut rupanya memecah penggemar sepakbola Indonesia menjadi dua kubu. Dua kubu tersebut yaitu kubu yang menginginkan Shin Tae-yong tetap menjadi pelatih dan kubu yang menginginkan Shin Tae-yong hengkang.

Munculnya tagar STYOut dan STYStay adalah buntut dari tragedi berdarah Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang. Dalam kasus tersebut, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule yang kini menjabat sebagai Ketum PSSI didesak untuk segera turun dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Shin Tae-yong rupanya siap mundur jika Iwan Bule memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Hal tersebut ia tulis dalam unggahan akun Instagram pribadinya.
BACA JUGA:Akui Tottenham Hotspur Sempat Kesulitan, Antonio Conte Syukuri Kemenangan atas Eintracht Frankfurt
&amp;ldquo;Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri,&amp;rdquo; tulis Shin Tae-yong @shintaeyong7777.
Tulisan Shin Tae-yong tersebut telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan warganet Indonesia. Di satu sisi, banyak netizen yang rela ditinggalkan Shin Tae-yong asalkan Iwan Bule mundur dari jabatannya. Karena, mereka menilai jika kemanusiaan harus berada di atas segalanya.Sedangkan di lain sisi, netizen menggaungkan agar Shin Tae-yong tetap bertahan bersama Timnas Indonesia meski Ketua Umum PSSI mundur. Hal ini mengacu pada kemajuan prestasi Timnas Indonesia sejak ditangani oleh pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Sebagian netizen juga beranggapan jika apa yang ditulis Shin Tae-yong bukanlah sebuah dukungan bagi Iwan Bule. Melainkan ungkapan rasa tidak enak karena dirinya adalah bagian dari rekrutan di masa kepemimpinan Iwan Bule.&amp;nbsp;
Melihat apa yang terjadi, apakah Anda setuju STYOut atau STYStay?</description><content:encoded>NETIZEN perang tagar STYOut vs STYStay di media sosial menarik untuk dibahas. STY yang dimaksud adalah pelatih asal Korea Selatan yang saat ini menukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Hujan tagar tersebut rupanya memecah penggemar sepakbola Indonesia menjadi dua kubu. Dua kubu tersebut yaitu kubu yang menginginkan Shin Tae-yong tetap menjadi pelatih dan kubu yang menginginkan Shin Tae-yong hengkang.

Munculnya tagar STYOut dan STYStay adalah buntut dari tragedi berdarah Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang. Dalam kasus tersebut, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule yang kini menjabat sebagai Ketum PSSI didesak untuk segera turun dari jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Shin Tae-yong rupanya siap mundur jika Iwan Bule memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Hal tersebut ia tulis dalam unggahan akun Instagram pribadinya.
BACA JUGA:Akui Tottenham Hotspur Sempat Kesulitan, Antonio Conte Syukuri Kemenangan atas Eintracht Frankfurt
&amp;ldquo;Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri,&amp;rdquo; tulis Shin Tae-yong @shintaeyong7777.
Tulisan Shin Tae-yong tersebut telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan warganet Indonesia. Di satu sisi, banyak netizen yang rela ditinggalkan Shin Tae-yong asalkan Iwan Bule mundur dari jabatannya. Karena, mereka menilai jika kemanusiaan harus berada di atas segalanya.Sedangkan di lain sisi, netizen menggaungkan agar Shin Tae-yong tetap bertahan bersama Timnas Indonesia meski Ketua Umum PSSI mundur. Hal ini mengacu pada kemajuan prestasi Timnas Indonesia sejak ditangani oleh pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Sebagian netizen juga beranggapan jika apa yang ditulis Shin Tae-yong bukanlah sebuah dukungan bagi Iwan Bule. Melainkan ungkapan rasa tidak enak karena dirinya adalah bagian dari rekrutan di masa kepemimpinan Iwan Bule.&amp;nbsp;
Melihat apa yang terjadi, apakah Anda setuju STYOut atau STYStay?</content:encoded></item></channel></rss>
