<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kena Hujat Usai Teriak Local Pride, Markus Horison Tak Maksud Sindir Shin Tae-yong dan Pemain Naturalisasi</title><description>Dihujat Usai Viral Seruan Local Pride, Markus Horison Beri Klarifikasi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/08/15/51/2648451/kena-hujat-usai-teriak-local-pride-markus-horison-tak-maksud-sindir-shin-tae-yong-dan-pemain-naturalisasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/08/15/51/2648451/kena-hujat-usai-teriak-local-pride-markus-horison-tak-maksud-sindir-shin-tae-yong-dan-pemain-naturalisasi"/><item><title>Kena Hujat Usai Teriak Local Pride, Markus Horison Tak Maksud Sindir Shin Tae-yong dan Pemain Naturalisasi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/08/15/51/2648451/kena-hujat-usai-teriak-local-pride-markus-horison-tak-maksud-sindir-shin-tae-yong-dan-pemain-naturalisasi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/08/15/51/2648451/kena-hujat-usai-teriak-local-pride-markus-horison-tak-maksud-sindir-shin-tae-yong-dan-pemain-naturalisasi</guid><pubDate>Senin 15 Agustus 2022 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/15/51/2648451/kena-hujat-usai-teriak-local-pride-markus-horison-tak-maksud-sindir-shin-tae-yong-dan-pemain-naturalisasi-P2ayEru9k2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih kiper Timnas Indonesia U-16, Markus Horison. (Foto: Instagram/markoesharison81)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/15/51/2648451/kena-hujat-usai-teriak-local-pride-markus-horison-tak-maksud-sindir-shin-tae-yong-dan-pemain-naturalisasi-P2ayEru9k2.jpg</image><title>Pelatih kiper Timnas Indonesia U-16, Markus Horison. (Foto: Instagram/markoesharison81)</title></images><description>JAKARTA - Pelatih kiper Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16, Markus Horison kena hujatan netizen usai mengatakan &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; di televisi sesaat Garuda Asia juara Piala AFF U-16 2022. Teriakkan local pride itu pun disebut-sebut menyinggung pemain naturalisasi dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Menanggapi hal tersebut, Markus langsung memberikan klarifikasi. Ia dengan tegas tak bermaksud menyindir siapa pun, termasuk pemain naturalisasi dan Shin Taeo-yong saat mengatakan local pride tersebut.
Untuk yang belum tahu, Markus bersama rekan sesama tim pelatih Timnas Indonesia  U-16 menumpahkan euforianya usai membawa Garuda Asia juara Piala AFF U-16 2022. Kata berbunyi &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; diteriakannya di depan kamera yang sedang menyiarkan secara langsung kemenangan tersebut.
Video Markus kala meneriakkan kata &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; pun viral. Warganet berasumsi bahwa Markus menyindir program naturalisasi, atau melontarkan satir kepada pelatih asing (Shin Tae-yong) yang belum juga menyumbangkan gelar juara.
BACA JUGA:Markus Horison dan Fakhri Husaini Dicibir Netizen, Bima Sakti Ajak Skuad Garuda Asia Rendah Hati

Markus kemudian angkat suara sekaligus meminta maaf. Eks kiper Timnas Indonesia itu mengatakan bahwa kata &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; yang diteriakannya murni karena dirinya bangga dengan anak asuhnya, dan bukan untuk menyindir siapapun.
&amp;ldquo;Local pride itu ditujukan untuk Timnas Indonesia U-16 karena kami ini putra-putra bangsa Indonesia yang berjuang untuk negara, tidak ada kata saya untuk orang lain, bahkan saya mendukung naturalisasi di tingkat senior kalau itu untuk kemajuan sepakbola Indonesia,&amp;rdquo; kata Markus ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (15/6/2022).
&amp;ldquo;Kami juga di tim U-16 ada bapaknya orang Korea, ibunya orang Indonesia, tapi anaknya sudah lama di Indonesia dari kecil (Ji Da-bin), jadi kami ini kebanggaan lokal anak-anak Indonesia, jadi sekali lagi tidak ada menyinggung siapa pun ini murni buat Timnas U-16,&amp;rdquo; tuturnya&amp;ldquo;Ya mungkin ada orang-orang yang mengadu domba atau mengoreng opini-opini ini, jadi sekali lagi saya minta maaf tidak ada maksud untuk menyinggung siapapun ini murni ditujukan buat timnas U-16,&amp;rdquo; sambungnya lagi.
Lebih lanjut, Markus juga membantah dirinya tidak suka kepada Shin Tae-yong. Markus mengaku sering bertukar pikiran dengan pelatih kiper di Timnas Indonesia senior dan U-19, yang notabene orang Korea Selatan.
&amp;ldquo;Sampai saat ini saya masih komunikasi dengan assisten coach STY (Shin Tae-yong), yaitu coach Papa Yoo (Jae-hoon) dan coach Kim (Bong-soo), pelatih kiper, kita selalu Whatsapp berbicara kiper yang ada di U-16,&amp;rdquo; ujar Markus.

