<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Jumlah Korban Kanjuruhan Bisa Capai 200 Orang, Aremania Kota Batu Angkat Bicara</title><description>Berikut penyebab jumlah Korban Kanjuruhan bisa capai 200 orang.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/04/49/2680124/penyebab-jumlah-korban-kanjuruhan-bisa-capai-200-orang-aremania-kota-batu-angkat-bicara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/04/49/2680124/penyebab-jumlah-korban-kanjuruhan-bisa-capai-200-orang-aremania-kota-batu-angkat-bicara"/><item><title>Penyebab Jumlah Korban Kanjuruhan Bisa Capai 200 Orang, Aremania Kota Batu Angkat Bicara</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/04/49/2680124/penyebab-jumlah-korban-kanjuruhan-bisa-capai-200-orang-aremania-kota-batu-angkat-bicara</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/04/49/2680124/penyebab-jumlah-korban-kanjuruhan-bisa-capai-200-orang-aremania-kota-batu-angkat-bicara</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2022 09:07 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/04/49/2680124/penyebab-jumlah-korban-kanjuruhan-bisa-capai-200-orang-aremania-kota-batu-angkat-bicara-Ncg45YhbDX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumlah korban kanjuruhan bisa mencapai 200 orang. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/04/49/2680124/penyebab-jumlah-korban-kanjuruhan-bisa-capai-200-orang-aremania-kota-batu-angkat-bicara-Ncg45YhbDX.jpg</image><title>Jumlah korban kanjuruhan bisa mencapai 200 orang. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</title></images><description>AREMANIA Kota Batu, Dadang Indarto, mempekirakan jumlah korban Kanjuruhan bisa mencapai 200 orang (meninggal dunia), Hal itu karena menurut Dadang Indarto, ada beberapa korban yang meninggal dunia tidak dibawa ke rumah sakit, melainkan langsung dibawa ke rumah masing-masing,
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut ada 125 orang yang meninggal dunia akibat insiden di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB. Jumlah itu menurun dua orang dari data sebelumnya (127 orang), mengingat ada salah penghitungan data sebelumnya.

&quot;Ada yang (meninggal) di stadion, ada yang di perjalanan, banyak yang langsung dibawa pulang tidak mau dibawa ke rumah sakit, alasannya karena tidak mau divisum. Kalau jumlah kasusnya korban saya tidak mau berasumsi berapa, belum pasti,&quot; kata Dadang Indarto pada Senin (3/10/2022).
Dadang memperkirakan ada sekira 200-an korban jiwa akibat Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Untuk memastikan data itu, pihaknya bakal mengerahkan masing-masing komunitas dan Korwil untuk mendata anggotanya yang menjadi korban jiwa.
&quot;Kalau perkiraan angka kasar bisa tembus 200-an, yang tidak terdata 70-an lebih, termasuk keponakan saya Anak tembalangan itu tidak masuk rumah sakit, meninggal di perjalanan sama pacarnya langsung dibawa pulang,&quot; kata Dadang.
BACA JUGA:Sedih Lihat Tragedi Berdarah di Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Boaz Solossa Minta Semua Pihak Berhenti Saling Menyalahkan

Keponakannya disebut Dadang juga meninggal dengan kondisi luka lebam di muka dan ada bekas injakan di punggung. Keponakanmya bernama Shera Puspita Ayu ini juga telah dimakamkan pada Minggu, 2 Oktober 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC8xLzE1NDIyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, Totok Kacong, perwakilan Aremania menyatakan, untuk memastikan jumlah data pastinya Aremania akan merapatkan barisan untuk memastikan jumlah pasti korban jiwa. Pasalnya, ada beberapa korban jiwa yang disebutnya berasal dari luar Malang raya.

