<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Umumkan 6 Tersangka Insiden Stadion Kanjuruhan, Ada Dirut PT LIB hingga Panpel Arema FC</title><description>Kapolri Umumkan 6 Tersangka Insiden Stadion Kanjuruhan, Ada Dirut PT LIB hingga Panpel Arema FC</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/06/49/2682188/kapolri-umumkan-6-tersangka-insiden-stadion-kanjuruhan-ada-dirut-pt-lib-hingga-panpel-arema-fc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/06/49/2682188/kapolri-umumkan-6-tersangka-insiden-stadion-kanjuruhan-ada-dirut-pt-lib-hingga-panpel-arema-fc"/><item><title>Kapolri Umumkan 6 Tersangka Insiden Stadion Kanjuruhan, Ada Dirut PT LIB hingga Panpel Arema FC</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/06/49/2682188/kapolri-umumkan-6-tersangka-insiden-stadion-kanjuruhan-ada-dirut-pt-lib-hingga-panpel-arema-fc</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/06/49/2682188/kapolri-umumkan-6-tersangka-insiden-stadion-kanjuruhan-ada-dirut-pt-lib-hingga-panpel-arema-fc</guid><pubDate>Kamis 06 Oktober 2022 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/06/49/2682188/kapolri-umumkan-6-tersangka-insiden-stadion-kanjuruhan-ada-dirut-pt-lib-hingga-panpel-arema-fc-3PENXKriPI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri umumkan 6 tersangka kasus Stadion Kanjuruhan (Foto: Dok Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/06/49/2682188/kapolri-umumkan-6-tersangka-insiden-stadion-kanjuruhan-ada-dirut-pt-lib-hingga-panpel-arema-fc-3PENXKriPI.jpg</image><title>Kapolri umumkan 6 tersangka kasus Stadion Kanjuruhan (Foto: Dok Polri)</title></images><description>MALANG &amp;ndash; Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo menetapkan 6 tersangka penyebab Tragedi Kanjuruhan. Keenam tersangka terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam insiden berdarah tersebut.
Enam tersangka tersebut adalah: Saudara Ir AHL (Direktur Utama PT LIB), Saudara AH (Ketua panpel pelaksana pertandingan), Saudara SS (security officer), Wahyu SS (Kabag Ops Polres Malang), Saudara H (Brimob Polda Jatim) melakukan perintah penembakan, Saudara BSA (Kasat Samapta Polres Malang).

Seperti diketahui, sepak bola Indonesia tengah berduka setelah insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022 silam. Ketika itu, terjadi kerusuhan pascalaga Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, yang berakhir 2-3 untuk kemenangan Singo Edan (julukan Arema FC).
Para pendukung menyerbu lapangan, dibalas dengan pentungan dan gas air mata dari aparat keamanan. Aremania -suporter Arema FC- pun berhamburan menyelamatkan diri keluar stadion.
Nahas, mereka yang panik akhirnya berdesak-desakkan dan terinjak-injak dalam insiden tersebut. Akibat insiden ini, pemerintah mengonfirmasi 131 orang meninggal dunia. Tragedi ini pun menjadi sorotan dunia.</description><content:encoded>MALANG &amp;ndash; Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo menetapkan 6 tersangka penyebab Tragedi Kanjuruhan. Keenam tersangka terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam insiden berdarah tersebut.
Enam tersangka tersebut adalah: Saudara Ir AHL (Direktur Utama PT LIB), Saudara AH (Ketua panpel pelaksana pertandingan), Saudara SS (security officer), Wahyu SS (Kabag Ops Polres Malang), Saudara H (Brimob Polda Jatim) melakukan perintah penembakan, Saudara BSA (Kasat Samapta Polres Malang).

Seperti diketahui, sepak bola Indonesia tengah berduka setelah insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022 silam. Ketika itu, terjadi kerusuhan pascalaga Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, yang berakhir 2-3 untuk kemenangan Singo Edan (julukan Arema FC).
Para pendukung menyerbu lapangan, dibalas dengan pentungan dan gas air mata dari aparat keamanan. Aremania -suporter Arema FC- pun berhamburan menyelamatkan diri keluar stadion.
Nahas, mereka yang panik akhirnya berdesak-desakkan dan terinjak-injak dalam insiden tersebut. Akibat insiden ini, pemerintah mengonfirmasi 131 orang meninggal dunia. Tragedi ini pun menjadi sorotan dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
