<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rahasia Erik Ten Hag Bawa Manchester United Kalahkan Liverpool Terungkap</title><description>Rahasia Erik Ten Hag Bawa Manchester United Kalahkan Liverpool Terungkap.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/08/24/45/2653526/rahasia-erik-ten-hag-bawa-manchester-united-kalahkan-liverpool-terungkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/08/24/45/2653526/rahasia-erik-ten-hag-bawa-manchester-united-kalahkan-liverpool-terungkap"/><item><title>Rahasia Erik Ten Hag Bawa Manchester United Kalahkan Liverpool Terungkap</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/08/24/45/2653526/rahasia-erik-ten-hag-bawa-manchester-united-kalahkan-liverpool-terungkap</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/08/24/45/2653526/rahasia-erik-ten-hag-bawa-manchester-united-kalahkan-liverpool-terungkap</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2022 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/24/45/2653526/rahasia-erik-ten-hag-bawa-manchester-united-kalahkan-liverpool-terungkap-bBRcJXBIbw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rahasia Erik Ten Hag bawa Manchester United kalahkan Liverpool terungkap. (Foto: REUTERS/Phil Noble)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/24/45/2653526/rahasia-erik-ten-hag-bawa-manchester-united-kalahkan-liverpool-terungkap-bBRcJXBIbw.JPG</image><title>Rahasia Erik Ten Hag bawa Manchester United kalahkan Liverpool terungkap. (Foto: REUTERS/Phil Noble)</title></images><description>RAHASIA Erik Ten Hag bawa Manchester United kalahkan Liverpool terungkap. Hal itu dibeberkan seorang sumber dekat tempat latihan Manchester United yang dibeberkan kepada media Inggris, The Mirror.
Pelatih asal Belanda itu dikabarkan memberi hukuman kepada skuad Manchester United untuk berlari sejauh 13,8 km. Itu merupakan imbas dari kekalahan 0-4 dari Brentford pada pertandingan sebelumnya.

Hukuman itu pun dilaksanakan mereka sehari setelah pertandingan yang mana seharusnya menjadi waktu istirahat. Namun kenyataan mengejutkan di balik hukuman itu baru terungkap setelah mereka menang 2-1 atas Liverpool.
Ya, sang pelatih ikut bergabung dengan para pemain menjalankan hukuman tersebut. Menurut The Mirror dikutip laman Metro, Rabu (24/8/2022) keputusan itu meningkatkan reputasi pelatih asal Belanda tersebut jelang pertandingan melawan Liverpool.
Sebuah sumber di tempat latihan Manchester United mengatakan, awalnya para pemain kesal dengan hukuman tersebut. Tapi seketika berubah menjadi saling hormat saat Erik Ten Hag ikut serta.
&amp;ldquo;Para pemain mengamuk ketika mereka mengetahui hukuman mereka karena kekalahan di Brentford adalah lari (sejauh) 8,5 mil,&amp;rdquo; ucap sumber tersebut.
BACA JUGA:Manchester United Hajar Liverpool 2-1, Rio Ferdinand: Erik Ten Hag Berhasil Buktikan Diri
&amp;ldquo;Tapi erangan itu berhenti ketika sang pelatih berencana untuk melakukan hal yang sama seperti mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.Sumber tersebut mengatakan pelatih Erik Ten Hag turut merasa bersalah atas raihan buruk yang dialami Manchester United di awal musim ini. Selain dihancurkan Brentford 0-4, The Red Devils juga ditaklukkan Brighton &amp;amp; Hove Albion 1-2.

&amp;ldquo;Dia tidak perlu memberi tahu siapa pun alasannya. Jelas bahwa dia tidak akan membiarkan para pemainnya disalahkan atas kinerjanya. Ten Hag juga merasa dia harus menunjukkan bahwa dia juga merasa bersalah,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Ini mungkin membutuhkan upaya fisik yang sangat besar, tetapi ironisnya itu menunjukkan bahwa pelatih memahami psikologi pemain modern. Anda bisa melihat dalam persiapan untuk pertandingan melawan Liverpool bahwa dia telah meyakinkan mereka tentang intensitas dan komitmen yang dia harapkan,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>RAHASIA Erik Ten Hag bawa Manchester United kalahkan Liverpool terungkap. Hal itu dibeberkan seorang sumber dekat tempat latihan Manchester United yang dibeberkan kepada media Inggris, The Mirror.
Pelatih asal Belanda itu dikabarkan memberi hukuman kepada skuad Manchester United untuk berlari sejauh 13,8 km. Itu merupakan imbas dari kekalahan 0-4 dari Brentford pada pertandingan sebelumnya.

Hukuman itu pun dilaksanakan mereka sehari setelah pertandingan yang mana seharusnya menjadi waktu istirahat. Namun kenyataan mengejutkan di balik hukuman itu baru terungkap setelah mereka menang 2-1 atas Liverpool.
Ya, sang pelatih ikut bergabung dengan para pemain menjalankan hukuman tersebut. Menurut The Mirror dikutip laman Metro, Rabu (24/8/2022) keputusan itu meningkatkan reputasi pelatih asal Belanda tersebut jelang pertandingan melawan Liverpool.
Sebuah sumber di tempat latihan Manchester United mengatakan, awalnya para pemain kesal dengan hukuman tersebut. Tapi seketika berubah menjadi saling hormat saat Erik Ten Hag ikut serta.
&amp;ldquo;Para pemain mengamuk ketika mereka mengetahui hukuman mereka karena kekalahan di Brentford adalah lari (sejauh) 8,5 mil,&amp;rdquo; ucap sumber tersebut.
BACA JUGA:Manchester United Hajar Liverpool 2-1, Rio Ferdinand: Erik Ten Hag Berhasil Buktikan Diri
&amp;ldquo;Tapi erangan itu berhenti ketika sang pelatih berencana untuk melakukan hal yang sama seperti mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.Sumber tersebut mengatakan pelatih Erik Ten Hag turut merasa bersalah atas raihan buruk yang dialami Manchester United di awal musim ini. Selain dihancurkan Brentford 0-4, The Red Devils juga ditaklukkan Brighton &amp;amp; Hove Albion 1-2.

&amp;ldquo;Dia tidak perlu memberi tahu siapa pun alasannya. Jelas bahwa dia tidak akan membiarkan para pemainnya disalahkan atas kinerjanya. Ten Hag juga merasa dia harus menunjukkan bahwa dia juga merasa bersalah,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Ini mungkin membutuhkan upaya fisik yang sangat besar, tetapi ironisnya itu menunjukkan bahwa pelatih memahami psikologi pemain modern. Anda bisa melihat dalam persiapan untuk pertandingan melawan Liverpool bahwa dia telah meyakinkan mereka tentang intensitas dan komitmen yang dia harapkan,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
