<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Piala AFF U-19 2022: Shin Tae-yong versus Kutukan Juara Ketiga</title><description>Timnas Indonesia U-19 punya catatan kurang baik dalam keikutsertaannya di Piala AFF U-19</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/28/51/2619804/piala-aff-u-19-2022-shin-tae-yong-versus-kutukan-juara-ketiga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/06/28/51/2619804/piala-aff-u-19-2022-shin-tae-yong-versus-kutukan-juara-ketiga"/><item><title>Piala AFF U-19 2022: Shin Tae-yong versus Kutukan Juara Ketiga</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/28/51/2619804/piala-aff-u-19-2022-shin-tae-yong-versus-kutukan-juara-ketiga</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/06/28/51/2619804/piala-aff-u-19-2022-shin-tae-yong-versus-kutukan-juara-ketiga</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2022 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/28/51/2619804/piala-aff-u-19-2022-shin-tae-yong-versus-kutukan-juara-ketiga-TGvOyDBcKD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, siap berjuang membawa Timnas Indonesia U-19 berjaya di Piala AFF U-19 2022. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/28/51/2619804/piala-aff-u-19-2022-shin-tae-yong-versus-kutukan-juara-ketiga-TGvOyDBcKD.jpg</image><title>Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, siap berjuang membawa Timnas Indonesia U-19 berjaya di Piala AFF U-19 2022. (Foto: PSSI)</title></images><description>TIMNAS Indonesia U-19 memiliki rapor yang kurang baik selama tiga edisi terakhir Piala AFF U-19. Sang pelatih, Shin Tae-yong, kini dihadapkan pada tugas berat, yakni menghadapi kutukan selalu rontok di partai semifinal.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-19 baru sekali meraih juara Piala AFF U-19. Tepatnya, hal itu terjadi pada edisi 2013.

Saat itu, Timnas Indonesia U-19 ditangani oleh Indra Sjafri, sosok yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia. Sejak saat itu, trofi Piala AFF U-19 sudah tidak pernah lagi datang ke Indonesia.
Bahkan, Timnas Indonesia U-19 selalu pulang lebih awal di dua edisi setelahnya. Pada edisi 2014 dan 2016, skuad Garuda Nusantara -julukan Timnas Indonesia U-19- hanya mentok sampai babak grup.
BACA JUGA: 5 Calon Lawan Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF U-19 2022, Mana Paling Berbahaya?
Sementara pada edisi 2015, Timnas Indonesia U-19 tidak ikut serta karena sedang dihukum FIFA. Kemudian di tiga edisi terakhir, yakni 2017, 2018, dan 2019, Timnas Indonesia U-19 harus puas dengan status juara ketiga.
BACA JUGA: Menebak Susunan Formasi dari Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022
Dari sanalah, kutukan tersebut melekat pada Timnas Indonesia U-19. Partai final menjadi barang langka yang sulit digapai oleh skuad Garuda Nusantara.
Pada edisi 2017, Timnas Indonesia U-19 kalah 2-3 dari Timnas Thailand U-19 lewat babak adu penalti usai bermain imbang tanpa gol di waktu normal. Untungnya, Timnas Indonesia U-19 mendapat obat pelipur lara lewat status juara ketiga berkat kemenangan telak 7-1 atas Myanmar U-19.Di edisi berikutnya, yakni 2018, Timnas Indonesia U-19 lagi-lagi hanya berbicara sampai semifinal usai dikalahkan Timnas Malaysia U-19. Lagi-lagi, Timnas Indonesia U-19 kalah lewat babak adu penalti dengan skor 2-3 usai bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Kendati demikian, Timnas Indonesia U-19 kembali menyabet juara ketiga usai mengalahkan Timnas Thailand U-19 dengan skor 2-1. Pada edisi 2019, Timnas Indonesia U-19 kembali takluk dari Timnas Malaysia U-19 dengan skor dramatis 3-4. Timnas Indonesia U-19 pun harus kembali puas menjadi juara ketiga usai mengalahkan Timnas Myanmar U-19 dengan skor telak 5-0.