&amp;ldquo;Saya minta masukan dari mereka juga tentang kiper di Timnas U-16 bahkan mereka meminta rekomendasi saya kiper U-16 yang bisa bersaing di timnas U-19., hampir selama Piala AFF kita komunikasi, saya minta masukannya juga buat kiper saya,&amp;rdquo; tuturnya.
Markus membantah semua tuduhan yang mengatakan bahwa dirinya memberikan satir kepaada Shin Tae-yong. Markus kemudian membuktikan kesetiannya untuk mendukung Shin Tae-yong kala dirinya mengasuh Timnas Indonesia U-19 di ajang Toulon Cup.
&amp;ldquo;Kalau saya tidak mendukung ngapain saya dan coach Bima (Sakti) ikut bantu coach STY sewaktu tidak bisa dampingin timnas U-19 pas di turnamen di Toulon Prancis mas.
&amp;ldquo;Kita rela tidak TC/tranining camp Timnas U-16 demi membantu coach STY dan asistennya di Prancis mas,&amp;rdquo; tutup Markus.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelatih kiper Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16, Markus Horison kena hujatan netizen usai mengatakan &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; di televisi sesaat Garuda Asia juara Piala AFF U-16 2022. Teriakkan local pride itu pun disebut-sebut menyinggung pemain naturalisasi dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Menanggapi hal tersebut, Markus langsung memberikan klarifikasi. Ia dengan tegas tak bermaksud menyindir siapa pun, termasuk pemain naturalisasi dan Shin Taeo-yong saat mengatakan local pride tersebut.
Untuk yang belum tahu, Markus bersama rekan sesama tim pelatih Timnas Indonesia  U-16 menumpahkan euforianya usai membawa Garuda Asia juara Piala AFF U-16 2022. Kata berbunyi &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; diteriakannya di depan kamera yang sedang menyiarkan secara langsung kemenangan tersebut.
Video Markus kala meneriakkan kata &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; pun viral. Warganet berasumsi bahwa Markus menyindir program naturalisasi, atau melontarkan satir kepada pelatih asing (Shin Tae-yong) yang belum juga menyumbangkan gelar juara.
BACA JUGA:Markus Horison dan Fakhri Husaini Dicibir Netizen, Bima Sakti Ajak Skuad Garuda Asia Rendah Hati

Markus kemudian angkat suara sekaligus meminta maaf. Eks kiper Timnas Indonesia itu mengatakan bahwa kata &amp;lsquo;local pride&amp;rsquo; yang diteriakannya murni karena dirinya bangga dengan anak asuhnya, dan bukan untuk menyindir siapapun.
&amp;ldquo;Local pride itu ditujukan untuk Timnas Indonesia U-16 karena kami ini putra-putra bangsa Indonesia yang berjuang untuk negara, tidak ada kata saya untuk orang lain, bahkan saya mendukung naturalisasi di tingkat senior kalau itu untuk kemajuan sepakbola Indonesia,&amp;rdquo; kata Markus ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (15/6/2022).
&amp;ldquo;Kami juga di tim U-16 ada bapaknya orang Korea, ibunya orang Indonesia, tapi anaknya sudah lama di Indonesia dari kecil (Ji Da-bin), jadi kami ini kebanggaan lokal anak-anak Indonesia, jadi sekali lagi tidak ada menyinggung siapa pun ini murni buat Timnas U-16,&amp;rdquo; tuturnya&amp;ldquo;Ya mungkin ada orang-orang yang mengadu domba atau mengoreng opini-opini ini, jadi sekali lagi saya minta maaf tidak ada maksud untuk menyinggung siapapun ini murni ditujukan buat timnas U-16,&amp;rdquo; sambungnya lagi.
Lebih lanjut, Markus juga membantah dirinya tidak suka kepada Shin Tae-yong. Markus mengaku sering bertukar pikiran dengan pelatih kiper di Timnas Indonesia senior dan U-19, yang notabene orang Korea Selatan.
&amp;ldquo;Sampai saat ini saya masih komunikasi dengan assisten coach STY (Shin Tae-yong), yaitu coach Papa Yoo (Jae-hoon) dan coach Kim (Bong-soo), pelatih kiper, kita selalu Whatsapp berbicara kiper yang ada di U-16,&amp;rdquo; ujar Markus.

&amp;ldquo;Saya minta masukan dari mereka juga tentang kiper di Timnas U-16 bahkan mereka meminta rekomendasi saya kiper U-16 yang bisa bersaing di timnas U-19., hampir selama Piala AFF kita komunikasi, saya minta masukannya juga buat kiper saya,&amp;rdquo; tuturnya.
Markus membantah semua tuduhan yang mengatakan bahwa dirinya memberikan satir kepaada Shin Tae-yong. Markus kemudian membuktikan kesetiannya untuk mendukung Shin Tae-yong kala dirinya mengasuh Timnas Indonesia U-19 di ajang Toulon Cup.
&amp;ldquo;Kalau saya tidak mendukung ngapain saya dan coach Bima (Sakti) ikut bantu coach STY sewaktu tidak bisa dampingin timnas U-19 pas di turnamen di Toulon Prancis mas.
&amp;ldquo;Kita rela tidak TC/tranining camp Timnas U-16 demi membantu coach STY dan asistennya di Prancis mas,&amp;rdquo; tutup Markus.</content:encoded></item></channel></rss>
