<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat Kritisi Minimnya Ide Permainan Bima Sakti Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Tembus Piala Asia U-17 2023</title><description>Pengamat Kritisi Minimnya Ide Permainan Bima Sakti Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Tembus Piala Asia U-17 2023.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/12/51/2685279/pengamat-kritisi-minimnya-ide-permainan-bima-sakti-usai-timnas-indonesia-u-17-gagal-tembus-piala-asia-u-17-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/12/51/2685279/pengamat-kritisi-minimnya-ide-permainan-bima-sakti-usai-timnas-indonesia-u-17-gagal-tembus-piala-asia-u-17-2023"/><item><title>Pengamat Kritisi Minimnya Ide Permainan Bima Sakti Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Tembus Piala Asia U-17 2023</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/12/51/2685279/pengamat-kritisi-minimnya-ide-permainan-bima-sakti-usai-timnas-indonesia-u-17-gagal-tembus-piala-asia-u-17-2023</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/12/51/2685279/pengamat-kritisi-minimnya-ide-permainan-bima-sakti-usai-timnas-indonesia-u-17-gagal-tembus-piala-asia-u-17-2023</guid><pubDate>Rabu 12 Oktober 2022 05:20 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/12/51/2685279/pengamat-kritisi-minimnya-ide-permainan-bima-sakti-usai-timnas-indonesia-u-17-gagal-tembus-piala-asia-u-17-2023-oxcB6d8xTp.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bima Sakti dinilai tidak punya strategi cadangan untuk Timnas Indonesia U-17 (Foto: MPI/Aldi Chandra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/12/51/2685279/pengamat-kritisi-minimnya-ide-permainan-bima-sakti-usai-timnas-indonesia-u-17-gagal-tembus-piala-asia-u-17-2023-oxcB6d8xTp.JPG</image><title>Bima Sakti dinilai tidak punya strategi cadangan untuk Timnas Indonesia U-17 (Foto: MPI/Aldi Chandra)</title></images><description>PENGAMAT kritisi minimnya ide permainan Bima Sakti usai Timnas Indonesia U-17 gagal tembus Piala Asia U-17 2023. Menurut pengamat sepak bola Tanah Air, Kusnaeni, pelatih Bima Sakti tidak mempersiapkan strategi cadangan.
Timnas Indonesia U-17 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023 usai takluk dengan skor telak 1-5 dari Malaysia. Itu merupakan laga terakhir di babak grup B yang dimainkan Minggu 9 Oktober 2022 lalu yang menyebabkan Garuda Muda menyelesaikan babak kualifikasi dengan mengisi peringkat kedua.

Hasil tersebut sekaligus membuat Malaysia U-17 menjadi juara grup dan otomatis lolos ke Piala Asia U-17 2023. Sementara Indonesia yang berada di posisi dua harus gigit jari. Sebab, peluang skuad Garuda Muda untuk bisa lolos sebagai runner-up terbaik juga harus sirna setelah kalah saing dengan Laos.
Terlepas dari itu, Kusnaeni selaku pengamat sepak bola menyoroti jalannya pertandingan tersebut. Timnas Indonesia U-17 tertinggal dari Malaysia lewat gol cukup cepat di menit ke-16, kemudian setelah itu Harimau Malaya terus berhasil menambah pundi-pundi golnya sampai berhasil unggul di babak pertama dengan skor 5-0.
Bung Kus, panggilan karibnya, menyebut kalau Bima Sakti tidak memiliki strategi cadangan untuk mengantisipasi gol cepat Timnas Malaysia U-17 tersebut. Sehingga membuat Arkhan Kaka dan kolega tak siap menghadapi situasi tersebut.
BACA JUGA:Dipanggil Shin Tae-yong untuk TC Timnas Indonesia U-20 di Eropa, 2 Pemain Borneo FC Ini Diminta Jangan Cepat Puas Diri
&amp;ldquo;Sepertinya tim pelatih tidak menyiapkan plan a, b, c, dan d. Saya menduga Coach Bima tidak punya rencana untuk menyikapi ketinggalan cepat 0-1 dan akhirnya terus kebobolan, saya rasa tidak siap menghadapi situasi itu,&amp;rdquo; kata Bung Kus ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (12/10/2022).Lebih jauh, Bung Kus mengungkapkan kalau kekalahan tersebut dapat menjadi pelajaran berharga bagi Bima Sakti dan staf pelatih yang lain. Dirinya juga tetap memberikan apresiasi atas perjuangan Timnas Indonesia U-17 di babak fase Grup B Piala Asia U-17 2023.