Kini, Piala AFF U-19 2022 pun sudah di depan mata. Shin Tae-yong dan anak buahnya dihadapkan pada ujian yang begitu berat dikarenakan kutukan juara ketiga yang terus menghantui. Terlebih lagi, Timnas Indonesia U-19 tergabung di grup yang sulit.
Langkah Timnas Indonesia U-19 bisa saja langsung terhenti di babak grup karena harus berhadapan dengan Timnas Thailand U-19 dan Timnas Vietnam U-19. Namun demikian, mencapai partai final bukanlah perkara mustahil bagi pelatih berlabel Piala Dunia sekaliber Shin Tae-yong.
Sebab sebelumnya, juru latih asal Korea Selatan itu baru saja mengakhiri kutukan lain di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023. Kala itu, Shin Tae-yong berhasil menekuk Kuwait di laga perdana usai dihantui kutukan mengerikan jika berhadapan dengan tim asal Timur Tengah.</description><content:encoded>TIMNAS Indonesia U-19 memiliki rapor yang kurang baik selama tiga edisi terakhir Piala AFF U-19. Sang pelatih, Shin Tae-yong, kini dihadapkan pada tugas berat, yakni menghadapi kutukan selalu rontok di partai semifinal.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-19 baru sekali meraih juara Piala AFF U-19. Tepatnya, hal itu terjadi pada edisi 2013.

Saat itu, Timnas Indonesia U-19 ditangani oleh Indra Sjafri, sosok yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia. Sejak saat itu, trofi Piala AFF U-19 sudah tidak pernah lagi datang ke Indonesia.
Bahkan, Timnas Indonesia U-19 selalu pulang lebih awal di dua edisi setelahnya. Pada edisi 2014 dan 2016, skuad Garuda Nusantara -julukan Timnas Indonesia U-19- hanya mentok sampai babak grup.
BACA JUGA: 5 Calon Lawan Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF U-19 2022, Mana Paling Berbahaya?
Sementara pada edisi 2015, Timnas Indonesia U-19 tidak ikut serta karena sedang dihukum FIFA. Kemudian di tiga edisi terakhir, yakni 2017, 2018, dan 2019, Timnas Indonesia U-19 harus puas dengan status juara ketiga.
BACA JUGA: Menebak Susunan Formasi dari Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022
Dari sanalah, kutukan tersebut melekat pada Timnas Indonesia U-19. Partai final menjadi barang langka yang sulit digapai oleh skuad Garuda Nusantara.
Pada edisi 2017, Timnas Indonesia U-19 kalah 2-3 dari Timnas Thailand U-19 lewat babak adu penalti usai bermain imbang tanpa gol di waktu normal. Untungnya, Timnas Indonesia U-19 mendapat obat pelipur lara lewat status juara ketiga berkat kemenangan telak 7-1 atas Myanmar U-19.Di edisi berikutnya, yakni 2018, Timnas Indonesia U-19 lagi-lagi hanya berbicara sampai semifinal usai dikalahkan Timnas Malaysia U-19. Lagi-lagi, Timnas Indonesia U-19 kalah lewat babak adu penalti dengan skor 2-3 usai bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Kendati demikian, Timnas Indonesia U-19 kembali menyabet juara ketiga usai mengalahkan Timnas Thailand U-19 dengan skor 2-1. Pada edisi 2019, Timnas Indonesia U-19 kembali takluk dari Timnas Malaysia U-19 dengan skor dramatis 3-4. Timnas Indonesia U-19 pun harus kembali puas menjadi juara ketiga usai mengalahkan Timnas Myanmar U-19 dengan skor telak 5-0.

Kini, Piala AFF U-19 2022 pun sudah di depan mata. Shin Tae-yong dan anak buahnya dihadapkan pada ujian yang begitu berat dikarenakan kutukan juara ketiga yang terus menghantui. Terlebih lagi, Timnas Indonesia U-19 tergabung di grup yang sulit.
Langkah Timnas Indonesia U-19 bisa saja langsung terhenti di babak grup karena harus berhadapan dengan Timnas Thailand U-19 dan Timnas Vietnam U-19. Namun demikian, mencapai partai final bukanlah perkara mustahil bagi pelatih berlabel Piala Dunia sekaliber Shin Tae-yong.
Sebab sebelumnya, juru latih asal Korea Selatan itu baru saja mengakhiri kutukan lain di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023. Kala itu, Shin Tae-yong berhasil menekuk Kuwait di laga perdana usai dihantui kutukan mengerikan jika berhadapan dengan tim asal Timur Tengah.</content:encoded></item></channel></rss>
