<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Vietnam Remehkan Mental Pemain Timnas Indonesia, Disebut Belum Sanggup Bersaing di Asia!</title><description>Timnas Indonesia diremehkan jelang turun di babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/08/51/2607646/media-vietnam-remehkan-mental-pemain-timnas-indonesia-disebut-belum-sanggup-bersaing-di-asia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/06/08/51/2607646/media-vietnam-remehkan-mental-pemain-timnas-indonesia-disebut-belum-sanggup-bersaing-di-asia"/><item><title>Media Vietnam Remehkan Mental Pemain Timnas Indonesia, Disebut Belum Sanggup Bersaing di Asia!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/06/08/51/2607646/media-vietnam-remehkan-mental-pemain-timnas-indonesia-disebut-belum-sanggup-bersaing-di-asia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/06/08/51/2607646/media-vietnam-remehkan-mental-pemain-timnas-indonesia-disebut-belum-sanggup-bersaing-di-asia</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/51/2607646/media-vietnam-remehkan-mental-pemain-timnas-indonesia-disebut-belum-sanggup-bersaing-di-asia-XJTrUY6pZG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Vietnam remehkan mental pemain Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/51/2607646/media-vietnam-remehkan-mental-pemain-timnas-indonesia-disebut-belum-sanggup-bersaing-di-asia-XJTrUY6pZG.jpg</image><title>Media Vietnam remehkan mental pemain Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)</title></images><description>MEDIA Vietnam, Bongda24h, meremehkan mental pemain Timnas Indonesia jelang skuad Garuda bersua Kuwait di laga perdana Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Rabu (8/6/2022) malam WIB. Bongda24h menyebut mental pemain Timnas Indonesia biasanya langsung down ketika kebobolan satu gol dan itu menunjukan skuad Garuda belum sanggup bersaing di Asia.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 bersama Yordania, Kuwait dan Nepal. Hanya juara grup dan lima runner-up terbaik (dari enam grup) yang diizinkan lolos ke Piala Asia 2023.

Secara matematis, Yordania dan Kuwait lebih diunggulkan lolos ke Piala Asia 2023 ketimbang Timnas Indonesia. Pasalnya, peringkat FIFA mereka berada di atas Timnas Indonesia.
Di atas kertas hanya Nepal yang kemungkinan bisa dikalahkan Timnas Indonesia. Terlebih lagi, Timnas Indonesia tidak diperkuat winger andalannya, Egy Maulana Vikri karena cedera lutut.
Bongda24h pun turut mengunggulkan Kuwait untuk menang atas Timnas Indonesia. Media itu menyebut Kuwait bukan lawan sepadan bagi Witan Sulaeman dan kolega.
BACA JUGA:Shin Tae-yong Kantongi Kelemahan Kuwait, Yordania dan Nepal, Timnas Indonesia Otomatis Lolos ke Piala Asia 2023?
&amp;ldquo;Kuwait adalah tim bagus di Asia Barat, di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kuwait berada di urutan kedua (Grup B) di bawah Australia,&amp;rdquo; tulis Bongda24h, dikutip pada Rabu (8/6/2022).&amp;ldquo;Sebelumnya, Kuwait secara rutin mengikuti kejuaraan sepakbola Asia dengan rekor terbaik menjadi juara pada 1980,&amp;rdquo; tambah media asal Vietnam tersebut.