&amp;ldquo;Menurut saya, tim pelatih dapat banyak belajar karena yang namanya sepak bola terus berkembang, ilmu kepelatihan juga berkembang,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Bukan berarti mereka tidak hebat ilmunya tetapi jangan bosan-bosan untuk belajar dari kekalahan, dari apa yang terjadi di lapangan. Karena kekalahan itu pelajaran yang berharga tentunya supaya kedepan bisa lebih baik lagi,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Tetapi saya tetap mengapresiasi mereka karena mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik. Ini menjadi pengalaman berharga bagi coach Bima dan kawan-kawan maupun para pemain,&amp;rdquo; pungkas Bung Kus.</description><content:encoded>PENGAMAT kritisi minimnya ide permainan Bima Sakti usai Timnas Indonesia U-17 gagal tembus Piala Asia U-17 2023. Menurut pengamat sepak bola Tanah Air, Kusnaeni, pelatih Bima Sakti tidak mempersiapkan strategi cadangan.
Timnas Indonesia U-17 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023 usai takluk dengan skor telak 1-5 dari Malaysia. Itu merupakan laga terakhir di babak grup B yang dimainkan Minggu 9 Oktober 2022 lalu yang menyebabkan Garuda Muda menyelesaikan babak kualifikasi dengan mengisi peringkat kedua.

Hasil tersebut sekaligus membuat Malaysia U-17 menjadi juara grup dan otomatis lolos ke Piala Asia U-17 2023. Sementara Indonesia yang berada di posisi dua harus gigit jari. Sebab, peluang skuad Garuda Muda untuk bisa lolos sebagai runner-up terbaik juga harus sirna setelah kalah saing dengan Laos.
Terlepas dari itu, Kusnaeni selaku pengamat sepak bola menyoroti jalannya pertandingan tersebut. Timnas Indonesia U-17 tertinggal dari Malaysia lewat gol cukup cepat di menit ke-16, kemudian setelah itu Harimau Malaya terus berhasil menambah pundi-pundi golnya sampai berhasil unggul di babak pertama dengan skor 5-0.
Bung Kus, panggilan karibnya, menyebut kalau Bima Sakti tidak memiliki strategi cadangan untuk mengantisipasi gol cepat Timnas Malaysia U-17 tersebut. Sehingga membuat Arkhan Kaka dan kolega tak siap menghadapi situasi tersebut.
BACA JUGA:Dipanggil Shin Tae-yong untuk TC Timnas Indonesia U-20 di Eropa, 2 Pemain Borneo FC Ini Diminta Jangan Cepat Puas Diri
&amp;ldquo;Sepertinya tim pelatih tidak menyiapkan plan a, b, c, dan d. Saya menduga Coach Bima tidak punya rencana untuk menyikapi ketinggalan cepat 0-1 dan akhirnya terus kebobolan, saya rasa tidak siap menghadapi situasi itu,&amp;rdquo; kata Bung Kus ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (12/10/2022).Lebih jauh, Bung Kus mengungkapkan kalau kekalahan tersebut dapat menjadi pelajaran berharga bagi Bima Sakti dan staf pelatih yang lain. Dirinya juga tetap memberikan apresiasi atas perjuangan Timnas Indonesia U-17 di babak fase Grup B Piala Asia U-17 2023.

&amp;ldquo;Menurut saya, tim pelatih dapat banyak belajar karena yang namanya sepak bola terus berkembang, ilmu kepelatihan juga berkembang,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Bukan berarti mereka tidak hebat ilmunya tetapi jangan bosan-bosan untuk belajar dari kekalahan, dari apa yang terjadi di lapangan. Karena kekalahan itu pelajaran yang berharga tentunya supaya kedepan bisa lebih baik lagi,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Tetapi saya tetap mengapresiasi mereka karena mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik. Ini menjadi pengalaman berharga bagi coach Bima dan kawan-kawan maupun para pemain,&amp;rdquo; pungkas Bung Kus.</content:encoded></item></channel></rss>
