<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shin Tae-yong Ternyata Berperan dalam Pembangunan Pusat Pelatihan Sepakbola di IKN Nusantara</title><description>Shin Tae-yong Ternyata Berperan dalam Pembangunan Pusat Pelatihan Sepakbola di IKN Nusantara.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/09/22/51/2672483/shin-tae-yong-ternyata-berperan-dalam-pembangunan-pusat-pelatihan-sepakbola-di-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/09/22/51/2672483/shin-tae-yong-ternyata-berperan-dalam-pembangunan-pusat-pelatihan-sepakbola-di-ikn-nusantara"/><item><title>Shin Tae-yong Ternyata Berperan dalam Pembangunan Pusat Pelatihan Sepakbola di IKN Nusantara</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/09/22/51/2672483/shin-tae-yong-ternyata-berperan-dalam-pembangunan-pusat-pelatihan-sepakbola-di-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/09/22/51/2672483/shin-tae-yong-ternyata-berperan-dalam-pembangunan-pusat-pelatihan-sepakbola-di-ikn-nusantara</guid><pubDate>Kamis 22 September 2022 08:58 WIB</pubDate><dc:creator>Reinaldy Darius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/22/51/2672483/shin-tae-yong-ternyata-berperan-dalam-pembangunan-pusat-pelatihan-sepakbola-di-ikn-nusantara-gbfiFjZ6Jz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pusat pelatihan sepakbola di IKN Nusantara dilatarbelakangi oleh ide Shin Tae-yong (Foto: ANTARA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/22/51/2672483/shin-tae-yong-ternyata-berperan-dalam-pembangunan-pusat-pelatihan-sepakbola-di-ikn-nusantara-gbfiFjZ6Jz.jpg</image><title>Pusat pelatihan sepakbola di IKN Nusantara dilatarbelakangi oleh ide Shin Tae-yong (Foto: ANTARA)</title></images><description>SHIN Tae-yong ternyata berperan dalam pembangunan pusat pelatihan sepakbola di IKN Nusantara. Hal ini dibeberkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.
Menpora mengatakan bahwa ide membangun pusat pelatihan sepakbola itu muncul ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Korea Selatan. Kala itu, dia bersua dengan Shin Tae-yong.

&quot;Pada saat Bapak Presiden di Korea, Coach Shin Tae-yong sedang berada di sana kemudian diundang makan malam. Kemudian ada obrolan. Kemudian ditanya Bapak Presiden apa yang kamu butuhkan yang paling mendasar,&quot; kata Amali kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (22/9/2022).
Menpora mengaku mendapatkan informasi itu saat mendampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bertemu Presiden di Istana Merdeka pada 3 Agustus lalu, di mana sesudahnya ia menyampaikan kepada publik terkait rencana pembangunan pusat pelatihan sepakbola di IKN Nusantara.
Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Shin Tae-yong yang dimaksud Menpora merujuk pada saat Kepala Negara melakukan kunjungan kerja ke Asia Timur, termasuk Korea Selatan medio akhir Juli.
&quot;Beliau (Shin Tae-yong) sampaikan Indonesia tidak punya training camp, jadi kalau main masih menumpang di stadion-stadion dan menunggu jadwal, itu tidak baik untuk pembinaan. Maka Pak Presiden (bilang) oke, saya siapkan,&quot; ujar Amali.
Menurut Menpora, Presiden Jokowi kemudian menindaklanjuti pernyataannya kepada Shin tersebut dengan mengundang dirinya dan Ketum PSSI untuk menyampaikan rencana lebih lanjut.
&quot;Beliau (Presiden Jokowi) sampaikan kalau ada calon atau tempat lain silakan siapkan, tapi kalau tidak ada, ada lahan di IKN,&quot; kata Amali.
Menpora menegaskan kembali bahwa baik dirinya maupun Ketum PSSI menyambut positif rencana pembangunan pusat pelatihan sepak bola di IKN Nusantara, sebab hal itu menjadi salah satu kelemahan pembinaan si kulit bundar di Tanah Air.
BACA JUGA:Penyebab Media Vietnam Sebut Shin Tae-yong sebagai Provokator, Dugaan Sepakbola Gajah Kembali Diungkit!
Dengan keberadaan pusat pelatihan para atlet tim nasional bukan saja bisa menggelar latihan terjadwal secara reguler, tetapi setiap pemain juga bisa menambah porsi latihan masing-masing.Sebagai tindak lanjut arahan Presiden tersebut, Menpora mengaku telah menyampaikan surat terkait rancangan dan rincian rencana pembangunan pusat pelatihan sepakbola melalui Sekretariat Presiden.