Bongda24h juga menyoroti absennya dua pilar penting  Timnas Indonesia yakni Egy dan Evan Dimas. Hasil imbang tanpa gol Indonesia kontra Bangladesh pada minggu lalu juga disebut sebagai alasan kenapa Timnas Indonesia belum siap bersaing di level Asia.
&amp;ldquo;Indonesia kekurangan dua pemain penting, Evan Dimas dan Egy Maulana akibat cedera yang ditemui saat laga menghadapi Bangladesh sepekan lalu. Hari itu Indonesia juga tidak bermain bagus usai ditahan 0-0 di kandang sendiri,&amp;rdquo; tulis Bongda24h.
&amp;ldquo;Secara umum, masih banyak keraguan tentang kekuatan Indonesia dan kelas Indonesia saat memasuki area bermain kontinental yang besar. Selain Kuwait memiliki keunggulan sebagai tuan rumah, dikhawatirkan Indonesia kesulitan meraih tiga poin di laga pembuka. Apalagi jika mereka kemasukan satu gol, itu sudah relatif berpengaruh,&amp;rdquo; tegas Bongda24h.
Soal mental, Bongda24h kemungkinan melihat aksi Timnas Indonesia U-23 saat bersua Vietnam di laga perdana SEA Games 2021. Saat itu setelah kebobolan satu gol di awal babak kedua, permainan Timnas Indonesia berantakan hingga akhir kalah 0-3.</description><content:encoded>MEDIA Vietnam, Bongda24h, meremehkan mental pemain Timnas Indonesia jelang skuad Garuda bersua Kuwait di laga perdana Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Rabu (8/6/2022) malam WIB. Bongda24h menyebut mental pemain Timnas Indonesia biasanya langsung down ketika kebobolan satu gol dan itu menunjukan skuad Garuda belum sanggup bersaing di Asia.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 bersama Yordania, Kuwait dan Nepal. Hanya juara grup dan lima runner-up terbaik (dari enam grup) yang diizinkan lolos ke Piala Asia 2023.

Secara matematis, Yordania dan Kuwait lebih diunggulkan lolos ke Piala Asia 2023 ketimbang Timnas Indonesia. Pasalnya, peringkat FIFA mereka berada di atas Timnas Indonesia.
Di atas kertas hanya Nepal yang kemungkinan bisa dikalahkan Timnas Indonesia. Terlebih lagi, Timnas Indonesia tidak diperkuat winger andalannya, Egy Maulana Vikri karena cedera lutut.
Bongda24h pun turut mengunggulkan Kuwait untuk menang atas Timnas Indonesia. Media itu menyebut Kuwait bukan lawan sepadan bagi Witan Sulaeman dan kolega.
BACA JUGA:Shin Tae-yong Kantongi Kelemahan Kuwait, Yordania dan Nepal, Timnas Indonesia Otomatis Lolos ke Piala Asia 2023?
&amp;ldquo;Kuwait adalah tim bagus di Asia Barat, di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kuwait berada di urutan kedua (Grup B) di bawah Australia,&amp;rdquo; tulis Bongda24h, dikutip pada Rabu (8/6/2022).&amp;ldquo;Sebelumnya, Kuwait secara rutin mengikuti kejuaraan sepakbola Asia dengan rekor terbaik menjadi juara pada 1980,&amp;rdquo; tambah media asal Vietnam tersebut.

Bongda24h juga menyoroti absennya dua pilar penting  Timnas Indonesia yakni Egy dan Evan Dimas. Hasil imbang tanpa gol Indonesia kontra Bangladesh pada minggu lalu juga disebut sebagai alasan kenapa Timnas Indonesia belum siap bersaing di level Asia.
&amp;ldquo;Indonesia kekurangan dua pemain penting, Evan Dimas dan Egy Maulana akibat cedera yang ditemui saat laga menghadapi Bangladesh sepekan lalu. Hari itu Indonesia juga tidak bermain bagus usai ditahan 0-0 di kandang sendiri,&amp;rdquo; tulis Bongda24h.
&amp;ldquo;Secara umum, masih banyak keraguan tentang kekuatan Indonesia dan kelas Indonesia saat memasuki area bermain kontinental yang besar. Selain Kuwait memiliki keunggulan sebagai tuan rumah, dikhawatirkan Indonesia kesulitan meraih tiga poin di laga pembuka. Apalagi jika mereka kemasukan satu gol, itu sudah relatif berpengaruh,&amp;rdquo; tegas Bongda24h.
Soal mental, Bongda24h kemungkinan melihat aksi Timnas Indonesia U-23 saat bersua Vietnam di laga perdana SEA Games 2021. Saat itu setelah kebobolan satu gol di awal babak kedua, permainan Timnas Indonesia berantakan hingga akhir kalah 0-3.</content:encoded></item></channel></rss>
