<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zlatan Ibrahimovic Ternyata Jadi Sosok Ayah di AC Milan</title><description>Brahim Diaz ungkap peran Zlatan Ibrahimovic di ruang ganti AC Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/13/47/2610563/zlatan-ibrahimovic-ternyata-jadi-sosok-ayah-di-ac-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/06/13/47/2610563/zlatan-ibrahimovic-ternyata-jadi-sosok-ayah-di-ac-milan"/><item><title>Zlatan Ibrahimovic Ternyata Jadi Sosok Ayah di AC Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/13/47/2610563/zlatan-ibrahimovic-ternyata-jadi-sosok-ayah-di-ac-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/06/13/47/2610563/zlatan-ibrahimovic-ternyata-jadi-sosok-ayah-di-ac-milan</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2022 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/13/47/2610563/zlatan-ibrahimovic-ternyata-jadi-sosok-ayah-di-ac-milan-eZhI1IHtiR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zlatan Ibrahimovic punya peran besar di ruang ganti AC Milan, menurut Brahim Diaz (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/13/47/2610563/zlatan-ibrahimovic-ternyata-jadi-sosok-ayah-di-ac-milan-eZhI1IHtiR.jpg</image><title>Zlatan Ibrahimovic punya peran besar di ruang ganti AC Milan, menurut Brahim Diaz (Foto: Reuters)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Zlatan Ibrahimovic adalah sosok paling senior di ruang ganti AC Milan pada musim 2021-2022. Keberadaannya berperan besar dalam keberhasilan Milan menjuarai Liga Italia musim lalu.
Hal itu diungkapkan oleh gelandang muda Milan, Brahim Diaz. Dia bahkan mengibaratkan, Ibrahimovic seperti seorang ayah di tim berjuluk Rossoneri tersebut.

Diaz adalah salah satu pemain yang berkontribusi untuk gelar juara Liga Italia Milan. Ternyata, ada jasa Ibrahimovic di balik penampilan apik Diaz.
Pemain Swedia berumur 40 tahun itu menjadi panutan untuk semua pemain Rossoneri, termasuk Diaz. Dia mengaku, sering kena omel Ibrahimovic jika tak mengoper kepadanya.
BACA JUGA:Zlatan Ibrahimovic Siap Perpanjang Kontrak dengan AC Milan Usai Raih Scudetto, Tambah Masa Bakti Satu Tahun Lagi
&amp;ldquo;Dia seusia ayahku, tapi dia masih membuat perbedaan. Bagi saya, dia seperti seorang ayah di ruang ganti, dia telah membuat hidup saya lebih mudah karena ketika saya menguasai bola, saya wajib mengoper kepadanya agar dia tidak marah!&amp;rdquo; kata Diaz, dilansir dari Football Italia, Senin (13/6/2022).
Lebih lanjut, Diaz mengatakan sifat kepemimpinan Ibrahimovic punya andil besar dalam keberhasilan tim. Sebab, pemain berusia 40 tahun itu seringka membakar semangat para pemain muda Milan agar tidak mudah menyerah.
&amp;ldquo;Dia adalah pemain yang luar biasa dengan karisma yang hebat dan yang suka menang. Dia suka bekerja dalam latihan dan dia juga menularkannya kepada orang lain,&amp;rdquo; tutur Diaz.
&amp;ldquo;Dia dapat membuat semua pemain lebih baik karena dia mendorong anda untuk selalu memberikan yang terbaik,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Zlatan Ibrahimovic adalah sosok paling senior di ruang ganti AC Milan pada musim 2021-2022. Keberadaannya berperan besar dalam keberhasilan Milan menjuarai Liga Italia musim lalu.
Hal itu diungkapkan oleh gelandang muda Milan, Brahim Diaz. Dia bahkan mengibaratkan, Ibrahimovic seperti seorang ayah di tim berjuluk Rossoneri tersebut.

Diaz adalah salah satu pemain yang berkontribusi untuk gelar juara Liga Italia Milan. Ternyata, ada jasa Ibrahimovic di balik penampilan apik Diaz.
Pemain Swedia berumur 40 tahun itu menjadi panutan untuk semua pemain Rossoneri, termasuk Diaz. Dia mengaku, sering kena omel Ibrahimovic jika tak mengoper kepadanya.
BACA JUGA:Zlatan Ibrahimovic Siap Perpanjang Kontrak dengan AC Milan Usai Raih Scudetto, Tambah Masa Bakti Satu Tahun Lagi
&amp;ldquo;Dia seusia ayahku, tapi dia masih membuat perbedaan. Bagi saya, dia seperti seorang ayah di ruang ganti, dia telah membuat hidup saya lebih mudah karena ketika saya menguasai bola, saya wajib mengoper kepadanya agar dia tidak marah!&amp;rdquo; kata Diaz, dilansir dari Football Italia, Senin (13/6/2022).
Lebih lanjut, Diaz mengatakan sifat kepemimpinan Ibrahimovic punya andil besar dalam keberhasilan tim. Sebab, pemain berusia 40 tahun itu seringka membakar semangat para pemain muda Milan agar tidak mudah menyerah.
&amp;ldquo;Dia adalah pemain yang luar biasa dengan karisma yang hebat dan yang suka menang. Dia suka bekerja dalam latihan dan dia juga menularkannya kepada orang lain,&amp;rdquo; tutur Diaz.
&amp;ldquo;Dia dapat membuat semua pemain lebih baik karena dia mendorong anda untuk selalu memberikan yang terbaik,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
