<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda DIY Bantah Informasi 2 Suporter Meninggal Dunia Usai Kericuhan di Jalan Gejayan</title><description>Polda DIY membantah informasi yang menyebutkan dua suporter sepakbola meninggal dunia di wilayah mereka.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/07/25/49/2635995/polda-diy-bantah-informasi-2-suporter-meninggal-dunia-usai-kericuhan-di-jalan-gejayan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/07/25/49/2635995/polda-diy-bantah-informasi-2-suporter-meninggal-dunia-usai-kericuhan-di-jalan-gejayan"/><item><title>Polda DIY Bantah Informasi 2 Suporter Meninggal Dunia Usai Kericuhan di Jalan Gejayan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/07/25/49/2635995/polda-diy-bantah-informasi-2-suporter-meninggal-dunia-usai-kericuhan-di-jalan-gejayan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/07/25/49/2635995/polda-diy-bantah-informasi-2-suporter-meninggal-dunia-usai-kericuhan-di-jalan-gejayan</guid><pubDate>Senin 25 Juli 2022 17:09 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/25/49/2635995/polda-diy-bantah-informasi-2-suporter-meninggal-dunia-0Fwfo0E9WF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polda DIY membantah informasi yang menyebutkan dua suporter sepakbola meninggal dunia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/25/49/2635995/polda-diy-bantah-informasi-2-suporter-meninggal-dunia-0Fwfo0E9WF.jpg</image><title>Polda DIY membantah informasi yang menyebutkan dua suporter sepakbola meninggal dunia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>YOGYAKARTA - Rumor meninggalnya dua suporter sepakbola beredar pada Senin (25/7/2022) sore WIB. Polda DIY pun memberikan keterangan resmi berkaitan dengan situasi terkini setelah kericuhan yang melibatkan oknum suporter sepakbola di wilayah mereka.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, mengakui terjadi beberapa keributan di wilayah DIY, seperti di Jalan Gejayan dan Jombor, pada hari ini. Setelahnya, beredar informasi soal suporter meninggal dunia.

&quot;Ini bisa kami pastikan jika informasi ini tidak benar,&quot; ungkap Yulianto kepada awak media, Senin (25/7/2022).
BACA JUGA:BUMN Jadi Sponsor Liga 1, Erick Thohir Optimistis Sepak Bola Nasional Makin Maju
Sebab, dia sendiri sudah mengecek ke beberapa rumah sakit. Dari humas beberapa rumah sakit tersebut, semuanya mengatakan tidak ada korban meninggal dunia karena peristiwa tersebut.
Polda DIY menghimbau kepada suporter dari Solo ataupun yang ada di Yogyakarta, agar tidak melakukan tindakan-tindakan merusak fasilitas publik dan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.
&quot;Mari sama-sama menjaga situasi agar di mana pun pertandingan bola, bisa disaksikan dengan nyaman. Tidak perlu membuat keributan,&quot; papar dia.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Rumor meninggalnya dua suporter sepakbola beredar pada Senin (25/7/2022) sore WIB. Polda DIY pun memberikan keterangan resmi berkaitan dengan situasi terkini setelah kericuhan yang melibatkan oknum suporter sepakbola di wilayah mereka.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, mengakui terjadi beberapa keributan di wilayah DIY, seperti di Jalan Gejayan dan Jombor, pada hari ini. Setelahnya, beredar informasi soal suporter meninggal dunia.

&quot;Ini bisa kami pastikan jika informasi ini tidak benar,&quot; ungkap Yulianto kepada awak media, Senin (25/7/2022).
BACA JUGA:BUMN Jadi Sponsor Liga 1, Erick Thohir Optimistis Sepak Bola Nasional Makin Maju
Sebab, dia sendiri sudah mengecek ke beberapa rumah sakit. Dari humas beberapa rumah sakit tersebut, semuanya mengatakan tidak ada korban meninggal dunia karena peristiwa tersebut.
Polda DIY menghimbau kepada suporter dari Solo ataupun yang ada di Yogyakarta, agar tidak melakukan tindakan-tindakan merusak fasilitas publik dan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.
&quot;Mari sama-sama menjaga situasi agar di mana pun pertandingan bola, bisa disaksikan dengan nyaman. Tidak perlu membuat keributan,&quot; papar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
