<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Vietnam Bahas Indonesia Terancam Sanksi FIFA hingga Desakan agar Ketum PSSI Mundur dari Jabatannya</title><description>Soha menilai Indonesia terancam sanksi FIFA setelah insiden memilukan di Stadion Kanjuruhan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/03/51/2679407/media-vietnam-bahas-indonesia-terancam-sanksi-fifa-hingga-desakan-agar-ketum-pssi-mundur-dari-jabatannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/03/51/2679407/media-vietnam-bahas-indonesia-terancam-sanksi-fifa-hingga-desakan-agar-ketum-pssi-mundur-dari-jabatannya"/><item><title>Media Vietnam Bahas Indonesia Terancam Sanksi FIFA hingga Desakan agar Ketum PSSI Mundur dari Jabatannya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/10/03/51/2679407/media-vietnam-bahas-indonesia-terancam-sanksi-fifa-hingga-desakan-agar-ketum-pssi-mundur-dari-jabatannya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/10/03/51/2679407/media-vietnam-bahas-indonesia-terancam-sanksi-fifa-hingga-desakan-agar-ketum-pssi-mundur-dari-jabatannya</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2022 09:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/03/51/2679407/media-vietnam-bahas-indonesia-terancam-sanksi-fifa-hingga-desakan-agar-ketum-pssi-mundur-dari-jabatannya-bL7QDJv3Xm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kericuhan terjadi di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/03/51/2679407/media-vietnam-bahas-indonesia-terancam-sanksi-fifa-hingga-desakan-agar-ketum-pssi-mundur-dari-jabatannya-bL7QDJv3Xm.jpg</image><title>Kericuhan terjadi di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</title></images><description>MEDIA Vietnam, Soha.vn, membahas Indonesia terancam sanksi FIFA hingga desakan agar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mundur dari jabatannya. Pembahasan itu muncul setelah insiden memilukan terjadi kelar laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, yang mana mengakibatkan 125 orang meninggal dunia.
Kerusuhan pecah di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB. Menurut laporan kepolisian, sekira 3.000 suporter Arema FC turun ke lapangan Stadion Kanjuruhan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Pengrusakan pun dilakukan oknum suporter tersebut, salah satunya merusak mobil polisi yang ada di area stadion. Setelah dilakukan tindakan persuasif tidak mempan, suporter ditembaki gas air mata oleh pihak keamanan.
Keadaan pun semakin runyam. Kondisi di beberapa tribun menjadi gelap sehingga membuat banyak suporter yang berlarian ke sana ke sini di area tribun. Akibatnya, benturan antarsuporter tak terhindarkan sehingga mengakibatkan 125 orang meninggal dunia.
Insiden di atas menjadi sorotan dunia. Presiden FIFA, Gianni Infantino, bahkan menyebut kejadian di atas sebagai masa kegelapan bagi semua yang terlibat di persepakbolaan dunia.
BACA JUGA:Sergio Silva Ceritakan Kondisi Ruang Ganti Arema FC saat Terjadi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Karena itu, Soha menilai Indonesia terancam terkena sanksi FIFA. Salah satu sanksi yang mungkin diterima adalah pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy83LzE1NDE2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kemungkinan besar Indonesia juga mendapat hukuman berat dari FIFA. Indonesia bisa dicabut haknya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023,&amp;rdquo; tulis Soha.

Selain itu, Soha juga menyoroti desakan kepada Mochamad Iriawan yang diminta mundur dari jabatan Ketum PSSI. Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh, meminta Mochamad Iriawan mundur dari jabatan tersebut.
&amp;ldquo;Muncul gelombang seruan agar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mundur dari jabatannya,&amp;rdquo; tutup Soha.</description><content:encoded>MEDIA Vietnam, Soha.vn, membahas Indonesia terancam sanksi FIFA hingga desakan agar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mundur dari jabatannya. Pembahasan itu muncul setelah insiden memilukan terjadi kelar laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, yang mana mengakibatkan 125 orang meninggal dunia.
Kerusuhan pecah di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB. Menurut laporan kepolisian, sekira 3.000 suporter Arema FC turun ke lapangan Stadion Kanjuruhan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Pengrusakan pun dilakukan oknum suporter tersebut, salah satunya merusak mobil polisi yang ada di area stadion. Setelah dilakukan tindakan persuasif tidak mempan, suporter ditembaki gas air mata oleh pihak keamanan.
Keadaan pun semakin runyam. Kondisi di beberapa tribun menjadi gelap sehingga membuat banyak suporter yang berlarian ke sana ke sini di area tribun. Akibatnya, benturan antarsuporter tak terhindarkan sehingga mengakibatkan 125 orang meninggal dunia.
Insiden di atas menjadi sorotan dunia. Presiden FIFA, Gianni Infantino, bahkan menyebut kejadian di atas sebagai masa kegelapan bagi semua yang terlibat di persepakbolaan dunia.
BACA JUGA:Sergio Silva Ceritakan Kondisi Ruang Ganti Arema FC saat Terjadi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Karena itu, Soha menilai Indonesia terancam terkena sanksi FIFA. Salah satu sanksi yang mungkin diterima adalah pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy83LzE1NDE2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kemungkinan besar Indonesia juga mendapat hukuman berat dari FIFA. Indonesia bisa dicabut haknya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023,&amp;rdquo; tulis Soha.

Selain itu, Soha juga menyoroti desakan kepada Mochamad Iriawan yang diminta mundur dari jabatan Ketum PSSI. Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh, meminta Mochamad Iriawan mundur dari jabatan tersebut.
&amp;ldquo;Muncul gelombang seruan agar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mundur dari jabatannya,&amp;rdquo; tutup Soha.</content:encoded></item></channel></rss>
