<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia U-19 Gagal ke Semifinal karena Regulasi AFF, Shin Tae-yong Murka</title><description>Timnas Indonesia U-19 Tersandung Aturan Head-to-head, STY: Aturan Itu Sudah Kuno!</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/07/11/51/2627182/timnas-indonesia-u-19-gagal-ke-semifinal-karena-regulasi-aff-shin-tae-yong-murka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/07/11/51/2627182/timnas-indonesia-u-19-gagal-ke-semifinal-karena-regulasi-aff-shin-tae-yong-murka"/><item><title>Timnas Indonesia U-19 Gagal ke Semifinal karena Regulasi AFF, Shin Tae-yong Murka</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/07/11/51/2627182/timnas-indonesia-u-19-gagal-ke-semifinal-karena-regulasi-aff-shin-tae-yong-murka</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/07/11/51/2627182/timnas-indonesia-u-19-gagal-ke-semifinal-karena-regulasi-aff-shin-tae-yong-murka</guid><pubDate>Senin 11 Juli 2022 04:23 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/11/51/2627182/timnas-indonesia-u-19-gagal-ke-semifinal-karena-regulasi-aff-shin-tae-yong-murka-KQlRBilC5R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong tak senang Timnas Indonesia U-19 gagal ke semifinal Piala AFF U-19 2022 karena aturan head-to-head. (Foto: Instagram/shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/11/51/2627182/timnas-indonesia-u-19-gagal-ke-semifinal-karena-regulasi-aff-shin-tae-yong-murka-KQlRBilC5R.jpg</image><title>Shin Tae-yong tak senang Timnas Indonesia U-19 gagal ke semifinal Piala AFF U-19 2022 karena aturan head-to-head. (Foto: Instagram/shintaeyong7777)</title></images><description>BEKASI - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Shin Tae-yong kesal dengan regulasi AFF yang masih berpatokan dengan aturan head-to-head. Sebab gara-gara aturan tersebut, Timnas Indonesia U-19 gagal ke semifinal Piala AFF U-19 2022.
Sebagaimana diketahui, kemenangan telak 5-1 Timnas Indonesia U-19 atas Myanmar U-19, pada Minggu 10 Juli 2022 tidak cukup untuk meloloskan pasukan Shin Tae-yong ke semifinal. Sebab di laga lain, Thailand U-19 bermain imbang 1-1 dengan Vietnam U-19.
Dengan hasil itu, Timnas Indonesia U-19 kalah head-to-head dengan Vietnam serta Thailand dan harus puas finis di urutan ketiga klasemen akhir Grup A. Hal itu amat disayangkan sebab Timnas Indonesia U-19 merupakan tim paling produktif di Grup A.
BACA JUGA:Diduga Main Mata, Manajer Timnas Indonesia U-19 Mau Vietnam dan Thailand Didiskualifikasi

Shin Tae-yong pun kecewa dengan diberlakukannya aturan head-to-head. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai bahwa head-to-head sudah ketinggalan zaman karena sudah jarang diterapkan di turnamen-turnamen internasional lain.
&amp;ldquo;Memang head-to-head seperti situasi sekarang ini memang sudah hilang kalau regulasi FIFA atau AFC, tetapi sedikit aneh memang masih ada di AFF regulasi ini,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong usai laga di Stadion Patriot Candrabaga, Minggu (10/7/2022).
Akibat regulasi head-to-head itu, ada indikasi Thailand U-19 dan Vietnam U-19 bermain mata saat kedua tim berjumpa di laga pamungkas Grup A yang berbarengan dengan laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar. Ketika kedudukan sudah imbang 1-1, Vietnam dan Thailand sama-sama bermain aman dan tidak mau menyerang.Aturan head-to-head sebenarnya memang sudah jarang diterapkan dalam turnamen internasional. Piala Dunia dan Piala Eropa menggunakan aturan selisih gol.
Kendati demikian, aturan head-to-head masih marak ditemui di kompetisi Asia. Pada ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 lalu, ditentukan aturan head-to-head dalam perhitungan klasemen.

Pada kompetisi elit Eropa level klub sendiri, hanya Liga Spanyol dan Liga Italia yang masih menggunakan head-to-head. Liga Italia bahkan sudah menghapus aturan head-to-head pada penentuan gelar juara musim 2022-2023.
Jadi, tidak heran jika pada akhirnya Shin Tae-yong merasa kesal dengan aturan head-to-head tersebut. Namun, terlepas dari itu semua Shin Tae-yong tetap senang dengan penampilan Timnas Indonesia U-19 di sepanjang Piala AFF U-19 2022.</description><content:encoded>BEKASI - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Shin Tae-yong kesal dengan regulasi AFF yang masih berpatokan dengan aturan head-to-head. Sebab gara-gara aturan tersebut, Timnas Indonesia U-19 gagal ke semifinal Piala AFF U-19 2022.
Sebagaimana diketahui, kemenangan telak 5-1 Timnas Indonesia U-19 atas Myanmar U-19, pada Minggu 10 Juli 2022 tidak cukup untuk meloloskan pasukan Shin Tae-yong ke semifinal. Sebab di laga lain, Thailand U-19 bermain imbang 1-1 dengan Vietnam U-19.
Dengan hasil itu, Timnas Indonesia U-19 kalah head-to-head dengan Vietnam serta Thailand dan harus puas finis di urutan ketiga klasemen akhir Grup A. Hal itu amat disayangkan sebab Timnas Indonesia U-19 merupakan tim paling produktif di Grup A.
BACA JUGA:Diduga Main Mata, Manajer Timnas Indonesia U-19 Mau Vietnam dan Thailand Didiskualifikasi

Shin Tae-yong pun kecewa dengan diberlakukannya aturan head-to-head. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai bahwa head-to-head sudah ketinggalan zaman karena sudah jarang diterapkan di turnamen-turnamen internasional lain.
&amp;ldquo;Memang head-to-head seperti situasi sekarang ini memang sudah hilang kalau regulasi FIFA atau AFC, tetapi sedikit aneh memang masih ada di AFF regulasi ini,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong usai laga di Stadion Patriot Candrabaga, Minggu (10/7/2022).
Akibat regulasi head-to-head itu, ada indikasi Thailand U-19 dan Vietnam U-19 bermain mata saat kedua tim berjumpa di laga pamungkas Grup A yang berbarengan dengan laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar. Ketika kedudukan sudah imbang 1-1, Vietnam dan Thailand sama-sama bermain aman dan tidak mau menyerang.Aturan head-to-head sebenarnya memang sudah jarang diterapkan dalam turnamen internasional. Piala Dunia dan Piala Eropa menggunakan aturan selisih gol.
Kendati demikian, aturan head-to-head masih marak ditemui di kompetisi Asia. Pada ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 lalu, ditentukan aturan head-to-head dalam perhitungan klasemen.

Pada kompetisi elit Eropa level klub sendiri, hanya Liga Spanyol dan Liga Italia yang masih menggunakan head-to-head. Liga Italia bahkan sudah menghapus aturan head-to-head pada penentuan gelar juara musim 2022-2023.
Jadi, tidak heran jika pada akhirnya Shin Tae-yong merasa kesal dengan aturan head-to-head tersebut. Namun, terlepas dari itu semua Shin Tae-yong tetap senang dengan penampilan Timnas Indonesia U-19 di sepanjang Piala AFF U-19 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
