<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bobotoh Demo Tuntut Manajemen Persib Bandung Minta Maaf </title><description>Kantor Persib Bandung didemo Bobotoh yang menuntut permintaan maaf manajemen atas meninggalnya dua anggota mereka.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/21/49/2615581/bobotoh-demo-tuntut-manajemen-persib-bandung-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/06/21/49/2615581/bobotoh-demo-tuntut-manajemen-persib-bandung-minta-maaf"/><item><title>Bobotoh Demo Tuntut Manajemen Persib Bandung Minta Maaf </title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/21/49/2615581/bobotoh-demo-tuntut-manajemen-persib-bandung-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/06/21/49/2615581/bobotoh-demo-tuntut-manajemen-persib-bandung-minta-maaf</guid><pubDate>Selasa 21 Juni 2022 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Kukuh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/21/49/2615581/bobotoh-demo-tuntut-manajemen-persib-bandung-minta-maaf-L3NcsnnJyb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bobotoh meminta permintaan maaf manajemen Persib Bandung (Foto: MPI/Iqbal Kukuh)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/21/49/2615581/bobotoh-demo-tuntut-manajemen-persib-bandung-minta-maaf-L3NcsnnJyb.jpg</image><title>Bobotoh meminta permintaan maaf manajemen Persib Bandung (Foto: MPI/Iqbal Kukuh)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Sebanyak dua orang Bobotoh, kelompok suporter Persib Bandung, meninggal dunia di Stadion Gelora Bandung Lautan Apri (GBLA), Jumat 17 Juni 2022, malam WIB. Atas kejadian nahas itu, Bobotoh pun memuntut permintaan maaf dari manajemen Persib.
Ratusan bobotoh kembali menggelar demo di depan kantor PT. Persib Bandung Bermartabat di Jalan Sulanjana, Bandung, Selasa (21/6/2022) sore WIB. Bobotoh mulai berkumpul pada pukul 14.45 WIB dengan membawa spanduk berisi tuntutan.

Melalui pengeras suara, kordinator aksi menyebut, ada empat tuntutan utama, yaitu menuntut panitia pelaksana (Panpel) pertandingan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan serta kelalaiannya. Kedua, evaluasi besar-besaran dalam tubuh Panpel Persib.
Ketiga, Panpel harus mengimplementasikan pasal 54 ayat 4 dan 5 UU keolahragaan no 11 tahun 2022, yaitu memenuhi hak supporter yang sudah mengikuti prosedur (membeli tiket), dan terakhir tidak ada negosiasi.
BACA JUGA:Jelang Hadapi Bhayangkara FC, Persib Bandung Kehilangan Nick Kuipers

Perwakilan bobotoh, Ruhana, mengatakan, pihaknya memberi waktu 1x24 jam pada Persib untuk menyatakan maaf, bahwa insiden ini merupakan kelalaian, bukan musibah.
&quot;Kami tekankan di sini, itu kelalaian dari Panpel Persib. Jika dicegah dari awal, mungkin tidak akan terjadi seperti hal tersebut,&quot; katanya disela-sela aksi.

Jika tidak respons baik dari pihak manajemen Persib, bobotoh akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak.
&quot;Kita tunggu sampai besok. Kalau memang tidak ada respons dari semua stakeholder, kita akan membuat aksi lebih besar di sini lagi karena ini soal kemanusiaan,&quot; ungkapnya.
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Sebanyak dua orang Bobotoh, kelompok suporter Persib Bandung, meninggal dunia di Stadion Gelora Bandung Lautan Apri (GBLA), Jumat 17 Juni 2022, malam WIB. Atas kejadian nahas itu, Bobotoh pun memuntut permintaan maaf dari manajemen Persib.
Ratusan bobotoh kembali menggelar demo di depan kantor PT. Persib Bandung Bermartabat di Jalan Sulanjana, Bandung, Selasa (21/6/2022) sore WIB. Bobotoh mulai berkumpul pada pukul 14.45 WIB dengan membawa spanduk berisi tuntutan.

Melalui pengeras suara, kordinator aksi menyebut, ada empat tuntutan utama, yaitu menuntut panitia pelaksana (Panpel) pertandingan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan serta kelalaiannya. Kedua, evaluasi besar-besaran dalam tubuh Panpel Persib.
Ketiga, Panpel harus mengimplementasikan pasal 54 ayat 4 dan 5 UU keolahragaan no 11 tahun 2022, yaitu memenuhi hak supporter yang sudah mengikuti prosedur (membeli tiket), dan terakhir tidak ada negosiasi.
BACA JUGA:Jelang Hadapi Bhayangkara FC, Persib Bandung Kehilangan Nick Kuipers

Perwakilan bobotoh, Ruhana, mengatakan, pihaknya memberi waktu 1x24 jam pada Persib untuk menyatakan maaf, bahwa insiden ini merupakan kelalaian, bukan musibah.
&quot;Kami tekankan di sini, itu kelalaian dari Panpel Persib. Jika dicegah dari awal, mungkin tidak akan terjadi seperti hal tersebut,&quot; katanya disela-sela aksi.

Jika tidak respons baik dari pihak manajemen Persib, bobotoh akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak.
&quot;Kita tunggu sampai besok. Kalau memang tidak ada respons dari semua stakeholder, kita akan membuat aksi lebih besar di sini lagi karena ini soal kemanusiaan,&quot; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
