<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Asisten Pelatih Semangati Skuad Timnas Indonesia U-17 Usai Dicukur Malaysia 1-5</title><description>Eks Asisten Pelatih Semangati Skuad Timnas Indonesia U-17 Usai Dicukur Malaysia 1-5.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/09/51/2683710/eks-asisten-pelatih-semangati-skuad-timnas-indonesia-u-17-usai-dicukur-malaysia-1-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/09/51/2683710/eks-asisten-pelatih-semangati-skuad-timnas-indonesia-u-17-usai-dicukur-malaysia-1-5"/><item><title>Eks Asisten Pelatih Semangati Skuad Timnas Indonesia U-17 Usai Dicukur Malaysia 1-5</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/09/51/2683710/eks-asisten-pelatih-semangati-skuad-timnas-indonesia-u-17-usai-dicukur-malaysia-1-5</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/09/51/2683710/eks-asisten-pelatih-semangati-skuad-timnas-indonesia-u-17-usai-dicukur-malaysia-1-5</guid><pubDate>Minggu 09 Oktober 2022 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/09/51/2683710/eks-asisten-pelatih-semangati-skuad-timnas-indonesia-u-17-usai-dicukur-malaysia-1-5-5KjhYOUGFA.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-17 dihancurkan dengan skor 1-5 oleh Malaysia (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/09/51/2683710/eks-asisten-pelatih-semangati-skuad-timnas-indonesia-u-17-usai-dicukur-malaysia-1-5-5KjhYOUGFA.jpeg</image><title>Timnas Indonesia U-17 dihancurkan dengan skor 1-5 oleh Malaysia (Foto: PSSI)</title></images><description>EKS asisten pelatih semangati skuad Timnas Indonesia U-17 usai dicukur Malaysia 1-5. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Rochmat Setiawan, mengingatkan anak-anak asuhan Bima Sakti untuk tidak kehilangan semangat setelah kekalahan telak di Stadion Pakansari, Minggu (9/10/2022) malam WIB.
Timnas Indonesia U-17 harus menerima kenyataan dipermak Malaysia dengan skor telak pada laga terakhir babak grup Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Dalam pertandingan itu, Arkhan Kaka dan kolega dihancurkan dengan skor 1-5 setelah tertinggal lima gol di babak pertama.

Hal itu patut disayangkan. Sebab sebetulnya, Timnas Indonesia U-17 hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara Grup B dan lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-17 2023. Namun rupanya skor akhir jauh dari harapan.
Usai laga, nampak raut wajah kecewa dari para pemain Timnas Indonesia U-17. Arkhan Kaka tampak menangis usai wasit Kim Woo-sung asal Korea Selatan meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Para pemain Timnas Indonesia U-17 kemudian saling menyemangati. Namun menurut eks asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Rochmat Setiawan, para pemain Timnas Indonesia U-17 tidak layak untuk larut dalam kesedihan.
BACA JUGA:Klasemen Runner-up Terbaik Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Kelar Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Garuda Muda di Ujung Tanduk
Menurutnya, lolos atau tidak ke Piala Asia U-17 2023 tidak menentukan kesuksesan mereka di level senior kelak. Patokan kesuksesan mereka adalah bagaimana mereka meningkatkan jam terbang di laga kompetitif selanjutnya.&amp;ldquo;Juara AFF atau gak lolos ke Asia, gak tentukan apapun soal sukses atau gagalnya pemain-pemain ini nanti di level senior,&amp;rdquo; kata Rochmat dikutip Twitter pribadinya, Minggu (9/10/2022).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang lebih menentukan itu sebanyak apa mereka dapat kesempatan main di game kompetitif setelah ini, sampai mereka senior. Jadi, tetap lah kalian main!&amp;rdquo; tutupnya.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-17 harus menggantungkan nasib dari laga lainnya. Anak asuh Bima Sakti masih bisa lolos ke Bahrain lewat hitung-hitungan runner-up terbaik.</description><content:encoded>EKS asisten pelatih semangati skuad Timnas Indonesia U-17 usai dicukur Malaysia 1-5. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Rochmat Setiawan, mengingatkan anak-anak asuhan Bima Sakti untuk tidak kehilangan semangat setelah kekalahan telak di Stadion Pakansari, Minggu (9/10/2022) malam WIB.
Timnas Indonesia U-17 harus menerima kenyataan dipermak Malaysia dengan skor telak pada laga terakhir babak grup Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Dalam pertandingan itu, Arkhan Kaka dan kolega dihancurkan dengan skor 1-5 setelah tertinggal lima gol di babak pertama.

Hal itu patut disayangkan. Sebab sebetulnya, Timnas Indonesia U-17 hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara Grup B dan lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-17 2023. Namun rupanya skor akhir jauh dari harapan.
Usai laga, nampak raut wajah kecewa dari para pemain Timnas Indonesia U-17. Arkhan Kaka tampak menangis usai wasit Kim Woo-sung asal Korea Selatan meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Para pemain Timnas Indonesia U-17 kemudian saling menyemangati. Namun menurut eks asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Rochmat Setiawan, para pemain Timnas Indonesia U-17 tidak layak untuk larut dalam kesedihan.
BACA JUGA:Klasemen Runner-up Terbaik Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Kelar Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Garuda Muda di Ujung Tanduk
Menurutnya, lolos atau tidak ke Piala Asia U-17 2023 tidak menentukan kesuksesan mereka di level senior kelak. Patokan kesuksesan mereka adalah bagaimana mereka meningkatkan jam terbang di laga kompetitif selanjutnya.&amp;ldquo;Juara AFF atau gak lolos ke Asia, gak tentukan apapun soal sukses atau gagalnya pemain-pemain ini nanti di level senior,&amp;rdquo; kata Rochmat dikutip Twitter pribadinya, Minggu (9/10/2022).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang lebih menentukan itu sebanyak apa mereka dapat kesempatan main di game kompetitif setelah ini, sampai mereka senior. Jadi, tetap lah kalian main!&amp;rdquo; tutupnya.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-17 harus menggantungkan nasib dari laga lainnya. Anak asuh Bima Sakti masih bisa lolos ke Bahrain lewat hitung-hitungan runner-up terbaik.</content:encoded></item></channel></rss>