&quot;Itu sedang dipertimbangkan. Tentu ya, tetapi kita menunggu saja, sebab nanti kalau itu oke yang mengerjakan bukan kita, bukan PSSI, tetapi Kementerian PUPR,&quot; kata Amali.
Menurut Menpora dalam surat tersebut tercantum desain lapangan-lapangan yang akan dibangun serta arena utama yang mungkin bisa dipakai sebagai lokasi pertandingan tim nasional.
&quot;Dan kemungkinan kantor federasi (PSSI -red) juga akan di sana. Karena kalau kita pindah ke IKN maka ketentuan federasi internasional itu bahwa federasi nasional itu harus ada di ibu kota negara,&quot; katanya.
Sebelumnya, pada 3 Agustus, Menpora juga menyatakan bahwa pusat pelatihan sepak bola bukan satu-satunya fasilitas olahraga yang direncanakan dibangun pemerintah di IKN Nusantara nanti.
Menurut Menpora pemerintah akan membangun berbagai fasilitas olahraga di IKN Nusantara, baik itu fasilitas utama maupun fasilitas pendukung secara lengkap.
Langkah itu ditempuh berkenaan dengan rencana Indonesia maju dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2036.
&quot;Beliau beberapa waktu yang lalu sudah memberikan arahan kepada saya untuk kita bidding menjadi tuan rumah Olimpiade 2036, tetapi (nanti) proposal itu sudah mencantumkan pelaksanaannya ada di IKN,&quot; ujar Menpora.</description><content:encoded>SHIN Tae-yong ternyata berperan dalam pembangunan pusat pelatihan sepakbola di IKN Nusantara. Hal ini dibeberkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.
Menpora mengatakan bahwa ide membangun pusat pelatihan sepakbola itu muncul ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Korea Selatan. Kala itu, dia bersua dengan Shin Tae-yong.

&quot;Pada saat Bapak Presiden di Korea, Coach Shin Tae-yong sedang berada di sana kemudian diundang makan malam. Kemudian ada obrolan. Kemudian ditanya Bapak Presiden apa yang kamu butuhkan yang paling mendasar,&quot; kata Amali kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (22/9/2022).
Menpora mengaku mendapatkan informasi itu saat mendampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bertemu Presiden di Istana Merdeka pada 3 Agustus lalu, di mana sesudahnya ia menyampaikan kepada publik terkait rencana pembangunan pusat pelatihan sepakbola di IKN Nusantara.
Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Shin Tae-yong yang dimaksud Menpora merujuk pada saat Kepala Negara melakukan kunjungan kerja ke Asia Timur, termasuk Korea Selatan medio akhir Juli.
&quot;Beliau (Shin Tae-yong) sampaikan Indonesia tidak punya training camp, jadi kalau main masih menumpang di stadion-stadion dan menunggu jadwal, itu tidak baik untuk pembinaan. Maka Pak Presiden (bilang) oke, saya siapkan,&quot; ujar Amali.
Menurut Menpora, Presiden Jokowi kemudian menindaklanjuti pernyataannya kepada Shin tersebut dengan mengundang dirinya dan Ketum PSSI untuk menyampaikan rencana lebih lanjut.
&quot;Beliau (Presiden Jokowi) sampaikan kalau ada calon atau tempat lain silakan siapkan, tapi kalau tidak ada, ada lahan di IKN,&quot; kata Amali.
Menpora menegaskan kembali bahwa baik dirinya maupun Ketum PSSI menyambut positif rencana pembangunan pusat pelatihan sepak bola di IKN Nusantara, sebab hal itu menjadi salah satu kelemahan pembinaan si kulit bundar di Tanah Air.
BACA JUGA:Penyebab Media Vietnam Sebut Shin Tae-yong sebagai Provokator, Dugaan Sepakbola Gajah Kembali Diungkit!
Dengan keberadaan pusat pelatihan para atlet tim nasional bukan saja bisa menggelar latihan terjadwal secara reguler, tetapi setiap pemain juga bisa menambah porsi latihan masing-masing.Sebagai tindak lanjut arahan Presiden tersebut, Menpora mengaku telah menyampaikan surat terkait rancangan dan rincian rencana pembangunan pusat pelatihan sepakbola melalui Sekretariat Presiden.

&quot;Itu sedang dipertimbangkan. Tentu ya, tetapi kita menunggu saja, sebab nanti kalau itu oke yang mengerjakan bukan kita, bukan PSSI, tetapi Kementerian PUPR,&quot; kata Amali.
Menurut Menpora dalam surat tersebut tercantum desain lapangan-lapangan yang akan dibangun serta arena utama yang mungkin bisa dipakai sebagai lokasi pertandingan tim nasional.
&quot;Dan kemungkinan kantor federasi (PSSI -red) juga akan di sana. Karena kalau kita pindah ke IKN maka ketentuan federasi internasional itu bahwa federasi nasional itu harus ada di ibu kota negara,&quot; katanya.
Sebelumnya, pada 3 Agustus, Menpora juga menyatakan bahwa pusat pelatihan sepak bola bukan satu-satunya fasilitas olahraga yang direncanakan dibangun pemerintah di IKN Nusantara nanti.
Menurut Menpora pemerintah akan membangun berbagai fasilitas olahraga di IKN Nusantara, baik itu fasilitas utama maupun fasilitas pendukung secara lengkap.
Langkah itu ditempuh berkenaan dengan rencana Indonesia maju dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2036.
&quot;Beliau beberapa waktu yang lalu sudah memberikan arahan kepada saya untuk kita bidding menjadi tuan rumah Olimpiade 2036, tetapi (nanti) proposal itu sudah mencantumkan pelaksanaannya ada di IKN,&quot; ujar Menpora.</content:encoded></item></channel></rss>