&quot;Data kita solidkan, nanti dari teman-teman suporter laporan semuanya, kan enak, teman suporter kita ajak laporan, nanti ada tiga titik Batu, Kanjuruhan, sama Gajayana, kita sinkronkan, berikan mana wilayahnya yang kota, yang kabupaten, yang Batu, terus sama teman-teman yang di luar kota,&quot; ucap Totok.
Sementara itu Federasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andi Irfan menyebutkan, korban Tragedi Kanjuruhan diperkirakan lebih dari 125 orang sebagaimana laporan pemerintah. Kini pihaknya bekerja sama dengan Aremania tengah membuat posko pengaduan data-data korban.
&quot;Soal verifikasi informasi dan data, kami dapat informasi Pasuruan, Blitar, yang tidak bisa mengakses belum terkonfirmasi dari pihak berwenang. Pagi tadi kami membuka pos pengaduan dapat telpon dari bapak di Pasuruan anaknya meninggal, seorang kerabat di Pakis anaknya meninggal,&quot; tegasnya.
Sekarang harapannya insiden serupa tidak terulang lagi. Kejadian ini harus dijadikan intropeksi bagi para pemangku kepentingan sepakbola di Tanah Air.</description><content:encoded>AREMANIA Kota Batu, Dadang Indarto, mempekirakan jumlah korban Kanjuruhan bisa mencapai 200 orang (meninggal dunia), Hal itu karena menurut Dadang Indarto, ada beberapa korban yang meninggal dunia tidak dibawa ke rumah sakit, melainkan langsung dibawa ke rumah masing-masing,
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut ada 125 orang yang meninggal dunia akibat insiden di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB. Jumlah itu menurun dua orang dari data sebelumnya (127 orang), mengingat ada salah penghitungan data sebelumnya.

&quot;Ada yang (meninggal) di stadion, ada yang di perjalanan, banyak yang langsung dibawa pulang tidak mau dibawa ke rumah sakit, alasannya karena tidak mau divisum. Kalau jumlah kasusnya korban saya tidak mau berasumsi berapa, belum pasti,&quot; kata Dadang Indarto pada Senin (3/10/2022).
Dadang memperkirakan ada sekira 200-an korban jiwa akibat Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Untuk memastikan data itu, pihaknya bakal mengerahkan masing-masing komunitas dan Korwil untuk mendata anggotanya yang menjadi korban jiwa.
&quot;Kalau perkiraan angka kasar bisa tembus 200-an, yang tidak terdata 70-an lebih, termasuk keponakan saya Anak tembalangan itu tidak masuk rumah sakit, meninggal di perjalanan sama pacarnya langsung dibawa pulang,&quot; kata Dadang.
BACA JUGA:Sedih Lihat Tragedi Berdarah di Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Boaz Solossa Minta Semua Pihak Berhenti Saling Menyalahkan

Keponakannya disebut Dadang juga meninggal dengan kondisi luka lebam di muka dan ada bekas injakan di punggung. Keponakanmya bernama Shera Puspita Ayu ini juga telah dimakamkan pada Minggu, 2 Oktober 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC8xLzE1NDIyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, Totok Kacong, perwakilan Aremania menyatakan, untuk memastikan jumlah data pastinya Aremania akan merapatkan barisan untuk memastikan jumlah pasti korban jiwa. Pasalnya, ada beberapa korban jiwa yang disebutnya berasal dari luar Malang raya.

&quot;Data kita solidkan, nanti dari teman-teman suporter laporan semuanya, kan enak, teman suporter kita ajak laporan, nanti ada tiga titik Batu, Kanjuruhan, sama Gajayana, kita sinkronkan, berikan mana wilayahnya yang kota, yang kabupaten, yang Batu, terus sama teman-teman yang di luar kota,&quot; ucap Totok.
Sementara itu Federasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andi Irfan menyebutkan, korban Tragedi Kanjuruhan diperkirakan lebih dari 125 orang sebagaimana laporan pemerintah. Kini pihaknya bekerja sama dengan Aremania tengah membuat posko pengaduan data-data korban.
&quot;Soal verifikasi informasi dan data, kami dapat informasi Pasuruan, Blitar, yang tidak bisa mengakses belum terkonfirmasi dari pihak berwenang. Pagi tadi kami membuka pos pengaduan dapat telpon dari bapak di Pasuruan anaknya meninggal, seorang kerabat di Pakis anaknya meninggal,&quot; tegasnya.
Sekarang harapannya insiden serupa tidak terulang lagi. Kejadian ini harus dijadikan intropeksi bagi para pemangku kepentingan sepakbola di Tanah Air.</content:encoded></item></channel></rss>
